Menu

Mode Gelap
Aceh Diajak Kembali Menjadi Inspirasi Indonesia, Rafly Kande: Belajar dari Kejayaan Masa Lalu Halaman Jeda Gelar Refleksi Semangat Dasar Aceh untuk Indonesia Gerakan Langit Biru Indonesia Asri DPC Partai Demokrat Semarang Mendapat Sambutan Baik KCIC Hadirkan 29 UMKM di Stasiun Whoosh, Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Akses Pasar Penumpang KA Lokal Bandung Raya Tembus 11,87 Juta pada Januari–Juli 2026, Naik 8,55 Persen KAI Percepat Penguatan Keselamatan Perlintasan, Rekrutmen PJL Tarik 12.957 Pelamar

SENI BUDAYA

Aceh Diajak Kembali Menjadi Inspirasi Indonesia, Rafly Kande: Belajar dari Kejayaan Masa Lalu

badge-check


 Aceh Diajak Kembali Menjadi Inspirasi Indonesia, Rafly Kande: Belajar dari Kejayaan Masa Lalu Perbesar

Wartatrans.com, BANDA ACEH – Musisi dan budayawan Aceh, Rafly Kande, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat semangat kebangsaan melalui pembelajaran dari sejarah kejayaan Aceh.

Menurut Rafly, ekstensi kebangsaan dalam konteks Aceh bukanlah menghidupkan kembali romantisme masa lalu,

melainkan menghadirkan nilai-nilai kejayaan Aceh sebagai inspirasi untuk membangun Indonesia yang lebih maju. Ajakan tersebut sejalan dengan semangat Bulan Kemerdekaan 2026 yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Ia menegaskan bahwa Aceh tidak perlu berbicara tentang kemerdekaan dari Indonesia. Sebaliknya, Aceh memiliki sejarah panjang sebagai daerah yang selalu memberi kontribusi nyata bagi bangsa.

“Saat Indonesia baru merdeka, masyarakat Aceh membuktikan kecintaannya kepada republik dengan menyumbangkan dua pesawat terbang yang menjadi bagian penting dalam memperkuat diplomasi Indonesia di mata dunia,” ujarnya.

Semangat gotong royong itu, lanjut Rafly, masih hidup hingga kini. Ketika Aceh dilanda bencana pada akhir 2025, masyarakat kembali menunjukkan solidaritas dengan menghimpun sekitar Rp1,8 miliar untuk membangun Jalan Enang-Enang secara swadaya.

Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa kekuatan Aceh bukan hanya terletak pada sejarahnya, tetapi juga pada kemampuan masyarakatnya untuk bangkit dan memberikan solusi bagi kepentingan bersama.

Rafly berharap Indonesia dapat melihat kembali perjalanan sejarah Aceh sebagai salah satu sumber inspirasi dalam membangun masa depan. “Mari maju bersama Aceh, belajar dari masa lalu untuk menciptakan Indonesia yang lebih kuat, maju, dan bermartabat,” tutupnya.*** (Kamaruzzaman)

Baca Lainnya

Halaman Jeda Gelar Refleksi Semangat Dasar Aceh untuk Indonesia

7 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Tgk. Ibrahim PMToH, Penjaga Warisan Sastra Aceh yang Nyaris Terlupakan Tampil di “Hikayat Bak Keude Kupi”

7 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Aksi Spontan Rizki Putra Berbuah Dream Ticket di Main Drama Casting

7 Agustus 2026 - 11:16 WIB

FORWAN Siapkan Diskusi Publik Dukung Dangdut Menuju Pengakuan UNESCO

7 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Pengukuhan DKJ Dipersoalkan, Arie Batubara Nilai Pergub Dilanggar

6 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Judul Film “Pasukan 1.000 Janda” Dinilai Mereduksi Martabat Laksamana Malahayati, Dinas Sejarah AL pun Menolak

6 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Dinas Sejarah Angkatan Laut Dukung Pengembangan Film Pahlawan Nasional John Lie sebagai Diplomasi Budaya

6 Agustus 2026 - 16:18 WIB

KOKKANG Gelar Pameran Kartun “Tawa Merdeka”, Hadirkan 81 Karya untuk Rayakan HUT RI ke-81

6 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Menanti Keberpihakan Bang Doel Terhadap Karya Sastra Betawi 100 Tahun Kembali Diperjuangkan

6 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Saputra Kori Bawa Tantangan Spontan di Main Drama Casting, Nayaka Raih Dream Ticket

6 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Trending di SENI BUDAYA