Wartatrans.com, BEKASI – Pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta memberikan penjelasan terkait insiden di area eskalator Stasiun Bekasi pada Selasa (23/6/2026) siang yang sempat ramai beredar di media sosial.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 12.35 WIB saat penumpang baru saja turun dari KRL di peron 6 dan 7 dan hendak menuju area keluar stasiun melalui eskalator.

“Awalnya itu penumpang yang baru saja turun dari KRL di peron 6 dan 7. Mereka hendak keluar menaiki eskalator. Tapi ada penumpang yang kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke belakang, menimpa penumpang di bawah atau di belakangnya, jadi semacam efek bola salju,” ujar Franoto.
Ia menegaskan eskalator dalam kondisi normal dan tidak mengalami gangguan teknis, termasuk tidak bergerak berlawanan arah sebagaimana yang sempat beredar di media sosial.
“Eskalator dalam keadaan normal, aman saja tetap berjalan ke arah atas, bukan mundur,” katanya.
Franoto juga menceritakan saat kejadian memang ramai penumpang yang baru saja turun dari KRL arah Jakarta. Begitu juga pengguna eskalator juga padat dengan penumpang yang naik.
Franoto juga menyampaikan bahwa dalam kejadian tersebut terdapat tiga penumpang yang mengalami luka ringan berupa lecet dan memar. Para penumpang terdampak kemudian segera mendapatkan penanganan di pos kesehatan Stasiun Bekasi.
Sebelumnya, sebuah unggahan di media sosial Instagram melalui akun @infobekasi.co.id menyebutkan adanya dugaan insiden di area eskalator Stasiun Bekasi. Dalam unggahan itu disebutkan eskalator yang semula bergerak naik diduga tiba-tiba bergerak turun hingga menyebabkan sejumlah pengguna terjatuh.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan situasi di sekitar lokasi sesaat setelah kejadian, namun informasi terkait penyebab awal insiden sempat menimbulkan berbagai spekulasi di publik.
Hingga kini, KAI Daop 1 Jakarta memastikan kondisi di Stasiun Bekasi telah kembali normal dan pelayanan KRL tetap berjalan seperti biasa.(fahmi)






























