Menu

Mode Gelap
KAI: 61 Persen Aktivitas Penumpang Kereta Api Terjadi di Luar 10 Stasiun Terpadat Sambangi Masjid dan Warga Cileungsi Kidul Bogor, Jumat Berkah Wartawan Didoakan Supaya Terus Berbagi Dari Balik Drum ke Layar Kaca, Dica Melo Makin Bersinar Lewat Sinetron Indosiar Piala AFF 2026 Masuk YouTube, Reza Arap Picu Awal Revolusi Bisnis Hak Siar Olahraga ? Pemerintah Kebut PLTSa, Dua Emiten Mulai Berebut Bisnis Listrik Sampah Rp24 Triliun 96 Tahun Piala Dunia: Investasi Ratusan Miliar Hanya Untuk Pelatih Asing Yang Selalu Gagal

SUMBER DAYA

Dari Kolong Tol untuk Ketahanan Pangan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Panen Perdana TJSL Ikan Nila

badge-check


 Dari Kolong Tol untuk Ketahanan Pangan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Panen Perdana TJSL Ikan Nila Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PT PSL) melaksanakan panen perdana Program Nila Berdaya sebagai bagian dari implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bidang Pengembangan Ekonomi. Kegiatan yang berlangsung di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, menjadi penanda keberhasilan program pemberdayaan masyarakat dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan di bawah kolong Jalan Tol Cibitung–Cilincing (JTCC) menjadi kawasan budidaya ikan nila berbasis sistem bioflok.

Panen perdana tersebut merupakan hasil dari rangkaian pembinaan yang telah dilaksanakan selama empat bulan, meliputi pembentukan kelompok masyarakat pembudidaya, penyediaan sarana dan prasarana budidaya, pelatihan teknis budidaya, pelatihan pengolahan makanan dan pemasaran hasil produksi, hingga pendampingan secara intensif kepada masyarakat.

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani, menyampaikan bahwa Program Nila Berdaya merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

“Melalui Program Nila Berdaya, kami ingin memastikan bahwa keberadaan perusahaan tidak hanya menghadirkan manfaat ekonomi bagi bisnis, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat. Pemanfaatan lahan yang sebelumnya belum produktif menjadi tempat budidaya ikan nila merupakan bentuk kolaborasi yang mampu menciptakan peluang usaha, meningkatkan kapasitas masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal. Kami berharap program ini dapat terus berkembang menjadi model pemberdayaan masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.

Program Nila Berdaya merupakan kolaborasi PT Pelindo Sinergi Lokaseva bersama anak perusahaan, yakni PT Akses Pelabuhan Indonesia (API) dan PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (CTP), sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

 

Mengoptimalkan Lahan Menjadi Ruang Pemberdayaan

Program Nila Berdaya merupakan bagian dari Program Pengembangan Desa Sejahtera yang menjadi salah satu fokus TJSL PT Pelindo Sinergi Lokaseva pada bidang Pengembangan Ekonomi. Sebagai bentuk tanggung jawab sosial atas pengelolaan JTCC, perusahaan mengoptimalkan pemanfaatan lahan di bawah kolong tol menjadi tempat budidaya ikan nila menggunakan sistem bioflok yang ramah lingkungan.

Selain meningkatkan produktivitas lahan, sistem bioflok mampu memanfaatkan limbah organik dari budidaya ikan sebagai nutrisi mikroorganisme sehingga membantu mengurangi pencemaran lingkungan dan mendukung sirkulasi bahan alami secara berkelanjutan.

Melalui program ini, masyarakat memperoleh akses terhadap sarana produksi, peningkatan keterampilan budidaya dan pemasaran, serta peluang menciptakan sumber pendapatan baru yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan. Program ini juga memperkuat kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun ekonomi lokal yang lebih tangguh sekaligus mendukung ketahanan pangan.

Mewakili Kepala Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Naim Wijaya selaku Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Srimahi menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan kepada masyarakat.

“Kami merasakan manfaat nyata dari Program Nila Berdaya. Tidak hanya memperoleh bantuan sarana budidaya, masyarakat juga mendapatkan pendampingan dan pengetahuan yang sangat bermanfaat. Panen perdana ini menjadi penyemangat bagi kelompok pembudidaya untuk terus mengembangkan usaha sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Srimahi,” ungkapnya.

Program Nila Berdaya turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan). Melalui pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat dan optimalisasi pemanfaatan ruang yang sebelumnya belum produktif, program ini diharapkan mampu menciptakan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan.

Ke depan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva akan terus memperkuat pelaksanaan program TJSL yang selaras dengan strategi pembangunan nasional melalui pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi lokal, serta penciptaan manfaat yang berkelanjutan. Perseroan meyakini bahwa sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing.(ahmad)

Baca Lainnya

Sambangi Masjid dan Warga Cileungsi Kidul Bogor, Jumat Berkah Wartawan Didoakan Supaya Terus Berbagi

17 Juli 2026 - 22:20 WIB

IPCC Kenalkan Ekosistem Logistik Otomotif kepada GIBEI FEB UNJ

17 Juli 2026 - 21:41 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar  Pemeriksaan TBC Gratis dan Santunan Anak Yatim di Kalibaru

17 Juli 2026 - 21:33 WIB

Sambut HUT Ke-13, IPC TPK Bukukan Peningkatan Kinerja Arus Peti Kemas 7 Persen

17 Juli 2026 - 21:24 WIB

Wujudkan Kepedulian Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Program TJSL Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar

17 Juli 2026 - 21:17 WIB

AMPES Soroti Konflik Pimpinan Daerah, Defisit APBK, hingga Banyaknya Jabatan PLT di Pemko Subulussalam

17 Juli 2026 - 18:59 WIB

ASDP Percepat Sterilisasi 6 Pelabuhan demi Layanan Modern Berstandar Keselamatan Tinggi

17 Juli 2026 - 18:14 WIB

Sekjen IABI: Kompensasi Delay Bentuk Tanggung Jawab Maskapai

17 Juli 2026 - 15:24 WIB

Bahlil Prioritaskan Warga Tanimbar dan Maluku Barat Daya Bekerja di Proyek LNG Blok Masela

17 Juli 2026 - 14:25 WIB

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PTPN I Kembangkan Bioetanol

17 Juli 2026 - 10:25 WIB

Trending di EKOBIS