Menu

Mode Gelap
Optimalisasi Layanan Pelabuhan, Kemenhub Hibahkan Aset BMN ke Pemkab Mamuju KAI Daop 1 Jakarta Tambah Perjalanan KA, Akses ke Yogyakarta, Solo, Cilacap, dan Bandung Semakin Fleksibel Aceh Dihadapkan Dua Krisis: Banjir Meluas dan Sorotan Pelanggaran Moral di Media Sosial Ini Respon Kemenhub Terkait Info Rencana Pemberian Akses Overflight Pesawat Militer Asing  PTP Nonpetikemas Perkuat Layanan Bongkar Muat Bijih Timah di Tanjung Pandan FFH Ke-5 Tegaskan Sensor Bukan Hambatan, Tapi Strategi Kreatif Perfilman Horor

PERISTIWA

Silaturahmi  Walikota Jakarta Timur dengan Lembaga Kemasyarakatan, Perkuat Stabilitas Sosial dan Kerukuan Masyarakat

badge-check


 Silaturahmi  Walikota Jakarta Timur dengan Lembaga Kemasyarakatan, Perkuat Stabilitas Sosial dan Kerukuan Masyarakat Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar silaturahmi dengan Lembaga Kemasyarakatan serta Tim Terpadu Suku Badan Bangsa dan Politik Kota Administrasi Jakarta Timur, Kegiatan bertujuan memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Timur, acara ini berlangsung di Gedung Serbaguna Blok C, Kantor Walikota Jakarta Timur, Selasa (13/1/2026).

Silaturahmi dibuka Wakil Walikota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto, yang didampingi Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Timur Bambang Pangestu. Kegiatan ini diikuti 80 peserta, terdiri dari unsur TNI, Polri, Kejaksaan, BIN, Forum Kerukunan Umat Beragama, Forum Pembauran Kebangsaan, FKDM, dan Paskibra Jakarta Timur. Hadir juga para kelapa suku dinas dan perwakilan 10 kecamatan di wilayah Jakarta Timur.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas unsur dalam menjaga stabilitas sosial, keamanan, dan kerukunan masyarakat.

Acara yang berlangsung di lingkungan Kantor Walikota Jakarta Timur tersebut dihadiri Wakil Walikota Jakarta Timur Kusmanto, S.Sos., M.Si., jajaran pejabat Pemkot JakTim, unsur TNI-Polri, Kejaksaan, BINDA, para camat, serta perwakilan lembaga kemasyarakatan seperti FKUB, FPK, FKDM, TPPO, TPPA, Tim Waspada Dini, dan Tim Terpadu Pengawasan Ormas.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Jakarta Timur, Kusmanto, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa Jakarta Timur memiliki tantangan kompleks karena luas wilayah dan keberagaman masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah konflik sosial, tawuran, radikalisme, serta gangguan ketertiban umum.

“Jakarta Timur harus dijaga bersama. Keamanan dan kerukunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat,” ujar Kusmanto.

“Ini momen yang sangat baik. Saya terima kasih kepada Kesbangpol Jakarta Timur yang telah mengumpulkan seluruh lembaga kemasyarakatan dan tim terpadu,” kata Kusmanto.

“Mudah-mudahan dengan pertemuan ini kita saling mengingatkan pentingnya menjaga keamanan. Kita tahu di Jakarta Timur ini banyak sering terjadi konflik, khususnya tawuran, ini salah satu PR (pekerjaan rumah) yang sangat penting. Mudah-mudahan dengan pertemuan ini, kita bisa redakan semua. Kita beri kesadaran kepada masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang tadi yang membawa hal yang tidak baik di wilayah Jakarta Timur,” ujarnya.

Sementara itu, Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Timur Eliazer Hutapea, S.E., M.M, menjelaskan bahwa keberadaan lembaga kemasyarakatan dan tim terpadu memiliki dasar hukum yang jelas, mulai dari UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah hingga regulasi terkait organisasi kemasyarakatan dan kewaspadaan dini.

Dalam sesi dialog, sejumlah perwakilan lembaga menyampaikan aspirasi dan usulan program, di antaranya pembentukan “Sekolah Kerukunan” untuk mencegah perundungan dan kekerasan di lingkungan pendidikan, penguatan sosialisasi pencegahan tawuran, serta optimalisasi peran FKDM dan FPK hingga tingkat kecamatan.

Pemkot Jakarta Timur menyambut baik berbagai masukan tersebut dan berkomitmen menindaklanjutinya melalui koordinasi lintas sektor, khususnya menjelang momentum rawan seperti bulan Ramadan.

Kegiatan silaturahmi ditutup dengan penegasan komitmen bersama untuk menjaga Jakarta Timur tetap aman, rukun, dan kondusif melalui dialog, musyawarah, serta kerja sama berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat.*** (LEP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aceh Dihadapkan Dua Krisis: Banjir Meluas dan Sorotan Pelanggaran Moral di Media Sosial

13 April 2026 - 19:00 WIB

Efisiensi Anggaran, Pemkot Depok Alihkan Insentif Bimroh ke Guru Ngaji

13 April 2026 - 17:02 WIB

Dari Silaturahmi ke Strategi: FORWAN Mulai Bangun Arah Baru Organisasi

13 April 2026 - 09:33 WIB

Banjir Kembali Rendam Pidie Jaya, Wakil Bupati Minta Perhatian Serius Pemerintah Pusat

12 April 2026 - 20:48 WIB

Pemkot Semarang Tidak Melaksanakan WFH, Wamendagri Perintahkan untuk Memviralkan

12 April 2026 - 13:57 WIB

Semangat Kartini Di Cijeruk Bersama Halimah Munawir

11 April 2026 - 14:18 WIB

Kecelakaan Berulang di Silayur, Wali Kota Semarang Menyalahkan Tata Ruang dan Ujungnya Pengadaan Proyek

11 April 2026 - 12:28 WIB

Pelukis “Garis Liris” Titis Djabarudin Berpulang, Dunia Seni Kehilangan Sosok Puitik

11 April 2026 - 00:06 WIB

Pidie Jaya Kembali Terendam, Jalan Nasional Lumpuh

10 April 2026 - 20:38 WIB

Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pascalebaran Lebih Terkendali

10 April 2026 - 13:07 WIB

Trending di ANJUNGAN