Menu

Mode Gelap
Eks Bassist Zivilia Gabung The Orion, Formasi Baru Siap Tancap Gas dengan Tiga Single Bupati Banggai Mangkir Lagi, PTUN Palu Siapkan Tahapan Eksekusi 6 Kades KGP Menyusuri Pelosok Gayo, dari Pipa Air hingga Seragam Pramuka Pelaku Usaha Makin Selektif Pilih Mal MK Pulihkan Aturan Anti-Evergreening, Batasi Celah Perpanjangan Paten Obat Stasiun Karet Ditutup Mulai 1 September, Penumpang KRL Dialihkan ke BNI City

NASIONAL

Update Bencana Aceh Tamiang, 101 Orang Meninggal dan 18 Luka-luka

badge-check


 Update Bencana Aceh Tamiang, 101 Orang Meninggal dan 18 Luka-luka Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TAMIANG – Bencana alam hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang berdampak luas terhadap penduduk dan infrastruktur.

Berdasarkan laporan Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Badan Tropis Senyar, tercatat sebanyak 101 orang meninggal dunia dan 18 orang mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut.

Data sementara yang diperbarui pada Kamis, 15 Januari 2026 pukul 18.00 WIB mencatat, bencana ini berdampak pada 12 kecamatan dan 209 kampung di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. Selain korban jiwa, ribuan warga turut terdampak dan harus mengungsi.

Sebanyak 1.666 kepala keluarga atau 7.206 jiwa tercatat mengungsi di 72 titik pengungsian yang tersebar di sejumlah wilayah. Sementara itu, 73.444 kepala keluarga atau 289.161 jiwa lainnya terdampak namun tidak mengungsi.

Dampak kerusakan juga terjadi pada berbagai fasilitas umum dan permukiman warga. Tercatat 37.888 unit rumah terdampak dengan rincian rusak berat, rusak sedang, rusak ringan, hingga terendam banjir. Selain itu, kerusakan juga terjadi pada 723 kilometer jalan, 31 unit jembatan, serta 192 fasilitas layanan kesehatan.

Sektor ekonomi masyarakat turut terdampak signifikan. Lahan sawah seluas 7.529 hektare, kebun 713 hektare, serta perkebunan 430,5 hektare dilaporkan terdampak. Di sektor peternakan, sebanyak 137.094 ekor ternak turut terkena dampak bencana.

Kerusakan juga dilaporkan pada bangunan ruko dan kios, perkantoran, pasar, sarana pendidikan, serta 724 sarana ibadah dengan tingkat kerusakan bervariasi.

Hingga saat ini, pemerintah daerah bersama unsur terkait masih terus melakukan penanganan darurat, pendataan lanjutan, serta penyaluran bantuan bagi para korban. Masyarakat diimbau tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di wilayah Aceh Tamiang.(****)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

MK Pulihkan Aturan Anti-Evergreening, Batasi Celah Perpanjangan Paten Obat

1 September 2026 - 05:44 WIB

TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga

31 Agustus 2026 - 21:27 WIB

13 Hari Hilang di Laut, Awak KM El Malika Ditemukan Selamat di Palau

31 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Pelindo, KSOP, dan Pelni Kolaborasi Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di NTT

31 Agustus 2026 - 17:48 WIB

FIFGROUP Raih Indonesia Best Multifinance Awards 2026

31 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Pelindo Regional 2 Bersama BNN Jakarta Utara Dorong Pelajar SMAN 80 Jakarta Jadi Generasi Bersih Narkoba

31 Agustus 2026 - 17:37 WIB

Uji Coba Optimalisasi EAZI di TPK Berlian Berhasil Pangkas Waktu Pergantian Kapal Menjadi 29 Menit

31 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Gandeng Berbagai Pihak, PSM Dorong Pemulihan dan Kebangkitan Pascabencana NTT

31 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Program IPCC GEMBIRA Beri Dampak Nyata, IPCC Raih InvestorTrust CSR Awards 2026

31 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Dampak Ekonomi Gempa NTT Tembus Rp2,2 Triliun? Industri Asuransi Menghitung Exposure

31 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Trending di EKOBIS