Menu

Mode Gelap
Daimler Truck Operasikan Pusat Suku Cadang Global di Jerman, Pasokan Mercedes-Benz Indonesia Dipastikan Makin Cepat Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang Paradoks Lansia Indonesia: Menua dalam Jeratan Sektor Informal Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026 Berkat Strategi Komunikasi Digital yang Inovatif Semester I 2026, Penumpang KAI Divre III Palembang Tembus 603.967 Orang, Naik 11 Persen Kepala Dinas Keuangan Subulussalam Belum Dilantik Meski Lelang Jabatan Selesai, Publik Pertanyakan Alasannya

Uncategorized

Herty Purba Produksi Film Perdana Heart Pictures, Jadi Sarana Pembelajaran Industri Film

badge-check


 Herty Purba Produksi Film Perdana Heart Pictures, Jadi Sarana Pembelajaran Industri Film Perbesar

Herty Purba Produksi Film Perdana Heart Pictures, Jadi Sarana Pembelajaran Industri Film

JAKARTA — Setelah melepas kiprahnya di industri televisi, Herty Purba kini menapaki babak baru di industri film nasional. Melalui perusahaan produksi miliknya, Heart Pictures, Herty memproduksi film layar lebar perdana berjudul Tolong Saya dengan latar Korea Selatan dan subjudul Do Wa Ku Se Yo.

Herty mengungkapkan, pemilihan nuansa Korea Selatan bukan tanpa alasan. Menurutnya, karakter cerita Korea memiliki irisan emosi yang dekat dengan masyarakat Indonesia, sekaligus tengah digemari penonton Tanah Air.

“Kenapa harus cerita dengan nuansa Korea Selatan, karena ceritanya beririsan dengan cerita kita. Dan yang lebih penting, cerita berbau Korea sedang diburu penikmat film Indonesia,” ujar Herty saat menjadi pembicara dalam Festival Film Horor bertema #Film Horor Korea Tren Film Indonesia di Pictum Cafe and Resto, Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (13/2/2026).

Ia menambahkan, proses syuting film tersebut di Korea Selatan berjalan lancar berkat dukungan penuh dari pemerintah setempat serta komunitas warga Indonesia di Negeri Ginseng.

“Selama syuting di sana kami didukung penuh oleh pemerintah Korea dan komunitas warga Indonesia. Jadi jalannya produksi aman dan lancar,” ujar perempuan berdarah Batak itu dengan penuh antusias.

Herty menilai, pesatnya kemajuan industri film Korea tidak terlepas dari peran aktif pemerintah dalam membangun ekosistem perfilman yang sehat dan berkelanjutan.

“Karena pemerintah Korea mendukung industri film, maka industrinya maju pesat. Mestinya pemerintah kita bisa meniru, supaya industri film kita tumbuh sehat dan film Indonesia bisa mendunia,” katanya berapi-api.

Tak segan mengakui proses belajarnya, Herty menyebut banyak menyerap ilmu dari sineas Korea, baik dari sisi produksi maupun pendekatan cerita.

“Saya banyak belajar dari sineas Korea. Pola produksi dan kekuatan cerita film Korea juga berpengaruh terhadap arah produksi film di perusahaan kami,” ungkapnya.

Ke depan, Heart Pictures tidak hanya akan memproduksi film horor klasik, tetapi juga menggarap genre horor urban yang dinilai memiliki pasar besar di Indonesia.

“Cerita horor urban juga menarik dan diminati. Ke depan, kami akan memproduksi film horor urban,” ujarnya.

Terkait wacana penyelenggaraan Festival Film Horor serta Anugerah Film HOKI (Horor dan Komedi) yang digagas komunitas jurnalis, Herty menyambut positif rencana tersebut.

“Kalau sampai terwujud tentu sangat bagus. Bisa menjadi penyeimbang festival lain. Saya sangat mendukung Anugerah Film Horor dan Komedi yang digagas teman-teman wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Hiburan Indonesia,” pungkasnya. (Buyil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang

1 Juli 2026 - 18:04 WIB

Paradoks Lansia Indonesia: Menua dalam Jeratan Sektor Informal

1 Juli 2026 - 17:50 WIB

Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026 Berkat Strategi Komunikasi Digital yang Inovatif

1 Juli 2026 - 17:36 WIB

Catatan Halimah Munawir: Kebahagiaan Seorang Ibu adalah Hadir di Setiap Langkah Anak

1 Juli 2026 - 14:25 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Pemkot Jakarta Utara Tanam 665 Pohon

1 Juli 2026 - 13:11 WIB

Catatan Iwan Piliang: Saatnya Pengusaha Indonesia Berhenti Bergantung pada Proyek Pemerintah

1 Juli 2026 - 12:45 WIB

Kota Subulussalam Dilanda Defisit Anggaran, Kinerja Pemko dan DPRK Dipertanyakan

1 Juli 2026 - 12:14 WIB

Rentenir Berkedok Koperasi Disebut Kembali Marak di Kota Langsa, Warga Minta Penindakan

1 Juli 2026 - 12:02 WIB

Miris, Dua Perangkat Desa Sungai Pauh Firdaus Tanpa Alasan Jelas dan Tanpa SP 1 & 2 Diberhentikan

1 Juli 2026 - 11:15 WIB

Pelepasan Peserta PPN XIV di Bandara SIM, Panitia Pastikan Misi Sastra dan Budaya Aceh Terus Berlanjut

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Trending di SENI BUDAYA