Menu

Mode Gelap
Reska Catering Sajikan 950 Nasi Box untuk Pasukan Pengawalan VVIP Sambutan PM Australia Hingga 9 Februari, KAI Jual Hampir 800 Ribu Tiket Kereta Api Lebaran 2026 LavAni kokoh di Puncak Klasemen, Pertamina Menggeser Phonska Rangkaian Bulan K3, The Sanur Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Tertinggal Kereta Tak Perlu Panik, Tiket Whoosh Dapat Reschedule Hingga 15 Menit Setelah Jadwal Keberangkatan Pameran Tunggal Sonny Eska Angkat Makna “Atas Nama” dalam Perspektif Seni

PERON

Tertinggal Kereta Tak Perlu Panik, Tiket Whoosh Dapat Reschedule Hingga 15 Menit Setelah Jadwal Keberangkatan

badge-check


 Tertinggal Kereta Tak Perlu Panik, Tiket Whoosh Dapat Reschedule Hingga 15 Menit Setelah Jadwal Keberangkatan Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – KCIC memastikan penumpang Kereta Cepat Whoosh tidak perlu panik apabila tertinggal kereta. Melalui kebijakan reschedule yang semakin fleksibel, tiket perjalanan tidak langsung hangus dan masih dapat diubah jadwalnya hingga 15 menit setelah waktu keberangkatan.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyampaikan bahwa kebijakan ini disediakan untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi penumpang Whoosh, sekaligus menjawab kebutuhan penumpang yang menghadapi situasi perjalanan tidak terduga.

“Kebijakan ini dihadirkan sebagai bentuk peningkatan layanan kepada penumpang, khususnya bagi mereka yang tertinggal kereta akibat kondisi lalu lintas, cuaca, atau faktor lain di luar kendali. Dengan adanya fleksibilitas ini, penumpang tetap memiliki kesempatan melanjutkan perjalanan tanpa harus kehilangan tiket yang telah dibeli,” ujar Eva dikutip, Senin (9/2/2026).

Reschedule tiket secara offline melalui loket stasiun dilayani hingga batas maksimal 15 menit setelah jadwal keberangkatan. Batas waktu tersebut merupakan waktu terakhir loket melayani proses reschedule, sehingga penumpang diimbau untuk segera menuju loket dan mengantisipasi kemungkinan antrean agar proses perubahan jadwal dapat dilakukan tepat waktu dan tiket tidak hangus.

Untuk perubahan jadwal di tanggal yang sama, penumpang tidak dikenakan potongan bea. Dalam hal penumpang melakukan perubahan ke jadwal dengan tarif yang lebih mahal, maka penumpang perlu membeli tiket baru dan bea tiket lama akan dikembalikan. Sementara itu, apabila penumpang melakukan perubahan ke jadwal dengan tarif yang sama atau lebih murah, maka tidak dikenakan biaya tambahan, dengan ketentuan tidak terdapat pengembalian selisih harga tiket apabila tarif lebih rendah.

Eva menambahkan, meski ada kebijakan ini, KCIC tetap mengimbau seluruh penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun guna memastikan perjalanan berjalan lancar.

“Fleksibilitas reschedule ini merupakan bagian dari komitmen KCIC dalam menghadirkan layanan transportasi cepat yang nyaman, adaptif, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.” tutup Eva.(****)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hingga 9 Februari, KAI Jual Hampir 800 Ribu Tiket Kereta Api Lebaran 2026

9 Februari 2026 - 12:36 WIB

Mitigasi Risiko Kecelakaan Angkutan Barang di Perlintasan Sebidang

3 Februari 2026 - 06:50 WIB

Stasiun Jatake Layani Lebih dari 5 Ribu Pengguna dalam Empat Hari Operasional

1 Februari 2026 - 20:18 WIB

Minat Mudik Lebaran Tinggi, KAI Daop 7 Madiun Sudah Catat 19.110 Penumpang

31 Januari 2026 - 20:48 WIB

KAI Daop 7 Madiun Buka Pemesanan Tiket Angkutan Lebaran 2026

31 Januari 2026 - 19:10 WIB

Trending di PERON