Menu

Mode Gelap
Mengingat 3 Dosa Pertama dalam Kehidupan Manusia Disnav Banjarmasin Apresiasi Kepatuhan Pelaporan SBNP dan SROP/VTS Non-DJPL Perkuat Kolaborasi, Disnav Banjarmasin Konsisten Jaga Keselamatan Pelayaran Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir, TTL Raih Penghargaan Gold Program TJSL & CSR Award 2026 AI dan Diagnostik Presisi Pacu Industri Teknologi Kesehatan Volume Angkutan Retail KAI Meningkat, Tembus 146.617 Ton pada Januari-Juli 2026

PERON

Direktur Operasi KAI Pimpin Inspeksi Lintas Daop 7 Madiun Jelang Lebaran 2026

badge-check


 Direktur Operasi KAI Pimpin Inspeksi Lintas Daop 7 Madiun Jelang Lebaran 2026 Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – Memasuki periode menjelang Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat kesiapan operasional di seluruh wilayah kerja. Sebagai langkah konkret, Direktur Operasi KAI Awan Hermawan Purwadinata memimpin langsung inspeksi lintas di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan inspeksi tersebut turut dihadiri jajaran Direksi dan Komisaris KAI, perwakilan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), serta unsur Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).

Inspeksi dilakukan untuk memastikan keandalan sarana dan prasarana, sistem operasi, serta kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi potensi lonjakan penumpang pada masa Angkutan Lebaran 2026.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan inspeksi lintas yang menggunakan Kereta Inspeksi (KAIS) difokuskan pada aspek keselamatan perjalanan dan mitigasi risiko, khususnya terkait potensi gangguan akibat faktor cuaca ekstrem.

“Mengingat periode Lebaran tahun ini bertepatan dengan dinamika cuaca, pengawasan di titik-titik rawan kami tingkatkan. Kami memastikan seluruh jalur di wilayah Daop 7 berada dalam kondisi prima untuk menjamin keamanan perjalanan kereta api,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko, KAI Daop 7 Madiun telah menyiagakan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di sejumlah titik strategis. AMUS ditempatkan di 15 stasiun, mulai dari Stasiun Walikukun hingga Stasiun Blitar. Selain itu, KAI juga menyiapkan lokomotif posko dan armada cadangan guna mendukung penanganan kondisi darurat secara cepat dan tepat, serta menambah personel penjagaan di jalur-jalur yang membutuhkan pengawasan khusus selama 24 jam.

Selain melakukan pemeriksaan teknis, jajaran Direksi KAI juga menyempatkan diri menyapa langsung para pengguna jasa di Stasiun Madiun. Dalam kesempatan tersebut, manajemen KAI membagikan souvenir kepada pelanggan sebagai bentuk apresiasi sekaligus untuk menyerap masukan demi peningkatan kualitas layanan.

Tohari menambahkan, KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta memesan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya yang bekerja sama dengan KAI. Langkah ini diharapkan dapat membantu pemerataan kepadatan penumpang pada masa arus mudik dan arus balik Lebaran.

“KAI berkomitmen penuh menghadirkan mudik yang selamat, aman, dan nyaman. Seluruh upaya ini merupakan wujud nyata semangat KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sejalan dengan komitmen ‘Semakin Melayani’,” tutup Tohari.(***)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Volume Angkutan Retail KAI Meningkat, Tembus 146.617 Ton pada Januari-Juli 2026

8 Agustus 2026 - 04:27 WIB

KCIC Hadirkan 29 UMKM di Stasiun Whoosh, Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Akses Pasar

7 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Penumpang KA Lokal Bandung Raya Tembus 11,87 Juta pada Januari–Juli 2026, Naik 8,55 Persen

7 Agustus 2026 - 19:14 WIB

KAI Percepat Penguatan Keselamatan Perlintasan, Rekrutmen PJL Tarik 12.957 Pelamar

7 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Rencana MRT Bali bakal jadi ART, Ini Tantangannya

7 Agustus 2026 - 16:04 WIB

KAI Services Resmikan Kantor dan Gudang Regional 8 Surabaya, Perkuat Operasional dan Layanan Pelanggan

7 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Penumpang Whoosh Bisa Hemat hingga Rp1,5 Juta dengan Kartu Langganan

7 Agustus 2026 - 13:59 WIB

KAI Hemat 203,93 Juta Liter Air Sepanjang 2025, Penggunaan Turun 22,16 Persen

6 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Penumpang KRL Jabodetabek Tembus 210,47 Juta pada Januari–Juli 2026, Meningkat 30,72 Persen

6 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Obligasi Rp5,2 Triliun Buka Babak Baru Biaya LRT Jakarta

6 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Trending di PERON