Menu

Mode Gelap
Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

RAGAM

InJourney Group Gelar Pelatihan bagi Pelaku Pariwisata di Labuan Bajo

badge-check


 Suasana IHH di Labuan Bajo Perbesar

Suasana IHH di Labuan Bajo

Wartatrans.com, LABUAN BAJO – InJourney Group yakni PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS), PT Hotel Indonesia Natour (HIN) dan PT Sarinah (Persero) (InJourney Retail) kembali bekerjasama menggelar pelatihan pengembangan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sektor kepariwisataan bagi pelaku dan penggiat pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat Propinsi Nusa Tenggara Timur 10-12 Juni 2026.

Pelatihan ini merupakan rangkaian dari program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) InJourney Group yang telah dilakukan di Labuan Bajo sejak tahun 2024.

Program bertajuk InJourney Hospitality House (IHH) merupakan bentuk kolaborasi member InJourney Group dalam upaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha dan insan kepariwisataan di daerah Labuan Bajo yang menjadi tujuan utama pariwisata sebagaimana ditetapkan oleh pemerintah dalam sepuluh daerah tujuan utama wisata dan lima daerah super destinasi pariwisata.

Program ini berfokus pada pengembangan kapasitas insan pariwisata, pelatihan peningkatan kapasitas melalui pelatihan, pendampingan dan penguatan kompetensi dalam hal keramahtamahan, komunikasi dan pengelolaan destinasi wisata yang berkelanjutan.

InJourney Hospitality House tahun 2026 kembali dilaksanakan dengan ragam materi pelatihan yang disempurnakan sebagai bentuk upaya InJourney Group dalam meningkatkan kualitas layanan pariwisata Indonesia berkelanjutan

Guna memperkuat daya saing destinasi wisata nasional serta meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menyambut wisatawan.

dalam kegiatan ini InJourney Group (IAS, HIN dan Sarinah)  juga melibatkan stakeholder yang terdiri dari pemerintah daerah, akademisi, praktisi pariwisata dan komunitas ekonomi kreatif lokal, pengelola homestay, Badan Usaha Milik Desa, dan lembaga pendamping di Manggarai Barat dan Nusa Tenggara Timur lainnya.

Direktur Human Capital Injourney Airport Adi Nugroho menyampaikan, kolaborasi antarmember InJourney melalui program IHH, masyarakat pelaku ekonomi lokal di Labuan Bajo dapat menciptakan budaya pelayanan yang semakin baik sehingga masyarakat menjadi bagian utama dalam pariwisata di daerahnya sendiri.

Direktur Utama PT Sarinah (Persero) Raisha Syarfuan mengungkapkan, penguatan kapasitas masyarakat lokal merupakan fondasi penting dalam membangun destinasi wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan.

“Sebagai bagian dari InJourney Group, Sarinah meyakini bahwa budaya dan masyarakat lokal merupakan aset utama dalam membangun daya saing destinasi wisata Indonesia. Melalui kolaborasi ini, kami berharap pelaku pariwisata di Labuan Bajo semakin siap menghadirkan pengalaman yang berakar pada kekayaan budaya lokal, sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat setempat. Inilah bentuk komitmen kami untuk memastikan bahwa kemajuan pariwisata juga menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi komunitas lokal,” ujar Raisha dalam keterangan resmi yang diterima Senin (22/6/2026).

Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour Christine Hutabarat, menyampaikan keberlanjutan merupakan prinsip utama dalam pembangunan pariwisata yang berkualitas dan berdaya saing global.

“Keberlanjutan dalam pariwisata bukan sekadar menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memastikan bahwa manfaat ekonomi, sosial, dan budaya dapat dirasakan secara adil oleh masyarakat lokal dari generasi ke generasi. Sebuah destinasi hanya dapat tumbuh secara berkelanjutan apabila masyarakat di dalamnya memiliki kapasitas, kesempatan, dan peran yang kuat sebagai pelaku utama pembangunan pariwisata”.

“Kami ingin membangun ekosistem pembelajaran yang mendorong perubahan perilaku, peningkatan kapasitas, dan tumbuhnya kepemimpinan lokal di sektor pariwisata. Ketika masyarakat memiliki kompetensi, rasa memiliki, dan kesempatan untuk berkembang, maka mereka tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi penggerak utama keberlanjutan destinasi. Inilah yang menjadi tujuan jangka panjang kami, yaitu menciptakan nilai bersama yang terus bertumbuh bahkan setelah program ini selesai dilaksanakan,” urai Cristine.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) Injourney Group yang secara konsisten diwujudkan melalui berbagai inisiatif sosial dan lingkungan. Dengan mengedepankan kolaborasi dan partisipasi aktif masyarakat, Injourney Group berupaya menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi lingkungan dan komunitas di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Dalam keterangan bersama yang disampaikan Corporate Communication ketiga anak usaha InJourney tersebut, dijelaskan beberapa langkah awal kegiatan sudah terlaksana dan sukses diikuti oleh seluruh peserta.

Adapun materi yang disampaikan dalam pelatihan antara lain pemetaan kebutuhan dan potensi wilayah, seleksi peserta dan kelompok binaan.

Selain itu, materi yang tak kalah pentingnya dibagikan adalah terkait pelatihan hospitality dan service excellence, workshop komunikasi pelayanan dan customer experience serta pendampingan implementasi di lapangan.

Peserta juga dibekali dengan materi monitoring, evaluasi, dan pengukuran dampak program dan pengembangan local champion sebagai agen perubahan di komunitas. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe

16 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat

16 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

16 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT

16 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Perayaan Hari Didong Di Musara Gayo Jabodetabek Meriah, Silvia Kim dari Korea Selatan Ikut Berdidong

16 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Haji Fikri Ajak Masyarakat Jawa Barat Merenungi Makna Kemerdekaan ke-81, Dari Seremoni Menuju Pengabdian Nyata

16 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Puluhan Relawan Airnav Indonesia, Taspen, dan Jasindo Mengabdi di Boyolali

16 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Laznas ASAR Humanity Bergerak Tanggap Bencana Bersama Relawan KSATRIA di NTT

16 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Penanganan Bencana Lambat, Hasil Bumi Dikeruk, Tapi Butir MoU Tidak Pernah Diselesaikan Pemerintah Pusat. Aceh Sudah Muak!

16 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Semarang Terancam Rob Permanen, Tanahnya Amblas 12 Sentimeter Pertahun

16 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Trending di RAGAM