Menu

Mode Gelap
Garuda Indonesia dan Citilink Selesaikan Operasional Peak Season dengan OTP Tembus 92,08% Usia Rencana Terabaikan, Jalan Nasional Umu–Buol Rusak Parah Final Four Sekaligus Grand Final Proliga 2026 Berlangsung April, Berikut Ini Format Baru dan Jadwalnya.  Hore, Periode Pascalebaran, PELNI Beri Diskon Tarif 20% Muatan Kontainer Ketepatan Waktu KA Angleb Terjaga, Penjualan Tiket Mudik Lampaui Kapasitas Layanan Penyeberangan Nasional Optimal, Arus Mudik dan Balik Lebaran Lancar Terkendali

ANJUNGAN

SPMT Tingkatkan Kesiapsiagaan Operasional Menghadapi Potensi Cuaca Ekstrem

badge-check


 SPMT waspada cuaca ekstrem dalam operasional Perbesar

SPMT waspada cuaca ekstrem dalam operasional

Wartatrans.com, MEDAN – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan operasional di seluruh terminal seiring adanya potensi cuaca ekstrem dengan peningkatan potensi curah hujan tinggi di sejumlah wilayah Indonesia.

Dilansir dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya dua Bibit Siklon Tropis, yakni 97S dan 98S yang saat ini aktif di dekat wilayah Indonesia yang berdampak secara langsung maupun tidak langsung memicu cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia.

Direktur Operasi Pelindo Multi Terminal Arif Rusman Yulianto menjelaskan bahwa perusahaan melakukan sejumlah langkah mitigasi risiko guna memastikan keselamatan operasional pelabuhan dan kelancaran arus logistik.

“Kami memastikan setiap operasional bongkar muat kargo di lingkungan pelabuhan dijalankan sesuai dengan prosedur yang berlaku, meningkatkan implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) saat bekerja, melaksanakan pemeriksaan teknis peralatan dan fasilitas pelabuhan secara berkala, menghimbau seluruh pihak di lingkungan pelabuhan untuk memantau informasi kondisi cuaca di masing-masing wilayah, serta melakukan koordinasi dan komunikasi intens dengan pihak-pihak yang terkait seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan perusahaan pelayaran,” ujar Arif.

Selain itu, perusahaan juga meningkatkan kesiapsiagaan tim tanggap darurat di setiap unit kerja.

Sejumlah persiapan dilakukan melalui peningkatan kompetensi personel dalam melakukan Emergency Response Plan, pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), penanganan pemadaman kebakaran, serta implementasi Sistem Manajemen K3 sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 tahun 2012.

“Bila kondisi cuaca ekstrem yang membahayakan terjadi, maka kegiatan operasional akan dihentikan sementara waktu untuk menjamin keselamatan petugas di lapangan, maupun mitra dan pengguna jasa di lingkungan pelabuhan. Kami berharap langkah kesiapsiagaan yang diterapkan ini dapat mendukung kegiatan operasional di seluruh terminal tetap berjalan aman dan lancar,” tutup Arif. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hore, Periode Pascalebaran, PELNI Beri Diskon Tarif 20% Muatan Kontainer

31 Maret 2026 - 11:51 WIB

Layanan Penyeberangan Nasional Optimal, Arus Mudik dan Balik Lebaran Lancar Terkendali

31 Maret 2026 - 11:06 WIB

Menhub Dudy Apresiasi Sinergi dan Kerja Keras Semua Pihak Sukseskan Angleb

30 Maret 2026 - 17:22 WIB

Layanan Dipercepat, Antrean Ketapang–Gilimanuk Tetap Bergerak

30 Maret 2026 - 15:29 WIB

Pemudik Lebaran Tembus 147, 55 Juta, Menhub Dudy: Lebih Tinggi dari Prediksi

30 Maret 2026 - 13:22 WIB

Arus Balik Melonjak, Hari ini PELNI Layani 27 Ribu Penumpang

30 Maret 2026 - 12:45 WIB

Arus Mudik Lebaran 2026, Pelabuhan Tanjung Priok Berhasil Layani Penumpang Kapal Laut dengan Lancar

29 Maret 2026 - 21:51 WIB

ASDP Jaga Layanan Tetap Terkendali di Puncak Arus Balik Ketapang

29 Maret 2026 - 20:36 WIB

ASDP: 79 Persen Pemudik Telah Kembali dari Sumatera ke Jawa

29 Maret 2026 - 18:55 WIB

Arus Balik hingga H+7 Lebaran, PELNI Telah Angkut 153 Ribu Penumpang

29 Maret 2026 - 12:47 WIB

Trending di ANJUNGAN