Menu

Mode Gelap
Menahun Bertahan Dengan Jalan Rusak, Warga Pakansari Desak Pemkab Bogor Segera Lakukan Perbaikan DAMRI dan BPTD Kelas II Makassar Teken Kontrak Angkutan Perintis Tahun 2026 KKP dan TNI AL Lakukan Survei Hidro-Oseanografi Dukung Pembangunan Tanggul Laut KAI Daop 7 Madiun Dorong Pariwisata Daerah Lewat Program Rail Tour Jawa Timur Jelang Libur Panjang Isra Miraj, Arus Kedatangan Penumpang di Daop 6 Yogyakarta Naik 41 Persen Libur Panjang Isra Mikraj, KAI Catat Lonjakan Perjalanan Penumpang Kereta Api

NASIONAL

PMI Evakuasi Lima Jenazah Korban Banjir, BFLF Lhokseumawe–Aceh Utara Salurkan Bantuan Hingga Menjadi Call Center Darurat

badge-check


					PMI Evakuasi Lima Jenazah Korban Banjir, BFLF Lhokseumawe–Aceh Utara Salurkan Bantuan Hingga Menjadi Call Center Darurat Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Lhokseumawe mengevakuasi lima jenazah korban banjir yang ditemukan di Desa Paloh Raya, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, pada Minggu (30/11/2025). Para korban diduga terseret arus deras saat berupaya menyelamatkan diri menggunakan mobil pribadi, sebelum kendaraan mereka terbawa ke area persawahan yang lebih rendah dari badan jalan.

Menurut relawan PMI, Agam Maulida Saleem, proses evakuasi dilakukan dengan satu ambulans dan tujuh personel. Wilayah Paloh Raya sempat terisolasi akibat genangan banjir dan lumpur yang memutus akses, sehingga penyisiran dilakukan secara intensif. Bandara Malikussaleh yang berada di dekat lokasi juga dijadikan titik pemulihan darurat.

Mayat korban banjir bandang yang dimandikan sebelum dimakamkan.

Di lokasi yang sama, Mutia Sari, ST., MSM, Ketua Blood For Life Foundation (BFLF) Lhokseumawe dan Aceh Utara, ikut terlibat langsung dalam penanganan jenazah. Ia menyampaikan bahwa dirinya diminta secara mendadak untuk membantu memandikan jenazah para korban.

“Hari ini saya membantu memandikan jenazah korban banjir di sekitar Bandara Malikussaleh,” ujar Mutia.

Selain membantu penanganan jenazah, BFLF Lhokseumawe–Aceh Utara sejak awal banjir telah bergerak menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak. Penyaluran berlangsung sejak 29 November 2025, hasil dari open donasi yang digalang organisasi tersebut.

Sejak hari pertama banjir, BFLF juga menjadi call center bagi masyarakat yang meminta bantuan evakuasi. Setiap laporan warga diteruskan kepada instansi dan tim penyelamat, seperti Lanal, Lanud, Kopasgat, dan Tim SAR Unimal.

Selain itu, pada 28 November 2025, BFLF meminjamkan satu unit mobil untuk mengantar makanan siap saji kepada pengungsi di Ujung Pacu, Kota Lhokseumawe. Organisasi ini juga meminjamkan tabung gas untuk mendukung dapur umum Pemko Lhokseumawe yang dibuka di Masjid Islamic Center.

Dengan berbagai upaya tersebut, BFLF dan PMI terus berkoordinasi membantu korban banjir di Aceh Utara dan Lhokseumawe, mulai dari evakuasi, pelayanan jenazah, hingga distribusi bantuan kebutuhan dasar.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menahun Bertahan Dengan Jalan Rusak, Warga Pakansari Desak Pemkab Bogor Segera Lakukan Perbaikan

15 Januari 2026 - 22:09 WIB

DAMRI dan BPTD Kelas II Makassar Teken Kontrak Angkutan Perintis Tahun 2026

15 Januari 2026 - 22:03 WIB

Warga Desa Atu Payung Diusulkan Direlokasi, Ancaman Longsor dari Gunung Kera Kian Mengkhawatirkan

15 Januari 2026 - 19:39 WIB

Akses Jalan Belum Terbuka, 50 Hari Pascabencana Karang Ampar Masih Terisolasi

15 Januari 2026 - 19:32 WIB

Anggota DPR Kesal Menteri KP Tak Beri Tahu Kunjungan ke Aceh Tamiang

15 Januari 2026 - 17:04 WIB

Trending di PERISTIWA