Menu ✖

Mode Gelap
Tarif TransJakarta Disesuaikan 2027 Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% APJAPI Nilai Layanan Bagasi Citilink Bertentangan dengan Aturan Yes, BNI Tingkatkan Layanan Keuangan Digital bagi Nasabah Emerald dan Private 8.336 Peserta Rekrutmen KAI Jalani Seleksi Kesehatan di Klinik Mediska Manggarai

ANJUNGAN

Terminal Teluk Lamong Raih Throughput 1,2 Juta TEUs, Dorong Jawa Timur Jadi Gerbang Baru Nusantara

badge-check


 Terminal Teluk Lamong Raih Throughput 1,2 Juta TEUs, Dorong Jawa Timur Jadi Gerbang Baru Nusantara Perbesar

Wartatrans.com, SURABAYA – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) Group kembali mencatatkan kinerja operasional yang solid sepanjang periode Januari–Mei 2026 dengan membukukan arus petikemas sebesar 1.205.540 TEUs, meningkat 13% dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Pencapaian ini mempertegas peran TTL Group sebagai salah satu penggerak utama rantai pasok nasional sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai gerbang perdagangan Indonesia bagian timur yang semakin terhubung dengan jaringan logistik global.

Kontributor pertumbuhan terbesar berasal dari Terminal Petikemas (TPK) Teluk Lamong yang mencatat throughput 448.966 TEUs, meningkat 25% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 358.127 TEUs.

Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh lonjakan arus petikemas internasional yang mencapai 238.282 TEUs, atau meningkat 91% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 124.829 TEUs. Kinerja ini didukung oleh keberhasilan TPK Teluk Lamong melayani 15 kapal petikemas internasional adhoc sepanjang Januari hingga Mei 2026. Capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan perusahaan pelayaran global terhadap keandalan operasional, produktivitas terminal, serta kualitas layanan yang diberikan TTL.

Kinerja positif juga ditunjukkan oleh TPK Nilam yang membukukan throughput sebesar 221.807 TEUs, tumbuh 20% dibandingkan capaian tahun sebelumnya sebesar 184.099 TEUs.

Peningkatan tersebut merupakan hasil implementasi program Express Anchorage Zone Service (EAZI) melalui sinergi antara PT Terminal Teluk Lamong dan KSOP Utama Tanjung Perak dalam optimalisasi Penataan Zona Labuh 2 Surabaya. Program ini berhasil mempercepat proses perpindahan kapal dari area labuh menuju dermaga sehingga mampu meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat waktu pelayanan kapal, dan mendorong peningkatan frekuensi kunjungan kapal (ship call).

Sementara itu, TPK Berlian turut memberikan kontribusi positif dengan mencatat throughput 534.767 TEUs, meningkat 1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 528.970 TEUs. Pertumbuhan tersebut didominasi oleh peningkatan distribusi petikemas domestik menuju berbagai wilayah Indonesia bagian timur yang menjadi tulang punggung konektivitas logistik nasional.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam menjalankan transformasi operasional yang mengedepankan aspek keselamatan, efisiensi, digitalisasi, serta pelayanan pelanggan.

“Pertumbuhan kinerja hingga Mei 2026 menunjukkan bahwa strategi operasional yang kami jalankan berada pada jalur yang tepat. Melalui optimalisasi layanan kapal melalui program EAZI, peningkatan keandalan peralatan, penerapan planning & control yang disiplin, transformasi digital, serta penguatan budaya keselamatan kerja, kami berhasil meningkatkan produktivitas tanpa mengurangi kualitas layanan kepada pelanggan. Kepercayaan yang terus meningkat dari perusahaan pelayaran internasional menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan layanan terminal yang semakin andal, efisien, aman, dan berdaya saing global.”

Sebagai bagian dari komitmen terhadap keunggulan operasional, TTL juga terus memperkuat implementasi budaya keselamatan melalui penyelenggaraan Safety Improvement Program pada Maret 2026. Program tersebut menegaskan komitmen perusahaan dalam memastikan setiap aktivitas operasional berjalan sesuai standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Melalui implementasi Safety Induction, pemenuhan Minimum Safety Requirement, serta penguatan program Terminal Sterilization, perusahaan memastikan seluruh aktivitas bongkar muat berlangsung secara aman, efisien, dan minim risiko sehingga mendukung produktivitas terminal secara berkelanjutan.

Memasuki semester kedua tahun 2026, TTL Group optimistis mampu mempertahankan momentum pertumbuhan melalui peningkatan kualitas layanan, penguatan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta perluasan konektivitas jaringan pelayaran domestik dan internasional.

Dengan meningkatnya kepercayaan pelanggan, bertambahnya layanan internasional, serta sinergi yang semakin kuat bersama seluruh ekosistem logistik nasional, TTL Group berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya rantai pasok yang lebih efisien, memperkuat daya saing logistik Indonesia, dan mewujudkan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara sekaligus hub logistik internasional yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal

6 Oktober 2026 - 17:04 WIB

BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85%

6 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Yes, BNI Tingkatkan Layanan Keuangan Digital bagi Nasabah Emerald dan Private

6 Oktober 2026 - 14:35 WIB

8.336 Peserta Rekrutmen KAI Jalani Seleksi Kesehatan di Klinik Mediska Manggarai

6 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Kekeringan Hampir Empat Bulan, Bupati Fakfak Kerahkan Seluruh OPD Bantu Salurkan Air Bersih

6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Almujaini Abdul Karim Kembali Pimpin Musara Gayo Jabodetabek

6 Oktober 2026 - 12:54 WIB

ASDP Nyatakan Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

6 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kabut Asap Selimuti Karas, Polisi Sektor Karas Bagikan Masker kepada Warga Malakuli.

6 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Becak Listrik Prabowo: Ketika Teknologi Datang ke Jalanan Rakyat

6 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Putra Aceh Dipercaya Duduki Kursi BPK RI, Khaidir Abdurrahman Siap Emban Amanah

6 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Trending di RAGAM