Menu ✖

Mode Gelap
Tanzil Murda Hadirkan Ingatan Budaya Aceh Lewat Rampagoe: Peeling Time Terminal Kijing Perkuat Peran sebagai Simpul Logistik dan Perdagangan Strategis di Kalbar H. Fikri Hudi Oktiarwan Dorong Pengelolaan Sampah Jawa Barat Tuntas dari Hulu Hingga Hilir WASPADA ! Udara di Kaimana, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama Masuk Kategori BERBAHAYA pada 9 Oktober 2026 Di Tengah Kekeringan Hampir Empat Bulan, PUPR2KP  Alirkan Air Bersih ke Kampung Lusiferi PERADI: Kantor Hukum Tidak Boleh Menjadi Sarana Menampung atau Menyamarkan Dana Hasil Kejahatan

PERON

Pemulihan Operasional Kereta Api Membaik Usai Banjir, Keterlambatan Kereta Terus Menurun

badge-check


 Pemulihan Operasional Kereta Api Membaik Usai Banjir, Keterlambatan Kereta Terus Menurun Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan pemulihan operasional perjalanan kereta api pascapenanganan banjir dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah menunjukkan perkembangan positif. Secara umum, operasional berangsur membaik dan tingkat keterlambatan perjalanan kereta api terus menurun dari hari ke hari.

Perbaikan tersebut tercermin dari capaian ketepatan waktu atau On Time Performance (OTP) Kereta Api Jarak Jauh pada periode 19 Januari 2026 pukul 12.00 WIB hingga 20 Januari 2026 pukul 08.00 WIB. Dari 227 perjalanan kereta api yang berangkat, sebanyak 216 perjalanan atau 95,15 persen berangkat tepat waktu, sementara 11 perjalanan mengalami keterlambatan. Untuk kedatangan, dari 244 perjalanan, sebanyak 209 perjalanan atau 85,66 persen tiba tepat waktu, sedangkan 35 perjalanan mengalami keterlambatan.

Meski demikian, KAI masih melakukan pembatalan sejumlah perjalanan kereta api pada Selasa (20/1) serta sebagian perjalanan pada Rabu (21/1). Pembatalan dilakukan sebagai langkah kehati-hatian guna memastikan aspek keselamatan perjalanan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pembatalan terbatas tersebut dilakukan seiring masih berlangsungnya pemeriksaan lanjutan terhadap sarana dan prasarana akibat dampak cuaca ekstrem dan banjir pada hari-hari sebelumnya.

“Pemulihan operasional terus berjalan dan kelambatan perjalanan semakin terkendali. Namun, keselamatan pelanggan dan petugas tetap menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, masih dilakukan pembatalan terbatas sebagai langkah penguatan keselamatan,” ujar Anne.

Seiring proses pemulihan, KAI terus melakukan penanganan prasarana secara intensif di titik-titik terdampak dengan mengerahkan ratusan personel prasarana dan operasional yang bekerja selama 24 jam dalam tiga shift. Upaya tersebut meliputi pemeriksaan lanjutan kondisi lintasan, penguatan struktur jalur, pengangkatan dan perapihan track, serta penyempurnaan sistem drainase guna memastikan keselamatan perjalanan sebelum kereta api kembali melintas dengan kecepatan normal.

KAI menjelaskan, gangguan operasional sebelumnya dipicu oleh curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa, khususnya di lintas Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta.

Salah satu titik terdampak berada di petak jalan Pekalongan–Sragi akibat luapan sungai dan jebolnya tanggul, sehingga diperlukan pengaturan operasional khusus serta pemeriksaan teknis berlapis.

Adapun daftar kereta api yang dibatalkan pada Selasa (20/1) meliputi KA Purwojaya relasi Gambir–Cilacap dan sebaliknya, KA Gajayana Tambahan, KA Sembrani Tambahan, KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi, serta KA Parahyangan relasi Gambir–Bandung. Sementara pada Rabu (21/1), pembatalan masih mencakup sejumlah perjalanan KA Purwojaya serta KA Gajayana dan Sembrani Tambahan.

Anne menambahkan, perjalanan kereta api lainnya tetap beroperasi sesuai pengaturan operasional yang telah disesuaikan dengan hasil evaluasi teknis di lapangan, seiring proses pemulihan yang dilakukan secara bertahap.

KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi dan menegaskan bahwa hak pelanggan tetap dijamin melalui mekanisme service recovery serta pengembalian bea tiket 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku.(****)

 

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dedit Cahyo Ponadi Terpilih sebagai Spark KAI Services September 2026

8 Oktober 2026 - 07:25 WIB

KAI Group Layani 394,4 Juta Pelanggan hingga September 2026, Tumbuh 7,06 Persen

8 Oktober 2026 - 06:07 WIB

KAI Angkut 191 Ribu Ton Barang Retail hingga September 2026, Dorong Efisiensi Logistik

7 Oktober 2026 - 23:37 WIB

B50 Jadi Program Utama KAI, Target Pangkas Emisi 133.676 Ton CO₂e

7 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Penumpang Mancanegara KA Pangrango-Siliwangi Naik 17,17 Persen

7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

KAI Commuter Targetkan Eskalator Stasiun Duri Kembali Beroperasi Pekan Ketiga Oktober

7 Oktober 2026 - 13:37 WIB

41,6 Juta Ton Batu Bara Diangkut KAI Sepanjang Januari–September 2026, Jadi Andalan Angkutan Barang

7 Oktober 2026 - 06:05 WIB

KAI: Minat Pelanggan terhadap Perjalanan Panoramic dan Kabin Privat Terus Menguat

7 Oktober 2026 - 04:37 WIB

Penumpang KA Joglosemarkerto Tembus 1,1 Juta hingga September 2026, Naik 9,73 Persen

6 Oktober 2026 - 23:52 WIB

8.336 Peserta Rekrutmen KAI Jalani Seleksi Kesehatan di Klinik Mediska Manggarai

6 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Trending di PERON