Menu

Mode Gelap
Ramaikan GBK, Penonton Pertandingan Persija-Persib Tembus 58.961 Aceh Coffee Day Rayakan Dua Tahun Hari Kopi Aceh Dihelat 15 September 2026 Bidik Ekosistem Umrah Terintegrasi, JARDY Travel Gandeng BPRS Harum Hikmahnugraha Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Buka Akses Masyarakat Saksikan Langsung MTQ Nasional XXXI di Semarang KAI Daop 4 Semarang Siap Layani Mobilitas Masyarakat pada MTQ Nasional XXXI, Penumpang Melonjak Naik KAI Daop 1 Jakarta Gunakan 6,5 Juta Liter B50, Operasional KA Tetap Lancar

ANJUNGAN

Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kolaborasi dengan Pengguna Jasa melalui Voice of Customer

badge-check


 Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kolaborasi dengan Pengguna Jasa melalui Voice of Customer Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten terus memperkuat komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepelabuhanan melalui komunikasi dan kolaborasi bersama para pengguna jasa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Voice of Customer (VoC) yang digelar di The Surosowan Room, Hotel The Royale Krakatau, Cilegon, Kamis (27/8).

Kegiatan tersebut menjadi forum bagi Pelindo Regional 2 Banten untuk mendengarkan secara langsung masukan, kebutuhan, serta harapan para pengguna jasa terhadap pelayanan kepelabuhanan. Kegiatan dihadiri oleh jajaran Pelindo Regional 2, perwakilan asosiasi kepelabuhanan, serta para pengguna jasa Pelindo yang beraktivitas di wilayah Banten.

Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Budi Prasetio, mengatakan Voice of Customer merupakan bagian penting dari upaya Pelindo untuk memastikan pelayanan yang diberikan dapat menjawab kebutuhan pengguna jasa. Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan perspektif internal perusahaan, tetapi perlu dibangun melalui komunikasi dan dialog secara langsung dengan pelanggan.

“Bagi kami, suara pelanggan adalah bagian penting dalam proses perbaikan. Kami ingin mendengar secara langsung apa yang sudah baik, apa yang masih menjadi kendala, dan apa yang menjadi harapan pengguna jasa ke depan. Masukan tersebut akan menjadi bahan bagi kami untuk melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar Budi.

Menurut Budi, Pelindo memandang pengguna jasa bukan sekadar sebagai penerima layanan, melainkan sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem kepelabuhanan yang semakin efisien, kompetitif, dan berkelanjutan.

Ia menambahkan, perkembangan industri dan perdagangan yang semakin dinamis menuntut pelayanan kepelabuhanan untuk terus beradaptasi. Karena itu, Pelindo Regional 2 Banten berkomitmen memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder, termasuk asosiasi dan para pelaku usaha yang menjadi bagian dari ekosistem kepelabuhanan.

“Kami tidak ingin hanya memberikan pelayanan, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan pengguna jasa. Kalau ada hal yang masih perlu diperbaiki, mari kita komunikasikan bersama. Kalau ada proses yang bisa dibuat lebih sederhana, lebih cepat, dan lebih efisien, itu yang akan kita dorong,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Pelindo Regional 2 Banten menerima masukan dan pandangan dari berbagai asosiasi kepelabuhanan yang mewakili kepentingan pengguna jasa. Di antaranya DPC INSA Banten, DPW APBMI Banten, DPD ISAA Banten, DPD APTRINDO Banten, GINSI dan GPEI Banten, serta Kadin Pelabuhan Banten.

Kehadiran berbagai asosiasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dua arah antara Pelindo dengan pengguna jasa. Berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan bagi Pelindo untuk memahami kebutuhan industri sekaligus mengidentifikasi ruang perbaikan dalam pelayanan kepelabuhanan.

Budi menegaskan, setiap masukan yang disampaikan dalam forum tersebut akan menjadi bagian dari evaluasi Pelindo Regional 2 Banten, baik yang berkaitan dengan pelayanan kapal dan barang, proses operasional, maupun aspek pelayanan kepada pengguna jasa secara keseluruhan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap masukan tidak berhenti sebagai diskusi dalam forum. Apa yang disampaikan hari ini akan kami catat, evaluasi, dan tindak lanjuti sesuai dengan kewenangan dan kemampuan kami. Tujuan akhirnya adalah bagaimana pengguna jasa mendapatkan pelayanan yang semakin baik,” tutur Budi.

Lebih lanjut, Budi menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan di pelabuhan memiliki dampak yang lebih luas terhadap perekonomian. Pelabuhan yang efisien akan membantu memperlancar arus barang, meningkatkan konektivitas, serta mendukung daya saing industri dan perdagangan di wilayah Banten.

“Pelabuhan bukan berdiri sendiri. Di belakang setiap kapal yang datang, setiap barang yang bergerak, ada kegiatan industri, perdagangan, tenaga kerja, dan roda ekonomi masyarakat. Karena itu, peningkatan pelayanan pelabuhan pada akhirnya juga merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk menggerakkan perekonomian,” ujarnya.

Melalui kegiatan Voice of Customer, Pelindo Regional 2 Banten berharap komunikasi dengan pengguna jasa dapat berlangsung secara berkelanjutan. Forum tersebut sekaligus menjadi ruang kolaborasi untuk mengidentifikasi berbagai tantangan dalam ekosistem kepelabuhanan dan mencari solusi bersama.

Budi menambahkan bahwa pelabuhan yang baik bukan hanya diukur dari fasilitas yang dimiliki, tetapi juga dari kemampuan operator dalam memahami kebutuhan pengguna jasa dan menghadirkan pelayanan yang konsisten.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pengguna jasa dan asosiasi yang hadir dan menyampaikan masukan secara terbuka. Ini menjadi energi bagi kami untuk terus berbenah. Pelindo Regional 2 Banten ingin tumbuh bersama pengguna jasa, karena keberhasilan pelabuhan juga merupakan keberhasilan seluruh ekosistem yang ada di dalamnya,” pungkas Budi.(ahmad)

Baca Lainnya

KAI Daop 1 Jakarta Gunakan 6,5 Juta Liter B50, Operasional KA Tetap Lancar

12 September 2026 - 15:43 WIB

Gempa M6,5 Guncang Laut Jawa, Getaran Dirasakan di Jakarta hingga Jawa Tengah

12 September 2026 - 07:25 WIB

KRL Terdampak Gempa, KAI Commuter Lakukan Pemeriksaan Jalur Sabtu Pagi

12 September 2026 - 07:14 WIB

Lawang Sewu Tarik 376 Ribu Pengunjung hingga Agustus 2026, Sejarah Kereta Api Jadi Daya Tarik

11 September 2026 - 21:59 WIB

Serukan Peningkatan Keselamatan Transportasi, Menhub Dudy Kumpulkan UPT se-Jawa Timur

11 September 2026 - 21:47 WIB

Potensi Rp8.000 Triliun Industri Olahraga dan Tantangan Monetisasi

11 September 2026 - 21:36 WIB

Bansos Digital Jangkau 50 Juta Warga

11 September 2026 - 21:31 WIB

LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Target Angkut hingga 80.000 Penumpang/Hari

11 September 2026 - 21:25 WIB

Strategi Urai Kepadatan dan Perkuat Layanan Ketapang-Gilimanuk jadi Bahasan Menarik

11 September 2026 - 19:06 WIB

Kunjungi AirNav Indonesia, Presiden ICAO Apresiasi Fasilitas New JATSC

11 September 2026 - 18:57 WIB

Trending di BANDARA