Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 yang mengguncang wilayah Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (15/8/2026) sore, turut dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah.
Gempa terjadi sekitar pukul 17.54.52 WIB dengan pusat gempa berada di sekitar Simalungun, Sumatera Utara, pada kedalaman 163 kilometer. BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Di Aceh Tengah, guncangan terasa cukup lama. Masyarakat yang sedang melakukan berbagai aktivitas langsung menghentikan kegiatan dan keluar dari rumah maupun bangunan.
Sejumlah warga tampak panik dan berhamburan ke luar rumah karena khawatir terjadi kerusakan atau bangunan roboh akibat guncangan gempa.
“Gempa terasa lumayan lama. Masyarakat yang sedang beraktivitas langsung menghentikan aktivitasnya dan keluar rumah karena takut bangunan roboh,” ujar warga Aceh Tengah.
Berdasarkan data intensitas yang diberitakan dari informasi BMKG, Aceh Tengah termasuk wilayah yang merasakan gempa pada skala III–IV MMI. Getaran juga dirasakan di sejumlah wilayah Aceh lainnya, termasuk Aceh Selatan, Nagan Raya, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, Banda Aceh dan Bener Meriah.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh laporan mengenai adanya korban jiwa maupun kerusakan bangunan di Aceh Tengah akibat guncangan tersebut.
Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi, serta memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah. Jika terdapat retakan atau kerusakan pada bangunan, warga disarankan menjauh dari lokasi tersebut.
Data Gempa:
– Magnitudo: 6,4
– Waktu: 15 Agustus 2026, 17.54.52 WIB
– Koordinat: 2,97° LU – 98,95° BT
– Kedalaman: 163 km
– Pusat: wilayah Simalungun, Sumatera Utara
– Tidak berpotensi tsunami
– Aceh Tengah: III–IV MMI
Laporan: Kamaruzzaman


























