Wartatrans.com, SEMARANG – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) melepas 320 Perwira Transportasi Laut lulusan Program Diklat Peningkatan Tingkat I, II, III, IV, dan V Tahun 2026 Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang.
Upacara pelepasan dipimpin Kepala BPSDMP Suharto, di Lapangan PIP Semarang, Rabu (24/6/2026).

Suharto menyampaikan, momentum ini merupakan langkah penting untuk menanamkan budaya keselamatan, tanggung jawab, dan profesionalisme yang harus dimiliki setiap insan maritim.
“Pelaut memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran perdagangan maritim dunia. Lebih dari 80 persen perdagangan global dilakukan melalui jalur laut, sehingga dibutuhkan SDM yang kompeten, disiplin, dan memiliki komitmen tinggi terhadap keselamatan pelayaran,” tegasnya.
Hal itu, agar nantinya para lulusan mampu mengimplementasikan seluruh ilmu pengetahuan, keterampilan, disiplin, integritas, serta karakter yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan dan pelatihan di PIP Semarang.
Suharto menambahkan, keberhasilan seorang pelaut tidak hanya ditentukan kemampuan teknis, tetapi juga oleh kedewasaan sikap, ketangguhan mental, kemampuan kepemimpinan, serta komitmen dalam menerapkan standar keselamatan kerja di setiap pelaksanaan tugas.
“Utamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas, jaga nama baik almamater, keluarga, dan bangsa Indonesia, serta terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta dinamika industri pelayaran global,” pesannya kepada para lulusan.
Mengusung tema “Committed to Safety, Guardians of Global Maritime Trade”, Bon Voyage tahun ini menegaskan pentingnya komitmen terhadap keselamatan sebagai fondasi utama dalam profesi pelaut.
Tema tersebut juga menggambarkan peran para lulusan sebagai penjaga kelancaran distribusi perdagangan maritim global sekaligus representasi bangsa Indonesia di dunia internasional.
320 perwira siswa yang dinyatakan lulus dan berhasil menyelesaikan pendidikan serta pelatihan kepelautan, terdiri atas Program Diklat Peningkatan Ahli Nautika dan Teknika Tingkat I sebanyak 61 orang, Tingkat II sebanyak 123 orang, Tingkat III sebanyak 41 orang, Tingkat IV sebanyak 56 orang, dan Tingkat V sebanyak 39 orang.
Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Mafrisal, dalam laporan pendidikannya menyampaikan bahwa seluruh peserta telah mengikuti proses pendidikan dan pelatihan sesuai kurikulum yang ditetapkan berdasarkan standar kompetensi kepelautan nasional dan internasional.
“Proses pembelajaran dilaksanakan melalui kombinasi metode tatap muka dan pembelajaran daring serta didukung fasilitas laboratorium simulator yang sesuai dengan ketentuan pendidikan pelaut,” jelasnya.
Para lulusan yang telah menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan dan pelatihan tersebut selanjutnya berhak memeroleh Certificate of Competency (CoC) atau sertifikat keahlian pelaut sesuai dengan tingkat kompetensi masing-masing sebagai pengakuan profesional untuk berkarier di industri pelayaran.
BPSDMP terus berkomitmen menyiapkan sumber daya manusia transportasi laut yang unggul, kompeten, berintegritas, dan berdaya saing global.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan yang selaras dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan industri maritim modern. (omy)































