Menu

Mode Gelap
Parade Baca Puisi PPN XIV Berlangsung Seharian, Ditutup di Galeri Kopi Aceh Tengah BPSDMP Lepas 320 Perwira Transportasi Laut Lulusan PIP Semarang KAI Services Luncurkan Loyalty Program, Pelanggan Bisa Tukar AstraPoints dan Telkomsel Poin untuk Diskon KAI Services Tingkatkan Kualitas Layanan, Praja Praji Loko Café Yogyakarta Dibekali Pelatihan Komunikasi Catatan Iwan Piliang: Mengembalikan Keinsanan Melalui Seni, Olahraga, dan Sastra Indonesia Sampaikan Empat Komitmen Baru di Our Ocean Conference, Berpeluang Raih Pendanaan USD 260 Juta

PERON

Pastikan Layanan Aman saat Lebaran, KAI Lakukan Inspeksi Jalur Selatan dengan Kereta Luar Biasa

badge-check


 Pastikan Layanan Aman saat Lebaran, KAI Lakukan Inspeksi Jalur Selatan dengan Kereta Luar Biasa Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan Kereta Luar Biasa (KLB) Inspeksi Lintas Jalur Selatan pada 10–12 Februari 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional kereta api dalam menghadapi Angkutan Lebaran 2026 yang diperkirakan akan diwarnai lonjakan penumpang.

Inspeksi ini mencakup pengecekan langsung terhadap prasarana, sarana, sistem operasi, aspek keselamatan, hingga kesiapan sumber daya manusia di lintas selatan Pulau Jawa.

Direktur Operasi KAI, Awan Hermawan Purwadinata, mengatakan bahwa KLB Inspeksi menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh aspek operasional benar-benar siap sebelum memasuki masa angkutan Lebaran.

“Melalui KLB Inspeksi Lintas Jalur Selatan, KAI memastikan seluruh unsur pelayanan dan keselamatan berada dalam kondisi siap. Ini bagian dari komitmen kami untuk menjaga keandalan perjalanan dan kenyamanan pelanggan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat,” ujar Awan.

KLB Inspeksi menggunakan rangkaian yang terdiri dari satu lokomotif, satu kereta Nusantara, satu kereta Jawa, satu kereta makan, dan satu kereta pembangkit. Pada hari pertama, perjalanan inspeksi dimulai dari Bandung menuju Purwokerto.

Secara keseluruhan, rute inspeksi melintasi wilayah kerja Daop 2 Bandung, Daop 5 Purwokerto, Daop 6 Yogyakarta, Daop 7 Madiun, hingga Daop 8 Surabaya. Jalur ini merupakan lintasan strategis dengan beragam tantangan, mulai dari kondisi geografis pegunungan hingga tingginya frekuensi perjalanan saat Lebaran.

Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Operasi KAI Awan Hermawan Purwadinata, Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha KAI Rafli Yandra, serta perwakilan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Pada hari pertama, fokus kegiatan diarahkan pada pembinaan pegawai di Stasiun Bandung dan Stasiun Purwokerto. Selama perjalanan, jajaran pimpinan juga meninjau langsung kondisi lintasan, emplasemen stasiun, serta kesiapan petugas operasional di lapangan.

Selain itu, kegiatan ini dimanfaatkan untuk menyamakan standar layanan dan meningkatkan kesiapsiagaan petugas operasional maupun frontliner agar seluruh unsur siap bekerja optimal selama Angkutan Lebaran.

Dalam rangkaian inspeksi, masing-masing Daerah Operasi memaparkan kesiapan menghadapi Angkutan Lebaran 2026, termasuk rencana operasi, langkah antisipasi gangguan perjalanan, hingga skema penanganan kondisi darurat. Mengingat lintas selatan memiliki sejumlah titik rawan cuaca dan peningkatan lalu lintas kereta, pengecekan dilakukan secara menyeluruh.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan, KAI juga menyiapkan pengamanan terpadu di wilayah Daop 2, Daop 5, Daop 6, Daop 7, dan Daop 8. Pengamanan melibatkan ribuan personel internal serta dukungan dari TNI, Polri, dan aparat terkait lainnya.

Selain pengamanan, KAI turut memperkuat kesiapan sarana penanganan gangguan dengan menyiapkan lokomotif cadangan, pembangkit listrik, crane, serta Alat Material untuk Siaga (AMUS) di titik-titik strategis lintas selatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan respons cepat jika terjadi gangguan operasional.

Angkutan Lebaran 2026 sendiri akan berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026. Posko Angkutan Lebaran akan beroperasi pada 14–29 Maret 2026. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 yang bertepatan dengan cuti bersama Nyepi, sementara puncak arus balik diproyeksikan pada 24 Maret 2026 saat cuti bersama Idulfitri berakhir.

Melalui KLB Inspeksi Lintas Jalur Selatan ini, KAI menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan kereta api yang andal, aman, dan nyaman, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik Lebaran dengan tenang dan lancar.(****)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Services Luncurkan Loyalty Program, Pelanggan Bisa Tukar AstraPoints dan Telkomsel Poin untuk Diskon

24 Juni 2026 - 21:02 WIB

KAI Services Tingkatkan Kualitas Layanan, Praja Praji Loko Café Yogyakarta Dibekali Pelatihan Komunikasi

24 Juni 2026 - 20:40 WIB

KAI: 395 Ribu Tiket Diskon Libur Sekolah Masih Tersedia, Penjualan Sudah Capai 66 Persen

24 Juni 2026 - 20:24 WIB

Stasiun Gambir Makin Sibuk, Layani 2,6 Juta Penumpang dalam Lima Bulan Pertama 2026

24 Juni 2026 - 20:00 WIB

Libur Sekolah Makin Seru, KCIC Tebar Diskon Tiket Whoosh hingga 50 Persen di Agora Mall

24 Juni 2026 - 12:45 WIB

Libur Sekolah, 171 Ribu Penumpang KA Jarak Jauh Tiba di Daop 1 Jakarta dalam Lima Hari

24 Juni 2026 - 11:38 WIB

KAI Daop 1: Insiden Eskalator Stasiun Bekasi Dipicu Penumpang Kehilangan Keseimbangan

23 Juni 2026 - 20:37 WIB

Penumpang KRL. (Ilustrasi)

Stasiun JIS Layani Penumpang KRL, Angkut 2.000 Penumpang per Hari

23 Juni 2026 - 19:26 WIB

Pasar Senen Jadi Stasiun Tersibuk, Layani Lebih dari 3,15 Juta Pergerakan Penumpang dalam Lima Bulan

23 Juni 2026 - 19:15 WIB

Pelanggan KA Lembah Anai Melonjak 206 Persen, KAI: Jadi Andalan Mobilitas dan Wisata Warga Sumbar

23 Juni 2026 - 18:20 WIB

Trending di PERON