Wartatrans.com, BOGOR — Rumah Budaya HMA mendapat kehormatan dengan kunjungan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Mesir, dalam sebuah pertemuan kebudayaan yang berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat hubungan kebudayaan antara Indonesia dan Mesir, khususnya melalui jalur sastra dan diplomasi budaya.
Pemilik Rumah Budaya HMA – Halimah Munawir menyambut langsung kedatangan perwakilan Mesir tersebut. Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak berdiskusi mengenai peluang kerja sama lintas negara, mulai dari pertukaran penulis dan penyair, penerjemahan karya sastra, hingga penyelenggaraan festival budaya bersama.

“Atas nama Rumah Budaya HMA, kami bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan ini. Semoga ke depan dapat terjalin kolaborasi konkret untuk harmonisasi Indonesia–Mesir melalui sastra dan budaya,” ujar Halimah Munawir.
Atase Pendidikan dan Kebudayaan Mesir menyampaikan apresiasi atas peran komunitas budaya di Indonesia yang dinilai aktif menjaga nilai-nilai peradaban, toleransi, dan dialog antarbangsa. Menurutnya, hubungan Indonesia dan Mesir memiliki ikatan sejarah yang panjang, tidak hanya dalam bidang pendidikan dan keagamaan, tetapi juga dalam perkembangan intelektual dan kebudayaan.
Sebagai informasi, Mesir selama ini dikenal sebagai salah satu pusat peradaban dunia dengan tradisi sastra yang kuat, sementara Indonesia memiliki keragaman budaya dan bahasa yang kaya. Kolaborasi kedua negara dinilai strategis untuk memperluas pemahaman lintas budaya serta memperkuat diplomasi lunak (soft diplomacy) di tingkat global.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju program-program bersama yang berkelanjutan, seperti residensi sastrawan, diskusi kebudayaan internasional, hingga penerbitan karya sastra Indonesia–Mesir dalam berbagai bahasa.*** (PG)




















