Menu

Mode Gelap
KAI Siapkan Transformasi Menuju World-Class Railway Operator 2030 Dua Dekade Menghidupkan Kembali Suara Radio Rimba Raya PTDI Naikkan Produksi Pesawat N219 12 Unit Setahun Pemprov DKI Jakarta Tawarkan 37 Proyek Senilai Rp115 Triliun Terus Dukung Pemulihan NTT, Kemenhub dan PT Meratus Salurkan Bantuan League Cup 2026 Tambah Laga, Kompetisi Indonesia Hadapi Tantangan Kalender dan Geografi

RAGAM

Rumah Budaya HMA Terima Kunjungan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Mesir, Dorong Kolaborasi Sastra dan Budaya Indonesia–Mesir

badge-check


 Rumah Budaya HMA Terima Kunjungan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Mesir, Dorong Kolaborasi Sastra dan Budaya Indonesia–Mesir Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Rumah Budaya HMA mendapat kehormatan dengan kunjungan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Mesir, dalam sebuah pertemuan kebudayaan yang berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat hubungan kebudayaan antara Indonesia dan Mesir, khususnya melalui jalur sastra dan diplomasi budaya.

Pemilik Rumah Budaya HMA – Halimah Munawir menyambut langsung kedatangan perwakilan Mesir tersebut. Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak berdiskusi mengenai peluang kerja sama lintas negara, mulai dari pertukaran penulis dan penyair, penerjemahan karya sastra, hingga penyelenggaraan festival budaya bersama.

“Atas nama Rumah Budaya HMA, kami bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan ini. Semoga ke depan dapat terjalin kolaborasi konkret untuk harmonisasi Indonesia–Mesir melalui sastra dan budaya,” ujar Halimah Munawir.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan Mesir menyampaikan apresiasi atas peran komunitas budaya di Indonesia yang dinilai aktif menjaga nilai-nilai peradaban, toleransi, dan dialog antarbangsa. Menurutnya, hubungan Indonesia dan Mesir memiliki ikatan sejarah yang panjang, tidak hanya dalam bidang pendidikan dan keagamaan, tetapi juga dalam perkembangan intelektual dan kebudayaan.

Sebagai informasi, Mesir selama ini dikenal sebagai salah satu pusat peradaban dunia dengan tradisi sastra yang kuat, sementara Indonesia memiliki keragaman budaya dan bahasa yang kaya. Kolaborasi kedua negara dinilai strategis untuk memperluas pemahaman lintas budaya serta memperkuat diplomasi lunak (soft diplomacy) di tingkat global.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju program-program bersama yang berkelanjutan, seperti residensi sastrawan, diskusi kebudayaan internasional, hingga penerbitan karya sastra Indonesia–Mesir dalam berbagai bahasa.*** (PG)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dua Dekade Menghidupkan Kembali Suara Radio Rimba Raya

29 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Radio Rimba Raya Resmi Ditetapkan Sebagai Situs Cagar Budaya

28 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Kunjungi Green Port Terminal Teluk Lamong, Kemenhub Apresiasi Komitmen TTL Wujudkan Net Zero Emission 2060

28 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kolaborasi dengan Pengguna Jasa melalui Voice of Customer

28 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Dinsos Tolak Ajuan Keringanan Pasien Miskin Non BPJS di RS dr. Slamet Garut 

28 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Ketua DEN Minta Perbaikan Program MBG Lewat Digitalisasi

28 Agustus 2026 - 14:26 WIB

“Jakarta Kulminasi”, Lima Bola Besar Tandai Momentum 500 Tahun Jakarta

28 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Pemerintah Dorong Industri Baterai Nikel, MOLINAS Masuk Rantai Hilirisasi

28 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Film Black Coffee Angkat Perjuangan Tunanetra dan Budaya Gayo ke Layar Lebar

28 Agustus 2026 - 12:19 WIB

KIP Dorong Keterbukaan Informasi Tak Sekadar Predikat Informatif

28 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Trending di RAGAM