Menu

Mode Gelap
Parade Baca Puisi PPN XIV Berlangsung Seharian, Ditutup di Galeri Kopi Aceh Tengah BPSDMP Lepas 320 Perwira Transportasi Laut Lulusan PIP Semarang KAI Services Luncurkan Loyalty Program, Pelanggan Bisa Tukar AstraPoints dan Telkomsel Poin untuk Diskon KAI Services Tingkatkan Kualitas Layanan, Praja Praji Loko Café Yogyakarta Dibekali Pelatihan Komunikasi Catatan Iwan Piliang: Mengembalikan Keinsanan Melalui Seni, Olahraga, dan Sastra Indonesia Sampaikan Empat Komitmen Baru di Our Ocean Conference, Berpeluang Raih Pendanaan USD 260 Juta

SENI BUDAYA

Parade Baca Puisi PPN XIV Berlangsung Seharian, Ditutup di Galeri Kopi Aceh Tengah

badge-check


 Parade Baca Puisi PPN XIV Berlangsung Seharian, Ditutup di Galeri Kopi Aceh Tengah Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Rangkaian kegiatan baca puisi dalam ajang Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIV berlangsung meriah sejak pagi hingga malam hari, Selasa (24/6/2026), dengan melibatkan para penyair dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara peserta.

Kegiatan diawali di kawasan Bur Telege, Takengon, yang menjadi lokasi pembukaan rangkaian acara sastra tersebut. Di tengah panorama Danau Lut Tawar yang memukau, para penyair membacakan karya-karya terbaik mereka di hadapan peserta dan pengunjung yang hadir.

Usai dari Bur Telege, rombongan peserta melanjutkan agenda ke Temas River Park. Di lokasi ini, pembacaan puisi kembali digelar dalam suasana yang lebih akrab dan santai. Para penyair bergantian tampil membacakan puisi dengan beragam tema, mulai dari kemanusiaan, budaya, alam, hingga refleksi sosial yang menjadi ciri khas karya sastra Nusantara.

Memasuki malam hari, rangkaian parade baca puisi berlanjut di Galeri Kopi Aceh Tengah. Tempat yang dikenal sebagai ruang pertemuan para pegiat seni dan budaya itu menjadi lokasi penutup kegiatan baca puisi PPN XIV hari tersebut.

Satu per satu peserta dari berbagai provinsi di Indonesia maupun dari negara-negara sahabat tampil membacakan puisi mereka. Keragaman bahasa, gaya penyampaian, dan latar budaya para penyair menghadirkan suasana yang hangat sekaligus memperlihatkan kekayaan sastra Nusantara dan dunia.

Parade baca puisi yang berlangsung sejak pagi hingga malam itu menjadi salah satu agenda penting dalam PPN XIV. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi karya sastra, tetapi juga mempererat silaturahmi antarpenyair, seniman, dan pegiat budaya dari berbagai daerah dan negara.

Melalui pembacaan puisi di tiga lokasi berbeda, PPN XIV menghadirkan pengalaman sastra yang dekat dengan alam, masyarakat, dan ruang-ruang budaya Aceh Tengah, sekaligus menegaskan Takengon sebagai tuan rumah yang ramah bagi pertemuan sastra internasional.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Puisi Mengalun di Temas River Park, Peserta PPN XIV Nikmati Sastra di Tengah Alam Takengon

24 Juni 2026 - 18:16 WIB

ISU ISI 2026 Dorong Kolaborasi Seni dan Kewirausahaan di ISI Padangpanjang

24 Juni 2026 - 16:19 WIB

Catatan Putra Gara dari PPN XIV Aceh: Bur Telege Menjadi Panggung Sastra dan Budaya

24 Juni 2026 - 11:44 WIB

Catatan Pilo Poly: PPN XIV Menemukan Rumahnya di Aceh

23 Juni 2026 - 22:56 WIB

Pameran Fotografi Menelusuri Identitas dalam Lintas Waktu

23 Juni 2026 - 18:16 WIB

Tari Sining, Warisan Budaya Gayo yang Pernah Punah, Akan Tampil di PPN XIV 14 Negara

23 Juni 2026 - 18:07 WIB

Semarak HUT Ke-499 DKI Jakarta, PT PSM Salurkan Bantuan Tong Drop Point untuk Warga Jakarta Utara

23 Juni 2026 - 16:34 WIB

Novianti Maulida Rahmah, Putri Jeumpa dari Kota Juang di Balik Sukses PPN XIV Aceh-Indonesia

23 Juni 2026 - 10:11 WIB

Salman Yoga Pidato Di PPN XlV dengan Membara: Semua Peradaban Besar Berawal dari Kata-Kata

23 Juni 2026 - 01:53 WIB

Catatan Putra Gara Dari PPN XlV: Ketika Puisi Menyatukan 14 Negara di Istana Wali Nanggroe Aceh

22 Juni 2026 - 21:48 WIB

Trending di SENI BUDAYA