Wartatrans.com, TAKENGON — Rangkaian kegiatan baca puisi dalam ajang Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIV berlangsung meriah sejak pagi hingga malam hari, Selasa (24/6/2026), dengan melibatkan para penyair dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara peserta.
Kegiatan diawali di kawasan Bur Telege, Takengon, yang menjadi lokasi pembukaan rangkaian acara sastra tersebut. Di tengah panorama Danau Lut Tawar yang memukau, para penyair membacakan karya-karya terbaik mereka di hadapan peserta dan pengunjung yang hadir.

Usai dari Bur Telege, rombongan peserta melanjutkan agenda ke Temas River Park. Di lokasi ini, pembacaan puisi kembali digelar dalam suasana yang lebih akrab dan santai. Para penyair bergantian tampil membacakan puisi dengan beragam tema, mulai dari kemanusiaan, budaya, alam, hingga refleksi sosial yang menjadi ciri khas karya sastra Nusantara.
Memasuki malam hari, rangkaian parade baca puisi berlanjut di Galeri Kopi Aceh Tengah. Tempat yang dikenal sebagai ruang pertemuan para pegiat seni dan budaya itu menjadi lokasi penutup kegiatan baca puisi PPN XIV hari tersebut.
Satu per satu peserta dari berbagai provinsi di Indonesia maupun dari negara-negara sahabat tampil membacakan puisi mereka. Keragaman bahasa, gaya penyampaian, dan latar budaya para penyair menghadirkan suasana yang hangat sekaligus memperlihatkan kekayaan sastra Nusantara dan dunia.
Parade baca puisi yang berlangsung sejak pagi hingga malam itu menjadi salah satu agenda penting dalam PPN XIV. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi karya sastra, tetapi juga mempererat silaturahmi antarpenyair, seniman, dan pegiat budaya dari berbagai daerah dan negara.
Melalui pembacaan puisi di tiga lokasi berbeda, PPN XIV menghadirkan pengalaman sastra yang dekat dengan alam, masyarakat, dan ruang-ruang budaya Aceh Tengah, sekaligus menegaskan Takengon sebagai tuan rumah yang ramah bagi pertemuan sastra internasional.*** (Jasa)






























