Menu ✖

Mode Gelap
Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius KRL Buatan INKA Bermasalah Lagi, Dua Rangkaian Gangguan hingga 5 Perjalanan Dibatalkan KAI Siapkan Integrasi LRT Jakarta dan Stasiun Manggarai, 8,17 Juta Aktivitas KRL Tercatat Hingga 2026, KAI Rawat 17.025 Bantalan Rel KA Beton dan 3.556 Bantalan Sintetis KAI Daop 1 Jakarta Imbau Penumpang KA Tiba di Stasiun 1 Jam Sebelum Berangkat KPK Mengonfirmasi Clue Pejabat Jateng yang Kena OTT di Klaten adalah Ahmad Luthfi.

JALUR

Ditjen Hubdat Mulai Normalisasi Kendaraan ODOL di Kalimantan Timur

badge-check


 Ditjen Hubdat Mulai Normalisasi Kendaraan ODOL di Kalimantan Timur Perbesar

Wartatrans.com, BALIKPAPAN – Upaya penertiban kendaraan angkutan barang yang melebihi dimensi dan muatan atau Over Dimension Over Loading (ODOL) mulai diperkuat di Kalimantan Timur.

Sebanyak 69 kendaraan tercatat telah mendaftarkan diri untuk mengikuti proses normalisasi dan penyesuaian dimensi kendaraan.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan melalui BPTD Kelas II Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan normalisasi dan penyesuaian dimensi kendaraan angkutan barang tersebut di Plaza Balikpapan, Kamis (27/8).

Kegiatan ini digelar bersamaan dengan peluncuran layanan pick up dan drop off BTS Balikpapan City Trans serta layanan angkutan antarmoda rute Balikpapan–IKN.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan mengatakan, dari 69 kendaraan yang telah terdaftar untuk mengikuti proses normalisasi, 60 di antaranya berasal dari Samarinda.

“Hingga saat ini terdapat 69 kendaraan yang telah mendaftar ke BPTD Kelas II Kalimantan Timur untuk mengikuti proses normalisasi. Enam puluh kendaraan berasal dari Samarinda. Namun pada hari ini sebagai langkah awal atau kick off akan dilaksanakan kegiatan normalisasi pada 14 kendaraan,” kata Aan saat meninjau langsung kegiatan tersebut.

Menurut Aan, keikutsertaan perusahaan angkutan barang dalam program normalisasi secara sukarela menjadi sinyal positif dalam mendukung kebijakan penanganan kendaraan ODOL.

Ia menilai, partisipasi tersebut menunjukkan adanya kesadaran sekaligus komitmen dari pemilik kendaraan dan pelaku usaha angkutan barang untuk memenuhi ketentuan dimensi kendaraan yang berlaku.

Sejumlah perusahaan yang telah mendaftarkan kendaraan untuk mengikuti proses normalisasi antara lain PT Aldi Mitra Sejahtera, PT Perdana Semesta Perkasa, PT Nathan Najwa Logistik, PT Panen Abadi Logistik, dan PT Indo Kargo Nusantara.

Sementara itu, proses penyesuaian dimensi kendaraan melibatkan sejumlah perusahaan karoseri, yakni PT Expedisi Menara Samarinda, PT Pundi Satria Nusantara, dan PT Karunia Jaya Bangkit.

Aan mengapresiasi para operator dan perusahaan angkutan barang yang bersedia melakukan normalisasi kendaraan secara sukarela menggunakan biaya sendiri.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan kendaraan lebih dimensi dan lebih muatan sekaligus membangun budaya keselamatan dalam penyelenggaraan angkutan barang.

“Kami berharap dapat terus menjaga kolaborasi dan komitmen bersama untuk mempercepat penanganan kendaraan lebih dimensi dan muatan sekaligus mendorong terwujudnya sistem angkutan barang yang lebih berkeselamatan dan tertib,” ujarnya.

Pemerintah terus mendorong kolaborasi antara regulator, pelaku usaha, dan pihak terkait agar implementasi penanganan ODOL dapat berjalan secara bertahap. Normalisasi dan penyesuaian dimensi kendaraan diharapkan dapat mendukung terciptanya angkutan barang yang memenuhi ketentuan serta meningkatkan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan.(fahmi)

Baca Lainnya

Baketrans Rumuskan Prioritas Kebijakan Transportasi Nasional

16 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok

15 Oktober 2026 - 23:04 WIB

DAMRI Perkuat Kompetensi Kapten Bus melalui Pelatihan Berkelanjutan

15 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Peduli Pendidikan, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Beasiswa untuk 50 Peserta Didik

15 Oktober 2026 - 19:55 WIB

Platform Time Out Sebut Penumpang LRT Jakarta Juli 2026 Turun 6,81%

15 Oktober 2026 - 19:17 WIB

BGN Didorong Adopsi Teknologi Grab untuk Pantauan MBG

15 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Green SM Sewakan Kendaraan ke Pengemudi Rp254 Ribu per Hari

15 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Perluas Pasar Ekspor-Impor, IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand

14 Oktober 2026 - 18:42 WIB

2 Bus Hidrogen Transjakarta Siap Operasi pada 2028

14 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Pertamina Geothermal Energy Optimalkan Pengembangan Panas Bumi,  Intensifkan Pengeboran di Sejumlah Wilayah Operasional

13 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Trending di NASIONAL