Menu

Mode Gelap
Peluncuran Buku Karya L K Ara di PDS HB Jassin Berlangsung Khidmat dan Penuh Energi Sastra Menhub Dudy Pastikan Kelancaran Arus Balik Penyeberangan Sumatera-Jawa di Pelabuhan Bakauheni Ayo Segera Manfaatkan Diskon Tiket Kapal PELNI, Kuota Sisa 7,5 Persen! 651 Ribu Penumpang dan 169 Ribu Kendaraan Menuju Jawa, Arus Balik Bakauheni-Merak Lancar Terkendali Polres Pelabuhan Tanjung Priok Berikan Pengamanan dan Pelayanan Wisatawan di Dermaga Kali Adem Berjalan Lancar dan Kondusif KA Joglosemarkerto Favorit Lebaran 2026, Dorong Pergerakan Wisata dan Ekonomi Lokal di Jawa Tengah

PERON

Penjualan Tiket KA Mudik Lebaran Capai 4,71 Penumpang, KAI: Arus Balik Meningkat

badge-check


 Penjualan Tiket KA Mudik Lebaran Capai 4,71 Penumpang, KAI: Arus Balik Meningkat Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat arus balik Angkutan Lebaran 2026 masih berlangsung dengan intensitas tinggi. Perjalanan pelanggan terus bergerak di berbagai relasi dengan pola yang semakin menyebar sepanjang hari.

Lonjakan volume terlihat konsisten dalam beberapa hari terakhir. Pada 22 Maret, jumlah pelanggan mencapai 242.810 orang (150,7 persen), kemudian meningkat pada 23 Maret menjadi 247.025 pelanggan (154,1 persen), dan mencapai titik tertinggi pada 24 Maret dengan 250.650 pelanggan (153,4 persen). Pada 25 Maret, volume tetap berada pada level tinggi dengan 230.784 pelanggan (141,2 persen).

Capaian tersebut melampaui rekor volume harian tertinggi Lebaran tahun sebelumnya sebesar 223.348 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh, sekaligus menggambarkan arus balik yang berlangsung kuat dan merata.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa pergerakan pelanggan menunjukkan perubahan pola perjalanan yang lebih fleksibel.

“Sejak pertengahan Maret, volume pelanggan terus meningkat dan saat ini masih berada dalam fase arus balik. Kereta api dipilih karena memberikan kepastian jadwal serta kenyamanan selama perjalanan,” ujar Anne.

Hingga 28 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, penjualan tiket antarkota dan lokal mencapai 4.711.428 tiket dari total 4.498.696 kapasitas tempat duduk atau 104,7 persen.

Dari jumlah tersebut, Kereta Api Jarak Jauh mencatat 3.978.211 pelanggan atau 111,4 persen dari kapasitas 3.571.760 tempat duduk. Sementara KA Lokal mencapai 733.217 pelanggan atau 79,1 persen dari kapasitas 926.936 tempat duduk.

Sepanjang periode 11 hingga 27 Maret 2026, KAI telah melayani 3.944.437 pelanggan, terdiri dari 3.299.836 pelanggan KA Jarak Jauh dan 644.601 pelanggan KA Lokal. Kenaikan volume terjadi secara bertahap sejak awal periode dan mencapai puncaknya pada masa arus balik.

Rincian okupansi harian KA Jarak Jauh (11–27 Maret 2026) sebagai berikut:

