Wartatrans.com, BANDA ACEH – Musisi dan budayawan Aceh, Rafly Kande, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat semangat kebangsaan melalui pembelajaran dari sejarah kejayaan Aceh.
Menurut Rafly, ekstensi kebangsaan dalam konteks Aceh bukanlah menghidupkan kembali romantisme masa lalu,

melainkan menghadirkan nilai-nilai kejayaan Aceh sebagai inspirasi untuk membangun Indonesia yang lebih maju. Ajakan tersebut sejalan dengan semangat Bulan Kemerdekaan 2026 yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Ia menegaskan bahwa Aceh tidak perlu berbicara tentang kemerdekaan dari Indonesia. Sebaliknya, Aceh memiliki sejarah panjang sebagai daerah yang selalu memberi kontribusi nyata bagi bangsa.
“Saat Indonesia baru merdeka, masyarakat Aceh membuktikan kecintaannya kepada republik dengan menyumbangkan dua pesawat terbang yang menjadi bagian penting dalam memperkuat diplomasi Indonesia di mata dunia,” ujarnya.
Semangat gotong royong itu, lanjut Rafly, masih hidup hingga kini. Ketika Aceh dilanda bencana pada akhir 2025, masyarakat kembali menunjukkan solidaritas dengan menghimpun sekitar Rp1,8 miliar untuk membangun Jalan Enang-Enang secara swadaya.
Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa kekuatan Aceh bukan hanya terletak pada sejarahnya, tetapi juga pada kemampuan masyarakatnya untuk bangkit dan memberikan solusi bagi kepentingan bersama.
Rafly berharap Indonesia dapat melihat kembali perjalanan sejarah Aceh sebagai salah satu sumber inspirasi dalam membangun masa depan. “Mari maju bersama Aceh, belajar dari masa lalu untuk menciptakan Indonesia yang lebih kuat, maju, dan bermartabat,” tutupnya.*** (Kamaruzzaman)





























