Menu

Mode Gelap
Aceh Tengah Kembali Dikepung Banjir, Warga Panik — Kampung Terisolir, Akses Lumpuh Penyumbang emas untuk pembelian pesawat RI 01. Wafat Perkuat Peran sebagai Flag State, Indonesia Partisipasi dalam Sidang IMO SSE ke-12 Wakil Bupati Kudus Bellinda Mengangkat Adik Mendikdasmen Sebagai ‘Anak Buahnya’ Naik Kereta Saat Lebaran 2026, Pelanggan KAI Bantu Tekan Emisi hingga Puluhan Juta Kg CO₂e Gerakan Penanganan dari Hulu Ke Hilir menuju Kendaraan Zero ODOL 2027

NASIONAL

PMI Evakuasi Lima Jenazah Korban Banjir, BFLF Lhokseumawe–Aceh Utara Salurkan Bantuan Hingga Menjadi Call Center Darurat

badge-check


 PMI Evakuasi Lima Jenazah Korban Banjir, BFLF Lhokseumawe–Aceh Utara Salurkan Bantuan Hingga Menjadi Call Center Darurat Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Lhokseumawe mengevakuasi lima jenazah korban banjir yang ditemukan di Desa Paloh Raya, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, pada Minggu (30/11/2025). Para korban diduga terseret arus deras saat berupaya menyelamatkan diri menggunakan mobil pribadi, sebelum kendaraan mereka terbawa ke area persawahan yang lebih rendah dari badan jalan.

Menurut relawan PMI, Agam Maulida Saleem, proses evakuasi dilakukan dengan satu ambulans dan tujuh personel. Wilayah Paloh Raya sempat terisolasi akibat genangan banjir dan lumpur yang memutus akses, sehingga penyisiran dilakukan secara intensif. Bandara Malikussaleh yang berada di dekat lokasi juga dijadikan titik pemulihan darurat.

Mayat korban banjir bandang yang dimandikan sebelum dimakamkan.

Di lokasi yang sama, Mutia Sari, ST., MSM, Ketua Blood For Life Foundation (BFLF) Lhokseumawe dan Aceh Utara, ikut terlibat langsung dalam penanganan jenazah. Ia menyampaikan bahwa dirinya diminta secara mendadak untuk membantu memandikan jenazah para korban.

“Hari ini saya membantu memandikan jenazah korban banjir di sekitar Bandara Malikussaleh,” ujar Mutia.

Selain membantu penanganan jenazah, BFLF Lhokseumawe–Aceh Utara sejak awal banjir telah bergerak menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak. Penyaluran berlangsung sejak 29 November 2025, hasil dari open donasi yang digalang organisasi tersebut.

Sejak hari pertama banjir, BFLF juga menjadi call center bagi masyarakat yang meminta bantuan evakuasi. Setiap laporan warga diteruskan kepada instansi dan tim penyelamat, seperti Lanal, Lanud, Kopasgat, dan Tim SAR Unimal.

Selain itu, pada 28 November 2025, BFLF meminjamkan satu unit mobil untuk mengantar makanan siap saji kepada pengungsi di Ujung Pacu, Kota Lhokseumawe. Organisasi ini juga meminjamkan tabung gas untuk mendukung dapur umum Pemko Lhokseumawe yang dibuka di Masjid Islamic Center.

Dengan berbagai upaya tersebut, BFLF dan PMI terus berkoordinasi membantu korban banjir di Aceh Utara dan Lhokseumawe, mulai dari evakuasi, pelayanan jenazah, hingga distribusi bantuan kebutuhan dasar.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wakil Bupati Kudus Bellinda Mengangkat Adik Mendikdasmen Sebagai ‘Anak Buahnya’

7 April 2026 - 18:38 WIB

Operasi Gaktibplin dan Tes Urine di Polsek Sunda Kelapa Seluruh Personel Negatif Narkoba

7 April 2026 - 16:04 WIB

12 Kepala Keluarga di Selmak Lubok Pusaka Masih Bertahan di Bawah Terpal Pasca Bencana

7 April 2026 - 15:49 WIB

Titi DJ: Mental Jadi Penentu Peserta Raih Gelar Jawara

7 April 2026 - 15:25 WIB

Excavator Nyaris Terseret Banjir di Sungai Burlah yang Meluap

7 April 2026 - 15:18 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa Gelar Sosialisasi Prosedur Kapal Penumpang

7 April 2026 - 14:02 WIB

DLH Aceh Barat Terapkan Sanksi Denda bagi Pembuang Sampah Sembarangan di Meulaboh

7 April 2026 - 06:01 WIB

Ahmad Dhani Meyakini Faktor Rejeki Penentu Seorang Bisa Menjadi Penyanyi Populer

7 April 2026 - 05:09 WIB

Sidokkes Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan Bagi Tahanan

6 April 2026 - 20:18 WIB

Istana Di Tengah Hutan Borneo

6 April 2026 - 09:05 WIB

Trending di RAGAM