Menu

Mode Gelap
Angkutan Jalan Perintis: Menggapai Pelosok, Sejahterakan Negeri Sesuaikan Selera Jemaah Haji, Kemenhaj Pastikan Standar Dapur di Makkah Bercita Rasa Nusantara Libur Imlek, Arus Penyeberangan Sumatera-Jawa-Bali Melesat Catatan Halimah Munawir: Dari Obrolan Ringan ke Perpustakaan Alexandria DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Apresiasi Bantuan Sapi Meugang Presiden dan Gubernur Aceh KAI Daop 7 Madiun All Out di “Weekend Asyik” Magetan, Hadirkan Promo Tiket dan Edukasi Keselamatan

OLAH RAGA

Pendaftaran Balon Ketua KONI Kubu Raya 2026–2030 Resmi Dibuka

badge-check


 Pendaftaran Balon Ketua KONI Kubu Raya 2026–2030 Resmi Dibuka Perbesar

Wartatrans.com, KUBU RAYA — Awal tahun 2026 ini menjadi momentum penting bagi masa depan pembinaan dan prestasi olahraga daerah, sekaligus menegaskan komitmen KONI Kubu Raya menjaga independensi organisasi dari kepentingan politik praktis.

Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Kubu Raya secara tegas menetapkan larangan bagi pimpinan partai politik untuk ikut mendaftarkan diri sebagai calon Ketua KONI.

Ketentuan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan prinsip dasar untuk memastikan roda organisasi olahraga berjalan profesional dan bebas dari konflik kepentingan.

Ketua TPP KONI Kubu Raya, Nunung Wijayanto, menegaskan bahwa KONI merupakan organisasi yang fokus pada pembinaan dan prestasi olahraga, bukan arena politik. Karena itu, calon ketua harus benar-benar berasal dari kalangan yang memiliki kepedulian dan rekam jejak di dunia olahraga.

“Larangan ini penting agar tidak ada tarik-menarik kepentingan politik dalam pengelolaan olahraga,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).

Pendaftaran bakal calon dibuka mulai 13 Januari hingga 27 Januari 2026. Selama periode tersebut, pengambilan formulir dapat dilakukan setiap hari kerja, pukul 10.00 hingga 15.00 WIB, di Sekretariat KONI Kabupaten Kubu Raya.

Jadwal ini disusun agar seluruh tahapan dapat berjalan tertib, terukur, dan sesuai dengan ketentuan organisasi.

Nunung menjelaskan, proses penjaringan dilakukan dalam situasi yang cukup dinamis.

Pembentukan TPP harus dilakukan dengan cepat menyusul wafatnya ketua TPP sebelumnya. Di sisi lain, masa jabatan kepengurusan KONI Kubu Raya juga akan berakhir pada Maret 2026, sehingga proses pemilihan tidak boleh mengalami keterlambatan.

Meski terjadi pergantian personel di tubuh TPP, Nunung memastikan seluruh tahapan tetap berjalan sesuai agenda yang telah disepakati. Pengurus KONI Kubu Raya, kata dia, segera mengambil langkah-langkah strategis agar proses penjaringan tetap bergulir tanpa hambatan.

“Kami memastikan pendaftaran sudah harus berjalan sesuai jadwal. Tidak boleh ada penundaan,” katanya.

Secara rinci, tahapan penjaringan diawali dengan pengumuman dan pembukaan pendaftaran pada 13 Januari 2026. Batas akhir pengembalian berkas ditetapkan pada 27 Januari.

Selanjutnya, TPP akan melakukan verifikasi dan validasi dokumen pada 28 Januari. Hasil verifikasi tersebut akan diumumkan kepada para bakal calon pada 29 Januari, sebelum TPP menyusun laporan resmi pada 30 Januari 2026.

Laporan inilah yang nantinya dipaparkan dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) sebagai forum pengambilan keputusan.

Selain ketentuan non-politis, bakal calon Ketua KONI Kubu Raya juga diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan administratif dan substantif.

Di antaranya memiliki pendidikan minimal setingkat sekolah menengah atas, pernah atau sedang menjadi pengurus cabang olahraga, tidak sedang terlibat proses hukum, sehat jasmani dan rohani, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Calon ketua juga harus berdomisili di Kabupaten Kubu Raya dan mengantongi dukungan tertulis dari sedikitnya 11 cabang olahraga yang masih aktif.

Dukungan tersebut menjadi indikator bahwa calon memiliki legitimasi dan kepercayaan dari insan olahraga.

Menariknya, pengambilan formulir pendaftaran diwajibkan dilakukan langsung oleh bakal calon, tanpa perwakilan. Aturan ini dimaksudkan untuk memastikan keseriusan dan komitmen pribadi calon sejak awal proses.

Di luar aspek teknis penjaringan, harapan besar juga datang dari kalangan cabang olahraga. Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kubu Raya, Erwansyah, menekankan pentingnya menjaga proses pemilihan tetap steril dari intervensi pihak mana pun.

Menurutnya, pemilihan Ketua KONI harus menjadi ajang murni olahraga, bukan kepanjangan tangan kepentingan politik maupun birokrasi.

“Biarkan cabang olahraga menentukan pilihan secara adil dan terbuka. KONI harus berdiri di atas semua kepentingan,” ujarnya.

Erwansyah menilai, Ketua KONI terpilih nantinya dituntut memiliki visi dan target yang jelas, terutama dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.

Target minimal, kata dia, adalah membawa Kubu Raya menembus posisi juara umum dua.

Lebih dari sekadar target medali, Erwansyah juga berharap kepemimpinan KONI ke depan mampu merangkul kembali atlet-atlet asal Kubu Raya yang saat ini membela daerah lain.

Peluang itu dinilai terbuka lebar, apalagi Bupati Kubu Raya, Sujiwo, telah menyampaikan komitmen pemberian bonus sebesar Rp17,5 juta bagi atlet peraih medali emas.

“Dengan adanya perhatian dan penghargaan yang jelas, atlet-atlet kita yang sempat keluar bisa kembali membawa nama Kubu Raya,” pungkasnya.

Dengan dimulainya tahapan pendaftaran ini, KONI Kubu Raya diharapkan dapat melahirkan pemimpin baru yang berintegritas, fokus pada pembinaan, serta mampu mengangkat prestasi olahraga daerah secara berkelanjutan.***

DWIGYDZIGY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Klub Sepakbola Persiwah Mempawah Kalimantan Barat Siap Melaju di Kejuaraan Nasional.

11 Februari 2026 - 11:41 WIB

LavAni kokoh di Puncak Klasemen, Pertamina Menggeser Phonska

9 Februari 2026 - 10:36 WIB

Jakarta Pertamina Enduro Siap Jalani Laga Kandang Pertama Proliga 2026, Menghadapi Jakarta Electric

4 Februari 2026 - 20:11 WIB

Askab PSSI Aceh Tengah Rombak Struktur Kepengurusan Periode 2026–2027

2 Februari 2026 - 19:19 WIB

Hasil Seri 4 Proliga 2026, Tim SBY Peringkat Satu dan Tim Megawati Nomer Dua

2 Februari 2026 - 07:31 WIB

Trending di OLAH RAGA