Menu ✖

Mode Gelap
DAMRI Resmi Hubungkan Putussibau dan Kuching, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia Angkutan Perkebunan Melesat, KAI Catat 480.121 Ton hingga September 2026 Enam Wilayah KAI Tumbuh Dua Digit, Aktivitas Pelanggan Capai 89,95 Juta Kemenhub Dukung Pencarian 1 ABK Pascatenggelamnya MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban Jembatan Putus dan Kabar Bendungan Alami, Warga Reje Payung Mengungsi ke Tiga Desa Kemendiktisaintek Apresiasi AirNav Libatkan Perguruan Tinggi

SUMBER DAYA

Pertamina Patra Niaga Jelaskan Proses Distribusi dan Quality Control BBM di IT Jakarta kepada Pemimpin Redaksi Media

badge-check


 Pertamina Patra Niaga Jelaskan Proses Distribusi dan Quality Control BBM di IT Jakarta kepada Pemimpin Redaksi Media Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Dalam memperkuat transparansi kepada publik terkait ketahanan energi, sistem distribusi BBM, serta kualitas produk yang diterima masyarakat, Pertamina Patra Niaga menggelar dialog bersama Pemimpin Redaksi media massa nasional di Integrated Terminal Jakarta, Plumpang, pada Jumat (13/2).

Integrated Terminal Jakarta merupakan salah satu simpul utama distribusi energi nasional yang terdiri dari tiga fasilitas, yakni Fuel Terminal Plumpang, Fuel Terminal Tanjung Priok, dan LPG Terminal Tanjung Priok. Secara keseluruhan, Fuel Terminal Plumpang melayani lebih dari 120 lembaga penyalur, dan berkontribusi sekitar 17–20 persen terhadap pemenuhan kebutuhan BBM nasional.

Direktur Armada Logistik Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai proses bisnis hilir Pertamina Patra Niaga, khususnya dalam pengelolaan distribusi energi serta pengawasan operasional di terminal.

“Kegiatan ini kami yakini menjadi momentum untuk memberikan gambaran proses bisnis hilir Pertamina Patra Niaga, khususnya bagaimana kami memastikan distribusi energi berjalan aman, andal, dan berkelanjutan. Di fasilitas yang juga merupakan objek vital nasional ini, kami menjalankan standar operasional ketat berbasis keselamatan, keandalan operasional, serta kualitas produk yang terjaga,” ujar Arif.

Pada kegiatan tersebut juga disampaikan secara langsung mengenai proses pengendalian mutu BBM, mulai dari pengambilan sampel produk di laboratorium, pengujian menggunakan kualitas bbm melalui CFR Engine untuk memastikan kadar oktan sesuai spesifikasi, sistem metering sebagai jalur penerimaan produk dari kilang, hingga proses penyaluran melalui filling shed ke mobil tangki sebelum didistribusikan ke SPBU dan lembaga penyalur.

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita menjelaskan bahwa kegiatan ini juga relevan dengan kesiapan perusahaan menghadapi momen Ramadan dan Idulfitri. Ia menyampaikan, bahwa Pertamina Patra Niaga ingin menunjukkan secara langsung produk BBM yang beredar di masyarakat telah melalui tahapan pemeriksaan yang ketat.

“Kami mengajak rekan-rekan pemimpin redaksi untuk melihat langsung bagaimana Pertamina Patra Niaga memastikan produk di pasar dan di SPBU telah melalui tahapan pemeriksaan yang sangat ketat, diawasi langsung oleh tim di lapangan, serta didukung peralatan berteknologi tinggi untuk memastikan spesifikasi produk tetap terjaga dengan baik,” jelas Arya.

Salah satu peserta kegiatan, Rachmadin Ismail memanfaatkan kunjungan tersebut untuk memperdalam pemahaman mengenai jalur distribusi dan pengawasan BBM.

“Kesempatan ini baik untuk kami memahami jalur distribusi BBM. Kami lebih mengetahui bagaimana prosedur yang dijalankan sampai produk dinyatakan sesuai,” ucap Rachmadin.

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun mengatakan bahwa kualitas BBM dipastikan sejak di kilang, saat penerimaan di terminal BBM, hingga pada tahap distribusi dan penerimaan di SPBU. Di SPBU, quality control menjadi prosedur wajib yang dijalankan secara rutin oleh operator dan pihak SPBU.

“Setiap pagi dan sore dilakukan pengecekan ulang di SPBU, mulai dari density, jumlah, hingga memastikan tidak ada kontaminasi. Ada metode pengecekan menggunakan pasta air untuk mendeteksi kandungan air di tangki timbun, serta pengujian density dengan bejana ukur. SPBU juga wajib menyiapkan sampel produk yang dapat dilihat konsumen. Jadi quality control ini berlangsung berlapis dari kilang, terminal, sampai ke SPBU,” terang Roberth.

Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga berharap pemahaman media terhadap proses bisnis hilir semakin komprehensif sehingga dapat mendukung penyampaian informasi publik yang akurat dan konstruktif mengenai upaya di dalam menjaga ketahanan energi nasional.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

DAMRI Resmi Hubungkan Putussibau dan Kuching, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia

9 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Kemendiktisaintek Apresiasi AirNav Libatkan Perguruan Tinggi

8 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Optimalkan Layanan Berbasis Teknologi AI, AirNav–Telkom University Perkuat Riset dan Pengembangan

8 Oktober 2026 - 21:26 WIB

IPCM Perluas Pasar, Perkuat Kesiapan Operasional di Balikpapan dan Tarakan

8 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Thomas Oentoro jadi Dirut Garuda Indonesia, ini Profilnya

8 Oktober 2026 - 18:17 WIB

KKP Luncurkan Aturan Pengelolaan Alat Tangkap Tertinggal, Hilang, dan Rusak

8 Oktober 2026 - 17:45 WIB

PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Kespel Masyarakat Pesisir

8 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres No. 27 Tahun 2026 Terkait Ojol

8 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Via wondr, BNI Perkuat Layanan Digital Emerald dan Private

8 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Terminal Kijing Perkuat Peran sebagai Simpul Logistik dan Perdagangan Strategis di Kalbar

8 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Trending di ANJUNGAN