Menu ✖

Mode Gelap
KPK Mengonfirmasi Clue Pejabat Jateng yang Kena OTT di Klaten adalah Ahmad Luthfi. Menebar Kebaikan di Tanjung Barat Jaksel, PJBW & GPIB Berbagi Ratusan Paket Nasi Siap Saji ke Para Penerima Manfaat Masyarakat ALA Desak Presiden Prabowo Sahkan Provinsi Baru, Bendera Alam Pedang Jadi Simbol Marwah Gayo Catatan Iwan Piliang: Indonesia Bisa Membuat Pesawat, tetapi Mengapa Sulit Menerbangkan Mimpi? Mantap, 2 Lintasan Utama ASDP Layani 33 Juta Penumpang Sepanjang 2025 Asap Karhutla Kalimantan Terdeteksi di Jakarta

RAGAM

Pojok Busana Gratis LAZNAS Dewan Dakwah Hadirkan Pakaian Baru Pascabanjir Sumatera

badge-check


 Pojok Busana Gratis LAZNAS Dewan Dakwah Hadirkan Pakaian Baru Pascabanjir Sumatera Perbesar

Wartatrans.com, AGAM, SUMATERA BARAT — Di tengah sisa trauma dan keterbatasan pascabanjir, kebutuhan akan pakaian layak kerap luput dari perhatian. Namun bagi para penyintas, terutama perempuan dan anak-anak, pakaian bukan sekadar pelindung tubuh, melainkan juga penopang harga diri. Inilah yang mendorong LAZNAS Dewan Dakwah menghadirkan Pojok Busana Gratis di Jorong Nagari Pagadih, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam.

Sejak dibuka, layanan ini disambut antusias oleh warga terdampak banjir. Setiap hari, para penyintas datang dan mengantre untuk memilih pakaian yang mereka butuhkan—mulai dari busana harian, perlengkapan ibadah, hingga pakaian dalam baru, semuanya disediakan secara gratis.

Bazaar Laznas Gratis

Ketua Pemberdayaan Ekonomi LAZNAS Dewan Dakwah, Iwan Setiawan, menyampaikan bahwa kebutuhan pakaian layak di lokasi bencana masih sangat tinggi. Meski bantuan pakaian sering kali terlihat menumpuk, faktanya banyak warga kehilangan hampir seluruh barang pribadinya akibat banjir.

“Alhamdulillah, melalui Pojok Busana ini, masyarakat bisa mendapatkan pakaian yang bersih, pantas, dan nyaman. Tidak hanya pakaian, kami juga menyediakan sarung, baju koko, dan gamis untuk kebutuhan ibadah,” ujar Iwan.

Berbeda dari praktik donasi pada umumnya, LAZNAS Dewan Dakwah secara khusus mengupayakan penyediaan pakaian baru dan layak pakai, bukan pakaian bekas. Langkah ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap para penyintas bencana.

Dalam berbagai pengalaman penanganan bencana, donasi pakaian bekas kerap kali tidak sesuai standar—bahkan ada yang sudah rusak atau tidak pantas digunakan. Melalui Pojok Busana, LAZNAS Dewan Dakwah ingin memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar menjaga martabat penerimanya.

“Penyintas bencana bukan tempat membuang pakaian sisa. Mereka berhak mendapatkan yang terbaik,” tegas Iwan.

Layanan Pojok Busana ini menyasar seluruh lapisan masyarakat terdampak, mulai dari perempuan, laki-laki, hingga anak-anak. Sejak hari pertama dibuka, lokasi layanan tak pernah sepi dari warga yang datang silih berganti.

Momen haru juga terasa ketika kegiatan ini bertepatan dengan peringatan Hari Ibu. Para ibu penyintas tampak bahagia saat memilih pakaian untuk diri mereka dan keluarganya. Di tengah kondisi sulit, kesempatan mengenakan pakaian baru menjadi penyemangat tersendiri.

Dengan senyum bahagia korban banjir bandang Sumatera dengan pakaian gratisnya.

“Bagi kami, senyum para ibu itu adalah bukti bahwa bantuan kecil bisa berdampak besar,” tambahnya.

Hingga kini, tim dai dan relawan LAZNAS Dewan Dakwah masih terus bergerak menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah Aceh dan Sumatera. Selain pakaian, kebutuhan mendesak lainnya yang masih diperlukan antara lain makanan siap saji, paket gizi bayi, obat-obatan, air bersih, pembalut wanita, selimut, serta dukungan pembangunan masjid darurat.

Menutup pernyataannya, Iwan Setiawan mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam gerakan kemanusiaan ini.

“Jazakumullahu khair kepada seluruh sahabat yang telah membantu. Mari terus bersama-sama meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana melalui LAZNAS Dewan Dakwah.”*** (Ludfan)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menebar Kebaikan di Tanjung Barat Jaksel, PJBW & GPIB Berbagi Ratusan Paket Nasi Siap Saji ke Para Penerima Manfaat

16 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Masyarakat ALA Desak Presiden Prabowo Sahkan Provinsi Baru, Bendera Alam Pedang Jadi Simbol Marwah Gayo

16 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Catatan Iwan Piliang: Indonesia Bisa Membuat Pesawat, tetapi Mengapa Sulit Menerbangkan Mimpi?

16 Oktober 2026 - 17:34 WIB

ORARI Lokal Bener Meriah, Turun Kejalan Gelar Bakti Sosial Pembagian Masker, untuk Antisipasi Kabut Asap

16 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Mantan Kapolda NTB Hadi Gunawan Maju Pimpin Demokrat, Kantongi 11 Surat Dukungan

16 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Arsip Sejarah Seulawah Agam: Pernah Disebut Goldberg, Benarkah Gunung Emas?

16 Oktober 2026 - 09:47 WIB

APPSI Kalbar Didorong Turun ke Pasar, Lindungi Pedagang dari Premanisme dan Beban Usaha

16 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Konsolidasi ke Jawa Tengah, BRSN DPP PKS Perkuat Koordinasi Program Join PKS

16 Oktober 2026 - 08:16 WIB

DAMRI Perkuat Kompetensi Kapten Bus melalui Pelatihan Berkelanjutan

15 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Catatan M. Mujiburrohman : Ketika Hutan Kehilangan Rumah, Kita Kehilangan Kemanusiaan 

15 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Trending di RAGAM