Menu

Mode Gelap
KAI Daop 7 Madiun Hadir Lebih Dekat dalam Event “Smansa Fun Run” di Jombang KAI Daop 7 Madiun Kecam Aksi Pelemparan Batu ke KA Ranggajati, Pelaku Masih Diburu Meniti Tali Sling, Belajar dari Alam yang Terluka Puisi sebagai Arsip Ingatan, Chairil Gibran Ramadhan Melawan Lupa Sejarah Menyusuri Jejak Laskar Pelangi, DAMRI Hadirkan Transportasi Wisata Terjangkau di Bangka Belitung PPSI Kabupaten Bogor Jajaki Kolaborasi Seni Budaya dengan Yayasan Surawisesa

PERON

Pemulihan Operasional Kereta Api Membaik Usai Banjir, Keterlambatan Kereta Terus Menurun

badge-check


					Pemulihan Operasional Kereta Api Membaik Usai Banjir, Keterlambatan Kereta Terus Menurun Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan pemulihan operasional perjalanan kereta api pascapenanganan banjir dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah menunjukkan perkembangan positif. Secara umum, operasional berangsur membaik dan tingkat keterlambatan perjalanan kereta api terus menurun dari hari ke hari.

Perbaikan tersebut tercermin dari capaian ketepatan waktu atau On Time Performance (OTP) Kereta Api Jarak Jauh pada periode 19 Januari 2026 pukul 12.00 WIB hingga 20 Januari 2026 pukul 08.00 WIB. Dari 227 perjalanan kereta api yang berangkat, sebanyak 216 perjalanan atau 95,15 persen berangkat tepat waktu, sementara 11 perjalanan mengalami keterlambatan. Untuk kedatangan, dari 244 perjalanan, sebanyak 209 perjalanan atau 85,66 persen tiba tepat waktu, sedangkan 35 perjalanan mengalami keterlambatan.

Meski demikian, KAI masih melakukan pembatalan sejumlah perjalanan kereta api pada Selasa (20/1) serta sebagian perjalanan pada Rabu (21/1). Pembatalan dilakukan sebagai langkah kehati-hatian guna memastikan aspek keselamatan perjalanan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pembatalan terbatas tersebut dilakukan seiring masih berlangsungnya pemeriksaan lanjutan terhadap sarana dan prasarana akibat dampak cuaca ekstrem dan banjir pada hari-hari sebelumnya.

“Pemulihan operasional terus berjalan dan kelambatan perjalanan semakin terkendali. Namun, keselamatan pelanggan dan petugas tetap menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, masih dilakukan pembatalan terbatas sebagai langkah penguatan keselamatan,” ujar Anne.

Seiring proses pemulihan, KAI terus melakukan penanganan prasarana secara intensif di titik-titik terdampak dengan mengerahkan ratusan personel prasarana dan operasional yang bekerja selama 24 jam dalam tiga shift. Upaya tersebut meliputi pemeriksaan lanjutan kondisi lintasan, penguatan struktur jalur, pengangkatan dan perapihan track, serta penyempurnaan sistem drainase guna memastikan keselamatan perjalanan sebelum kereta api kembali melintas dengan kecepatan normal.

KAI menjelaskan, gangguan operasional sebelumnya dipicu oleh curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa, khususnya di lintas Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta.

Salah satu titik terdampak berada di petak jalan Pekalongan–Sragi akibat luapan sungai dan jebolnya tanggul, sehingga diperlukan pengaturan operasional khusus serta pemeriksaan teknis berlapis.

Adapun daftar kereta api yang dibatalkan pada Selasa (20/1) meliputi KA Purwojaya relasi Gambir–Cilacap dan sebaliknya, KA Gajayana Tambahan, KA Sembrani Tambahan, KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi, serta KA Parahyangan relasi Gambir–Bandung. Sementara pada Rabu (21/1), pembatalan masih mencakup sejumlah perjalanan KA Purwojaya serta KA Gajayana dan Sembrani Tambahan.

Anne menambahkan, perjalanan kereta api lainnya tetap beroperasi sesuai pengaturan operasional yang telah disesuaikan dengan hasil evaluasi teknis di lapangan, seiring proses pemulihan yang dilakukan secara bertahap.

KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi dan menegaskan bahwa hak pelanggan tetap dijamin melalui mekanisme service recovery serta pengembalian bea tiket 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku.(****)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Daop 7 Madiun Hadir Lebih Dekat dalam Event “Smansa Fun Run” di Jombang

25 Januari 2026 - 00:09 WIB

KAI Daop 7 Madiun Kecam Aksi Pelemparan Batu ke KA Ranggajati, Pelaku Masih Diburu

24 Januari 2026 - 23:22 WIB

Ini Jadwal Tiket Kereta Api Mudik Lebaran dari KAI Daop 1 Jakarta!

23 Januari 2026 - 20:57 WIB

KAI Daop 7 Madiun Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas di Sekitar Stasiun Kediri

23 Januari 2026 - 20:51 WIB

Rencana Hadirkan Trem Bogor Menguat Lagi, Andalkan Produk Dalam Negeri

23 Januari 2026 - 20:16 WIB

Trending di JALUR