Menu

Mode Gelap
Bhayangkari dan Polwan Peduli, Korban Kebakaran Muara Angke, Salurkan Ratusan Paket Bantuan Kunjungi Green Port Terminal Teluk Lamong, Kemenhub Apresiasi Komitmen TTL Wujudkan Net Zero Emission 2060 Bupati Aceh Tengah Temukan Siswa SMKN 1 Takengon Main Domino dan Merokok Saat Jam Belajar Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kolaborasi dengan Pengguna Jasa melalui Voice of Customer Dinsos Tolak Ajuan Keringanan Pasien Miskin Non BPJS di RS dr. Slamet Garut  Ditjen Hubdat Mulai Normalisasi Kendaraan ODOL di Kalimantan Timur

ANJUNGAN

Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kolaborasi dengan Pengguna Jasa melalui Voice of Customer

badge-check


 Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kolaborasi dengan Pengguna Jasa melalui Voice of Customer Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten terus memperkuat komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepelabuhanan melalui komunikasi dan kolaborasi bersama para pengguna jasa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Voice of Customer (VoC) yang digelar di The Surosowan Room, Hotel The Royale Krakatau, Cilegon, Kamis (27/8).

Kegiatan tersebut menjadi forum bagi Pelindo Regional 2 Banten untuk mendengarkan secara langsung masukan, kebutuhan, serta harapan para pengguna jasa terhadap pelayanan kepelabuhanan. Kegiatan dihadiri oleh jajaran Pelindo Regional 2, perwakilan asosiasi kepelabuhanan, serta para pengguna jasa Pelindo yang beraktivitas di wilayah Banten.

Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Budi Prasetio, mengatakan Voice of Customer merupakan bagian penting dari upaya Pelindo untuk memastikan pelayanan yang diberikan dapat menjawab kebutuhan pengguna jasa. Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan perspektif internal perusahaan, tetapi perlu dibangun melalui komunikasi dan dialog secara langsung dengan pelanggan.

“Bagi kami, suara pelanggan adalah bagian penting dalam proses perbaikan. Kami ingin mendengar secara langsung apa yang sudah baik, apa yang masih menjadi kendala, dan apa yang menjadi harapan pengguna jasa ke depan. Masukan tersebut akan menjadi bahan bagi kami untuk melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar Budi.

Menurut Budi, Pelindo memandang pengguna jasa bukan sekadar sebagai penerima layanan, melainkan sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem kepelabuhanan yang semakin efisien, kompetitif, dan berkelanjutan.

Ia menambahkan, perkembangan industri dan perdagangan yang semakin dinamis menuntut pelayanan kepelabuhanan untuk terus beradaptasi. Karena itu, Pelindo Regional 2 Banten berkomitmen memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder, termasuk asosiasi dan para pelaku usaha yang menjadi bagian dari ekosistem kepelabuhanan.

“Kami tidak ingin hanya memberikan pelayanan, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan pengguna jasa. Kalau ada hal yang masih perlu diperbaiki, mari kita komunikasikan bersama. Kalau ada proses yang bisa dibuat lebih sederhana, lebih cepat, dan lebih efisien, itu yang akan kita dorong,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Pelindo Regional 2 Banten menerima masukan dan pandangan dari berbagai asosiasi kepelabuhanan yang mewakili kepentingan pengguna jasa. Di antaranya DPC INSA Banten, DPW APBMI Banten, DPD ISAA Banten, DPD APTRINDO Banten, GINSI dan GPEI Banten, serta Kadin Pelabuhan Banten.

Kehadiran berbagai asosiasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dua arah antara Pelindo dengan pengguna jasa. Berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan bagi Pelindo untuk memahami kebutuhan industri sekaligus mengidentifikasi ruang perbaikan dalam pelayanan kepelabuhanan.

Budi menegaskan, setiap masukan yang disampaikan dalam forum tersebut akan menjadi bagian dari evaluasi Pelindo Regional 2 Banten, baik yang berkaitan dengan pelayanan kapal dan barang, proses operasional, maupun aspek pelayanan kepada pengguna jasa secara keseluruhan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap masukan tidak berhenti sebagai diskusi dalam forum. Apa yang disampaikan hari ini akan kami catat, evaluasi, dan tindak lanjuti sesuai dengan kewenangan dan kemampuan kami. Tujuan akhirnya adalah bagaimana pengguna jasa mendapatkan pelayanan yang semakin baik,” tutur Budi.

Lebih lanjut, Budi menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan di pelabuhan memiliki dampak yang lebih luas terhadap perekonomian. Pelabuhan yang efisien akan membantu memperlancar arus barang, meningkatkan konektivitas, serta mendukung daya saing industri dan perdagangan di wilayah Banten.

“Pelabuhan bukan berdiri sendiri. Di belakang setiap kapal yang datang, setiap barang yang bergerak, ada kegiatan industri, perdagangan, tenaga kerja, dan roda ekonomi masyarakat. Karena itu, peningkatan pelayanan pelabuhan pada akhirnya juga merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk menggerakkan perekonomian,” ujarnya.

Melalui kegiatan Voice of Customer, Pelindo Regional 2 Banten berharap komunikasi dengan pengguna jasa dapat berlangsung secara berkelanjutan. Forum tersebut sekaligus menjadi ruang kolaborasi untuk mengidentifikasi berbagai tantangan dalam ekosistem kepelabuhanan dan mencari solusi bersama.

Budi menambahkan bahwa pelabuhan yang baik bukan hanya diukur dari fasilitas yang dimiliki, tetapi juga dari kemampuan operator dalam memahami kebutuhan pengguna jasa dan menghadirkan pelayanan yang konsisten.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pengguna jasa dan asosiasi yang hadir dan menyampaikan masukan secara terbuka. Ini menjadi energi bagi kami untuk terus berbenah. Pelindo Regional 2 Banten ingin tumbuh bersama pengguna jasa, karena keberhasilan pelabuhan juga merupakan keberhasilan seluruh ekosistem yang ada di dalamnya,” pungkas Budi.(ahmad)

Baca Lainnya

Kunjungi Green Port Terminal Teluk Lamong, Kemenhub Apresiasi Komitmen TTL Wujudkan Net Zero Emission 2060

28 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Ditjen Hubdat Mulai Normalisasi Kendaraan ODOL di Kalimantan Timur

28 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Layani 75,9 Juta Pelanggan dan Perkuat Mobilitas Perkotaan

28 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Kemenhub Kukuhkan 25 Auditor ISPS Code

28 Agustus 2026 - 15:01 WIB

InJourney Group Ramaikan Garuda Indonesia Travel Fair 2026

28 Agustus 2026 - 14:52 WIB

KKP Tangkap Kapal Diduga Pelaku Bom Ikan di Perairan Spermonde

28 Agustus 2026 - 13:48 WIB

KRL Rangkasbitung Hanya Beroperasi hingga Palmerah Imbas Kerumunan Massa

28 Agustus 2026 - 13:42 WIB

“Jakarta Kulminasi”, Lima Bola Besar Tandai Momentum 500 Tahun Jakarta

28 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Pemerintah Dorong Industri Baterai Nikel, MOLINAS Masuk Rantai Hilirisasi

28 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Film Black Coffee Angkat Perjuangan Tunanetra dan Budaya Gayo ke Layar Lebar

28 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Trending di SENI BUDAYA