Wartatrans.com, JAKARTA – Skema stimulus diskon tiket kapal laut sebesar 30 persen untuk periode Angkutan Lebaran 2026, masih disiapkan PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PELNI (Persero).
Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda menyampaikan, PELNI masih berkoordinasi secara intens dengan pemerintah untuk mematangkan program tersebut.

“Kami masih menunggu Surat Keputusan Bersama (SKB) dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, BP BUMN, serta perangkat aturan pendukung lainnya,” tuturnya, Selasa (10/2/2026).
“Kami sudah beberapa Minggu ini berkoordinasi secara intens dengan Pemerintah untuk mempersiapkan diskon stimulus Lebaran 2026. dalam waktu dekat in sya Allah segera kami umumkan.”
PELNI kata dia, selaku pelaksana penugasan akan mempersiapkan program diskon stimulus Lebaran ini sebaik mungkin.
Kita tunggu saja segera,” ucapnya.
Program diskon tiket kapal PELNI merupakan bagian dari stimulus diskon transportasi pemerintah pada periode Angkutan Lebaran 2026.
Pemerintah sendiri telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar, yang bersumber dari APBN dan non-APBN.
Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di sela konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).
“Tahun ini dalam rangka libur hari besar nasional pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi total anggarannya adalah Rp911,16 miliar,” ujar Airlangga.
Dikatakannya, menjelaskan bahwa stimulus diskon ini diberikan untuk berbagai moda transportasi, mulai dari kereta api, angkutan laut, penyeberangan, hingga pesawat udara, dengan periode dan besaran potongan yang berbeda.
Untuk angkutan laut, PT PELNI akan memberikan diskon tarif tiket sebesar 30 persen dari tarif dasar untuk periode perjalanan 11 Maret hingga 5 April 2026, dengan target 445.000 penumpang.
Angkutan penyeberangan (ASDP): diskon 100 persen jasa kepelabuhanan pada 12–31 Maret 2026, dengan target 945.000 unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.
Angkutan udara: diskon 17–18 persen untuk tiket pesawat kelas ekonomi rute domestik pada 14–29 Maret 2026, dengan target 3,3 juta penumpang.
Kereta api (KAI): diskon 30 persen untuk perjalanan 14–29 Maret 2026, dengan target 1,2 juta penumpang. (omy)






















