Menu

Mode Gelap
Direktur Operasi KAI Pimpin Inspeksi Lintas Daop 7 Madiun Jelang Lebaran 2026 Jangan Lewatkan! DAMRI Flash Sale Diskon 70% untuk Rute AKAP Pilihan di Hari Valentine Dukung Keselamatan Operasional, Terminal Teluk Lamong Gelar Periksa Kesehatan Gratis untuk Sopir Truk Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun dan DJKA Lakukan Ramp Check Keselamatan Reformasi Kultural Polri Menuju Budaya Humanis PTP Nonpetikemas Perkuat Tata Kelola Komunikasi

ANJUNGAN

SPMT Tingkatkan Kesiapsiagaan Operasional Menghadapi Potensi Cuaca Ekstrem

badge-check


 SPMT waspada cuaca ekstrem dalam operasional Perbesar

SPMT waspada cuaca ekstrem dalam operasional

Wartatrans.com, MEDAN – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan operasional di seluruh terminal seiring adanya potensi cuaca ekstrem dengan peningkatan potensi curah hujan tinggi di sejumlah wilayah Indonesia.

Dilansir dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya dua Bibit Siklon Tropis, yakni 97S dan 98S yang saat ini aktif di dekat wilayah Indonesia yang berdampak secara langsung maupun tidak langsung memicu cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia.

Direktur Operasi Pelindo Multi Terminal Arif Rusman Yulianto menjelaskan bahwa perusahaan melakukan sejumlah langkah mitigasi risiko guna memastikan keselamatan operasional pelabuhan dan kelancaran arus logistik.

“Kami memastikan setiap operasional bongkar muat kargo di lingkungan pelabuhan dijalankan sesuai dengan prosedur yang berlaku, meningkatkan implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) saat bekerja, melaksanakan pemeriksaan teknis peralatan dan fasilitas pelabuhan secara berkala, menghimbau seluruh pihak di lingkungan pelabuhan untuk memantau informasi kondisi cuaca di masing-masing wilayah, serta melakukan koordinasi dan komunikasi intens dengan pihak-pihak yang terkait seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan perusahaan pelayaran,” ujar Arif.

Selain itu, perusahaan juga meningkatkan kesiapsiagaan tim tanggap darurat di setiap unit kerja.

Sejumlah persiapan dilakukan melalui peningkatan kompetensi personel dalam melakukan Emergency Response Plan, pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), penanganan pemadaman kebakaran, serta implementasi Sistem Manajemen K3 sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 tahun 2012.

“Bila kondisi cuaca ekstrem yang membahayakan terjadi, maka kegiatan operasional akan dihentikan sementara waktu untuk menjamin keselamatan petugas di lapangan, maupun mitra dan pengguna jasa di lingkungan pelabuhan. Kami berharap langkah kesiapsiagaan yang diterapkan ini dapat mendukung kegiatan operasional di seluruh terminal tetap berjalan aman dan lancar,” tutup Arif. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dukung Keselamatan Operasional, Terminal Teluk Lamong Gelar Periksa Kesehatan Gratis untuk Sopir Truk

11 Februari 2026 - 22:24 WIB

PELNI Siapkan Diskon Tiket Kapal Periode Angleb Hingga 30%

11 Februari 2026 - 17:20 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Turut Serta Bersih-Bersih Pantai & Laut Bersama Mitra Lintas Sektor

11 Februari 2026 - 16:33 WIB

Kinerja Operasional Pelindo Regional 4 Tumbuh Positif Sepanjang 2025, Arus Kapal Meningkat 21,84 Persen

11 Februari 2026 - 16:17 WIB

ASDP: Pendaftaran Mudik Gratis Libur Lebaran Mulai 12 Februari

11 Februari 2026 - 11:47 WIB

Trending di ANJUNGAN