Menu

Mode Gelap
Ramaikan GBK, Penonton Pertandingan Persija-Persib Tembus 58.961 Aceh Coffee Day Rayakan Dua Tahun Hari Kopi Aceh Dihelat 15 September 2026 Bidik Ekosistem Umrah Terintegrasi, JARDY Travel Gandeng BPRS Harum Hikmahnugraha Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Buka Akses Masyarakat Saksikan Langsung MTQ Nasional XXXI di Semarang KAI Daop 4 Semarang Siap Layani Mobilitas Masyarakat pada MTQ Nasional XXXI, Penumpang Melonjak Naik KAI Daop 1 Jakarta Gunakan 6,5 Juta Liter B50, Operasional KA Tetap Lancar

SENI BUDAYA

“Jakarta Kulminasi”, Lima Bola Besar Tandai Momentum 500 Tahun Jakarta

badge-check


 “Jakarta Kulminasi”, Lima Bola Besar Tandai Momentum 500 Tahun Jakarta Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Sebuah ekspresi seni publik bertajuk “Jakarta Kulminasi – Satu Hari Tanpa Bayangan” akan hadir di kawasan Bundaran HI, Jakarta. Karya ini mengajak masyarakat berinteraksi langsung dengan ruang publik melalui aktivitas menggulirkan lima bola besar sebagai simbol gerak, kehadiran, dan respons manusia terhadap perubahan.

Kegiatan yang berlangsung pada 30 Agustus 2026 pukul 05.30–09.30 WIB tersebut menjadi bagian dari momentum peringatan 500 Tahun Jakarta, sekaligus membawa semangat Jakarta sebagai “Kota Global dan Berbudaya.”

Dalam konsep karya tersebut, koran ditempatkan sebagai simbol berita, pengetahuan, sekaligus rekaman kehidupan yang terus bergerak. Sementara bola menjadi representasi kehadiran manusia, gerak, serta kemampuan masyarakat merespons berbagai perubahan yang terjadi di sekitarnya.

Lima bola besar yang digulirkan di kawasan Bundaran HI tidak sekadar menjadi objek visual, tetapi juga menjadi medium interaksi antara karya seni, masyarakat, dan ruang kota.

Melalui pendekatan seni publik, masyarakat tidak hanya ditempatkan sebagai penonton, melainkan menjadi bagian dari proses penciptaan karya. Gerak masyarakat dan respons terhadap instalasi tersebut menjadi bagian penting dari pengalaman artistik.

Karya “Jakarta Kulminasi — Satu Hari Tanpa Bayangan” digagas oleh seniman Gogor Purwoko, dengan Hilmi Faiq sebagai kurator.

Kehadiran karya ini sekaligus memperlihatkan bagaimana ruang publik Jakarta dapat menjadi ruang perjumpaan antara seni, masyarakat, sejarah, dan dinamika kota. Momentum 500 tahun Jakarta pun tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga melalui pengalaman seni yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Jakarta Kulminasi menjadi sebuah ajakan untuk melihat Jakarta bukan hanya sebagai sebuah kota yang terus tumbuh, tetapi juga sebagai ruang kehidupan yang senantiasa bergerak, berubah, dan membentuk pengalaman bersama warganya.*** (Bening)

Baca Lainnya

Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, KKP Dorong Pengembangan Budi Daya Lobster

11 September 2026 - 08:35 WIB

AMIN ABDULLAH, Direktur Musik Kemenekraf Luncurkan Single “Biarkan Ada Ruang di Antara Kita” 

9 September 2026 - 21:06 WIB

Menelusuri Jejak Kereta Api Masa Lalu lewat KAI Explore Kedungjati–Tuntang

9 September 2026 - 13:54 WIB

FKSTIM Desak Transparansi Pemilihan DKJ, Wacana PTUN hingga Pembubaran AJ Mengemuka

8 September 2026 - 22:18 WIB

Kholbi Berani Dorong Expert Saat Casting Dhot Design The Movie, Dream Ticket Masih Lepas

8 September 2026 - 15:59 WIB

SANFFEST 2026 Kembali, Hadirkan Nilai Al-Qur’an untuk Menjawab Tantangan Zaman

8 September 2026 - 12:17 WIB

Satu Dekade IDPFEST, Amin Abdullah: Ekki Soekarno Berhasil Bikin Drum dan Perkusi Jadi Populer

7 September 2026 - 10:38 WIB

Dica Melo Curi Perhatian di Panggung Satu Dekade IDPFest, Madeena Tampil Patriotik

6 September 2026 - 13:01 WIB

Delisha Okta Mahasiswi di Jogya, Mendekati 1 Juta Streams dari Playlist di Spotify, Kini Rilis ‘Akhir Cerita’ Single Ke-19

6 September 2026 - 08:09 WIB

Ketika Puisi Menjadi Langit dan Bumi

5 September 2026 - 21:54 WIB

Trending di SENI BUDAYA