• 11 Maret: 101.617 pelanggan (63,7 persen)
• 12 Maret: 126.208 pelanggan (79,2 persen)
• 13 Maret: 165.675 pelanggan (101,4 persen)
• 14 Maret: 185.873 pelanggan (113,7 persen)
• 15 Maret: 180.836 pelanggan (110,6 persen)
• 16 Maret: 173.753 pelanggan (106,3 persen)
• 17 Maret: 191.413 pelanggan (117,1 persen)
• 18 Maret: 205.842 pelanggan (125,9 persen)
• 19 Maret: 196.324 pelanggan (120,1 persen)
• 20 Maret: 167.659 pelanggan (104,6 persen)
• 21 Maret: 193.583 pelanggan (120,2 persen)
• 22 Maret: 242.810 pelanggan (150,7 persen)
• 23 Maret: 247.025 pelanggan (154,1 persen)
• 24 Maret: 250.650 pelanggan (153,4 persen)
• 25 Maret: 230.784 pelanggan (141,2 persen)
• 26 Maret: 221.283 pelanggan (135,4 persen)
• 27 Maret: 218.345 pelanggan (133,6 persen)

Memasuki 28 Maret 2026, pergerakan pelanggan masih berlangsung. Hingga pagi hari, sebanyak 196.615 pelanggan KA Jarak Jauh telah dijadwalkan berangkat dengan okupansi sementara 120,3 persen dan masih berpotensi bertambah.

Anne menjelaskan bahwa tingkat okupansi yang melampaui 100 persen merupakan karakteristik operasional perjalanan kereta api jarak jauh.

“Dalam satu perjalanan, pelanggan naik dan turun di berbagai stasiun sehingga satu kursi dapat digunakan lebih dari satu pelanggan pada relasi berbeda,” jelas Anne.

KAI mengajak masyarakat untuk memanfaatkan alternatif jadwal keberangkatan maupun relasi perjalanan yang masih tersedia. Selain itu, tersedia Promo Silaturahmi berupa diskon tiket 20 persen untuk kelas eksekutif yang berlaku pada periode 25 Maret hingga 1 April 2026.

Beberapa kereta api dengan tingkat pemesanan tinggi selama periode Lebaran antara lain KA Joglosemarkerto, KA Airlangga, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta.

“Pergerakan pelanggan di berbagai stasiun antara memberikan peluang ketersediaan kursi. Perjalanan tetap dapat direncanakan dengan lebih fleksibel,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KA Joglosemarkerto Favorit Lebaran 2026, Dorong Pergerakan Wisata dan Ekonomi Lokal di Jawa Tengah

28 Maret 2026 - 18:11 WIB

Pemprov Jateng Sukses Adakan Program Mudik dan Balik Rantau Gratis pada Lebaran 2026.

28 Maret 2026 - 16:43 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Jaga Layanan Prima di Masa Arus Balik, Kedatangan Penumpang Masih Mendominasi dan Perjalanan Tetap Terkendali

28 Maret 2026 - 13:12 WIB

Loko Café Malioboro Hadirkan Spot Baru Berlatar Rel, Tawarkan Sensasi Nongkrong Sambil Melihat Kereta Melintas

28 Maret 2026 - 13:04 WIB

Antisipasi Kepadatan di Monas, Sejumlah KA dari Gambir Berhenti di Jatinegara

28 Maret 2026 - 09:54 WIB

KAI Daop 7 Madiun Gelar Tes Narkoba Mendadak, Pastikan Petugas Arus Balik Lebaran Bebas Zat Terlarang

28 Maret 2026 - 07:46 WIB

Mendukung Mobilitas Prajurit, KAI Daop 7 Madiun Informasikan Kewajiban Registrasi Ulang Tarif Reduksi TNI dan POLRI

28 Maret 2026 - 07:37 WIB

KAI Logistik Catat 5.740 Ton Angkutan Selama Ramadan–Idul Fitri, Siap Optimalkan Layanan Arus Balik

27 Maret 2026 - 21:12 WIB

Mudik Bersama Hewan Peliharaan Kian Jadi Pilihan, KAI Logistik Catat 13.435 Pengiriman Hewan Peliharaan Selama Ramadan – IdulFitri

27 Maret 2026 - 20:13 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Capai Puncak, Penjualan Tiket KA Mudik Lebaran Capai 4,6 Juta Penumpang

27 Maret 2026 - 18:36 WIB

Trending di PERON