Menu ✖

Mode Gelap
Peringati Maulid Nabi, POC IND Aceh Gelar Kopdar ke-II di Bireuen, Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas Mari Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri Dua Rangkaian KRL INKA Masih Diperbaiki, 7 Perjalanan Bogor Dibatalkan Cari Inspirasi Liburan Akhir Pekan? Ini 10 Stasiun KAI dengan Pertumbuhan Pelanggan Tertinggi KAI Commuter Batalkan 7 Perjalanan KRL Bogor pada Senin 19 Oktober Aplikasi All Indonesia Kini Terhubung ke Whoosh

OLAH RAGA

Pendaftaran Balon Ketua KONI Kubu Raya 2026–2030 Resmi Dibuka

badge-check


 Pendaftaran Balon Ketua KONI Kubu Raya 2026–2030 Resmi Dibuka Perbesar

Wartatrans.com, KUBU RAYA — Awal tahun 2026 ini menjadi momentum penting bagi masa depan pembinaan dan prestasi olahraga daerah, sekaligus menegaskan komitmen KONI Kubu Raya menjaga independensi organisasi dari kepentingan politik praktis.

Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Kubu Raya secara tegas menetapkan larangan bagi pimpinan partai politik untuk ikut mendaftarkan diri sebagai calon Ketua KONI.

Ketentuan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan prinsip dasar untuk memastikan roda organisasi olahraga berjalan profesional dan bebas dari konflik kepentingan.

Ketua TPP KONI Kubu Raya, Nunung Wijayanto, menegaskan bahwa KONI merupakan organisasi yang fokus pada pembinaan dan prestasi olahraga, bukan arena politik. Karena itu, calon ketua harus benar-benar berasal dari kalangan yang memiliki kepedulian dan rekam jejak di dunia olahraga.

“Larangan ini penting agar tidak ada tarik-menarik kepentingan politik dalam pengelolaan olahraga,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).

Pendaftaran bakal calon dibuka mulai 13 Januari hingga 27 Januari 2026. Selama periode tersebut, pengambilan formulir dapat dilakukan setiap hari kerja, pukul 10.00 hingga 15.00 WIB, di Sekretariat KONI Kabupaten Kubu Raya.

Jadwal ini disusun agar seluruh tahapan dapat berjalan tertib, terukur, dan sesuai dengan ketentuan organisasi.

Nunung menjelaskan, proses penjaringan dilakukan dalam situasi yang cukup dinamis.

Pembentukan TPP harus dilakukan dengan cepat menyusul wafatnya ketua TPP sebelumnya. Di sisi lain, masa jabatan kepengurusan KONI Kubu Raya juga akan berakhir pada Maret 2026, sehingga proses pemilihan tidak boleh mengalami keterlambatan.

Meski terjadi pergantian personel di tubuh TPP, Nunung memastikan seluruh tahapan tetap berjalan sesuai agenda yang telah disepakati. Pengurus KONI Kubu Raya, kata dia, segera mengambil langkah-langkah strategis agar proses penjaringan tetap bergulir tanpa hambatan.

“Kami memastikan pendaftaran sudah harus berjalan sesuai jadwal. Tidak boleh ada penundaan,” katanya.

Secara rinci, tahapan penjaringan diawali dengan pengumuman dan pembukaan pendaftaran pada 13 Januari 2026. Batas akhir pengembalian berkas ditetapkan pada 27 Januari.

Selanjutnya, TPP akan melakukan verifikasi dan validasi dokumen pada 28 Januari. Hasil verifikasi tersebut akan diumumkan kepada para bakal calon pada 29 Januari, sebelum TPP menyusun laporan resmi pada 30 Januari 2026.

Laporan inilah yang nantinya dipaparkan dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) sebagai forum pengambilan keputusan.

Selain ketentuan non-politis, bakal calon Ketua KONI Kubu Raya juga diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan administratif dan substantif.

Di antaranya memiliki pendidikan minimal setingkat sekolah menengah atas, pernah atau sedang menjadi pengurus cabang olahraga, tidak sedang terlibat proses hukum, sehat jasmani dan rohani, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Calon ketua juga harus berdomisili di Kabupaten Kubu Raya dan mengantongi dukungan tertulis dari sedikitnya 11 cabang olahraga yang masih aktif.

Dukungan tersebut menjadi indikator bahwa calon memiliki legitimasi dan kepercayaan dari insan olahraga.

Menariknya, pengambilan formulir pendaftaran diwajibkan dilakukan langsung oleh bakal calon, tanpa perwakilan. Aturan ini dimaksudkan untuk memastikan keseriusan dan komitmen pribadi calon sejak awal proses.

Di luar aspek teknis penjaringan, harapan besar juga datang dari kalangan cabang olahraga. Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kubu Raya, Erwansyah, menekankan pentingnya menjaga proses pemilihan tetap steril dari intervensi pihak mana pun.

Menurutnya, pemilihan Ketua KONI harus menjadi ajang murni olahraga, bukan kepanjangan tangan kepentingan politik maupun birokrasi.

“Biarkan cabang olahraga menentukan pilihan secara adil dan terbuka. KONI harus berdiri di atas semua kepentingan,” ujarnya.

Erwansyah menilai, Ketua KONI terpilih nantinya dituntut memiliki visi dan target yang jelas, terutama dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.

Target minimal, kata dia, adalah membawa Kubu Raya menembus posisi juara umum dua.

Lebih dari sekadar target medali, Erwansyah juga berharap kepemimpinan KONI ke depan mampu merangkul kembali atlet-atlet asal Kubu Raya yang saat ini membela daerah lain.

Peluang itu dinilai terbuka lebar, apalagi Bupati Kubu Raya, Sujiwo, telah menyampaikan komitmen pemberian bonus sebesar Rp17,5 juta bagi atlet peraih medali emas.

“Dengan adanya perhatian dan penghargaan yang jelas, atlet-atlet kita yang sempat keluar bisa kembali membawa nama Kubu Raya,” pungkasnya.

Dengan dimulainya tahapan pendaftaran ini, KONI Kubu Raya diharapkan dapat melahirkan pemimpin baru yang berintegritas, fokus pada pembinaan, serta mampu mengangkat prestasi olahraga daerah secara berkelanjutan.***

DWIGYDZIGY

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

AHY Run Jawa Tengah 2026 dapat Apresiasi Baik dari Menko IPK, Gubernur Jateng, dan Masyarakat

18 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Pimpin PABERSI Sulteng, Farid Podungge Bidik Prestasi Atlet di PON 2028

17 Oktober 2026 - 20:13 WIB

26 UMKM Binaan PLN UID Jakarta Raup Rp200 Juta Selama FIFA ASEAN Cup

7 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Suasana Tegang Menyelimuti Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 di Kantor Gubernur Jateng

6 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Timnas Juara FIFA ASEAN Cup, Presiden Siapkan Bonus Ekstra

6 Oktober 2026 - 07:54 WIB

AFC Dorong Asian Nations League, Beban Biaya Perjalanan jadi Sorotan

5 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Indonesia 9-2 Bangladesh, FIFA ASEAN Cup Turut Dorong Ekonomi Bandung

2 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Peluncuran Buku Dampak MotoGP Mandalika, InJourney: Tegaskan Peran Sport Tourism sebagai Penggerak Ekonomi

1 Oktober 2026 - 08:21 WIB

BNI Apresiasi Pembinaan PBSI, Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali di Asian Games 2026

30 September 2026 - 10:44 WIB

Indonesia-Malaysia Imbang 0-0 di Laga Kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026

29 September 2026 - 07:21 WIB

Trending di OLAH RAGA