Menu ✖

Mode Gelap
Tarif TransJakarta Disesuaikan 2027 Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% APJAPI Nilai Layanan Bagasi Citilink Bertentangan dengan Aturan Yes, BNI Tingkatkan Layanan Keuangan Digital bagi Nasabah Emerald dan Private 8.336 Peserta Rekrutmen KAI Jalani Seleksi Kesehatan di Klinik Mediska Manggarai

ANJUNGAN

Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Tanjung Priok dan Akademi Maritim Djadajat Jalin Kerja Sama Peningkatan Kompetensi SDM Maritim

badge-check


 Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Tanjung Priok dan Akademi Maritim Djadajat Jalin Kerja Sama Peningkatan Kompetensi SDM Maritim Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, menjalin kerja sama dengan Akademi Maritim Djadajat dalam rangka peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) maritim melalui penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan keselamatan pelayaran.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang dilaksanakan pada Jumat (6/3/2026) di Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok.

Perjanjian kerja sama ditandatangani oleh Kepala Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok, Fourmansyah, S.H., M.M., M.H., dan Direktur Akademi Maritim Djadajat, Ir. Nuradi, S.H., M.H., M.Eng.

Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi antara instansi pemerintah dan lembaga pendidikan maritim dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia pelayaran yang profesional dan berstandar internasional.

Sebagai unsur penegak hukum di laut di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok memiliki peran strategis dalam memastikan keselamatan dan keamanan pelayaran, penegakan hukum di laut, serta perlindungan lingkungan maritim.

Melalui kerja sama ini, Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok menyediakan dukungan sarana dan prasarana pelatihan serta instruktur kompeten dalam bidang keselamatan maritim, antara lain pelatihan Fire Fighting (pemadaman kebakaran di kapal), Marine Pollution (penanggulangan pencemaran laut), serta Basic Safety Training di laut.

Sementara itu, Akademi Maritim Djadajat menyediakan dukungan fasilitas pendidikan dan sistem pembelajaran maritim yang mendukung peningkatan kompetensi taruna maupun tenaga profesional di bidang pelayaran.

Program pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan mengacu pada ketentuan Standards of Training, Certification and Watchkeeping for Seafarers (STCW) yang ditetapkan oleh International Maritime Organization (IMO) serta telah diratifikasi oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi SDM maritim nasional serta mendukung terwujudnya sistem keselamatan pelayaran yang lebih baik di Indonesia.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal

6 Oktober 2026 - 17:04 WIB

8.336 Peserta Rekrutmen KAI Jalani Seleksi Kesehatan di Klinik Mediska Manggarai

6 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Kekeringan Hampir Empat Bulan, Bupati Fakfak Kerahkan Seluruh OPD Bantu Salurkan Air Bersih

6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Almujaini Abdul Karim Kembali Pimpin Musara Gayo Jabodetabek

6 Oktober 2026 - 12:54 WIB

ASDP Nyatakan Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

6 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kabut Asap Selimuti Karas, Polisi Sektor Karas Bagikan Masker kepada Warga Malakuli.

6 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Becak Listrik Prabowo: Ketika Teknologi Datang ke Jalanan Rakyat

6 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Putra Aceh Dipercaya Duduki Kursi BPK RI, Khaidir Abdurrahman Siap Emban Amanah

6 Oktober 2026 - 06:21 WIB

118 Bus Shuttle DAMRI Siap Layani Mobilitas Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

6 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026

6 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Trending di ANJUNGAN