Menu

Mode Gelap
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Prabowo Targetkan Bangun 30-50 Pabrik Etanol, Dorong Implementasi BBM E20 KAI: 61 Persen Aktivitas Penumpang Kereta Api Terjadi di Luar 10 Stasiun Terpadat Sambangi Masjid dan Warga Cileungsi Kidul Bogor, Jumat Berkah Wartawan Didoakan Supaya Terus Berbagi Dari Balik Drum ke Layar Kaca, Dica Melo Makin Bersinar Lewat Sinetron Indosiar Piala AFF 2026 Masuk YouTube, Reza Arap Picu Awal Revolusi Bisnis Hak Siar Olahraga ?

NASIONAL

Update Bencana Aceh Tamiang, 101 Orang Meninggal dan 18 Luka-luka

badge-check


 Update Bencana Aceh Tamiang, 101 Orang Meninggal dan 18 Luka-luka Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TAMIANG – Bencana alam hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang berdampak luas terhadap penduduk dan infrastruktur.

Berdasarkan laporan Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Badan Tropis Senyar, tercatat sebanyak 101 orang meninggal dunia dan 18 orang mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut.

Data sementara yang diperbarui pada Kamis, 15 Januari 2026 pukul 18.00 WIB mencatat, bencana ini berdampak pada 12 kecamatan dan 209 kampung di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. Selain korban jiwa, ribuan warga turut terdampak dan harus mengungsi.

Sebanyak 1.666 kepala keluarga atau 7.206 jiwa tercatat mengungsi di 72 titik pengungsian yang tersebar di sejumlah wilayah. Sementara itu, 73.444 kepala keluarga atau 289.161 jiwa lainnya terdampak namun tidak mengungsi.

Dampak kerusakan juga terjadi pada berbagai fasilitas umum dan permukiman warga. Tercatat 37.888 unit rumah terdampak dengan rincian rusak berat, rusak sedang, rusak ringan, hingga terendam banjir. Selain itu, kerusakan juga terjadi pada 723 kilometer jalan, 31 unit jembatan, serta 192 fasilitas layanan kesehatan.

Sektor ekonomi masyarakat turut terdampak signifikan. Lahan sawah seluas 7.529 hektare, kebun 713 hektare, serta perkebunan 430,5 hektare dilaporkan terdampak. Di sektor peternakan, sebanyak 137.094 ekor ternak turut terkena dampak bencana.

Kerusakan juga dilaporkan pada bangunan ruko dan kios, perkantoran, pasar, sarana pendidikan, serta 724 sarana ibadah dengan tingkat kerusakan bervariasi.

Hingga saat ini, pemerintah daerah bersama unsur terkait masih terus melakukan penanganan darurat, pendataan lanjutan, serta penyaluran bantuan bagi para korban. Masyarakat diimbau tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di wilayah Aceh Tamiang.(****)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Prabowo Targetkan Bangun 30-50 Pabrik Etanol, Dorong Implementasi BBM E20

17 Juli 2026 - 22:29 WIB

IPCC Kenalkan Ekosistem Logistik Otomotif kepada GIBEI FEB UNJ

17 Juli 2026 - 21:41 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar  Pemeriksaan TBC Gratis dan Santunan Anak Yatim di Kalibaru

17 Juli 2026 - 21:33 WIB

Sambut HUT Ke-13, IPC TPK Bukukan Peningkatan Kinerja Arus Peti Kemas 7 Persen

17 Juli 2026 - 21:24 WIB

Wujudkan Kepedulian Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Program TJSL Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar

17 Juli 2026 - 21:17 WIB

Dari Kolong Tol untuk Ketahanan Pangan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Panen Perdana TJSL Ikan Nila

17 Juli 2026 - 21:11 WIB

Pelindo Regional 2 Catat Pertumbuhan Positif di Seluruh Lini Layanan Kepelabuhanan

16 Juli 2026 - 20:38 WIB

Komitmen ASRI Berbuah Prestasi, IPCC Sabet Penghargaan Green and Smart Port 2026

16 Juli 2026 - 20:18 WIB

FIFGROUP Salurkan Rp1,88 Miliar Dana Bergulir Bagi 524 UMKM Binaan

16 Juli 2026 - 13:16 WIB

⁠Dukung Kelancaran Arus Logistik Pelabuhan, KSOP Utama Tanjung Priok berikan kebijakan penyesuaian YOR

16 Juli 2026 - 13:03 WIB

Trending di ANJUNGAN