Menu ✖

Mode Gelap
Catatan M. Mujiburrohman: MBG dan Cara Kita Membaca Uang Negara BGN Keluarkan Aturan Baru Tentang Insentif SPPG, Berlaku Mulai 5 Oktober 2026 Pencuri Kabel Whoosh Berhasil Ditangkap, KCIC: Aksinya Bisa Membahayakan Keselamatan Perjalanan Perawatan Sistem Avionik, FL Technics Indonesia Gandeng GE Aerospace InJourney Airports dan SDhI Rampungkan Transisi Pengelolaan Bandara Dhoho Garuda dan Yoowifi Hadirkan eSIM, Komunikasi  jadi Makin Terjangkau Saat di Luar Negeri

PERON

Tertinggal Kereta Tak Perlu Panik, Tiket Whoosh Dapat Reschedule Hingga 15 Menit Setelah Jadwal Keberangkatan

badge-check


 Tertinggal Kereta Tak Perlu Panik, Tiket Whoosh Dapat Reschedule Hingga 15 Menit Setelah Jadwal Keberangkatan Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – KCIC memastikan penumpang Kereta Cepat Whoosh tidak perlu panik apabila tertinggal kereta. Melalui kebijakan reschedule yang semakin fleksibel, tiket perjalanan tidak langsung hangus dan masih dapat diubah jadwalnya hingga 15 menit setelah waktu keberangkatan.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyampaikan bahwa kebijakan ini disediakan untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi penumpang Whoosh, sekaligus menjawab kebutuhan penumpang yang menghadapi situasi perjalanan tidak terduga.

“Kebijakan ini dihadirkan sebagai bentuk peningkatan layanan kepada penumpang, khususnya bagi mereka yang tertinggal kereta akibat kondisi lalu lintas, cuaca, atau faktor lain di luar kendali. Dengan adanya fleksibilitas ini, penumpang tetap memiliki kesempatan melanjutkan perjalanan tanpa harus kehilangan tiket yang telah dibeli,” ujar Eva dikutip, Senin (9/2/2026).

Reschedule tiket secara offline melalui loket stasiun dilayani hingga batas maksimal 15 menit setelah jadwal keberangkatan. Batas waktu tersebut merupakan waktu terakhir loket melayani proses reschedule, sehingga penumpang diimbau untuk segera menuju loket dan mengantisipasi kemungkinan antrean agar proses perubahan jadwal dapat dilakukan tepat waktu dan tiket tidak hangus.

Untuk perubahan jadwal di tanggal yang sama, penumpang tidak dikenakan potongan bea. Dalam hal penumpang melakukan perubahan ke jadwal dengan tarif yang lebih mahal, maka penumpang perlu membeli tiket baru dan bea tiket lama akan dikembalikan. Sementara itu, apabila penumpang melakukan perubahan ke jadwal dengan tarif yang sama atau lebih murah, maka tidak dikenakan biaya tambahan, dengan ketentuan tidak terdapat pengembalian selisih harga tiket apabila tarif lebih rendah.

Eva menambahkan, meski ada kebijakan ini, KCIC tetap mengimbau seluruh penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun guna memastikan perjalanan berjalan lancar.

“Fleksibilitas reschedule ini merupakan bagian dari komitmen KCIC dalam menghadirkan layanan transportasi cepat yang nyaman, adaptif, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.” tutup Eva.(****)

 

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pencuri Kabel Whoosh Berhasil Ditangkap, KCIC: Aksinya Bisa Membahayakan Keselamatan Perjalanan

1 Oktober 2026 - 19:07 WIB

KAI Percepat Implementasi Rekomendasi KNKT, 190 Titik Perlintasan Jadi Prioritas

1 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Netizen Jepang Soroti Petugas KAI Services Bersihkan KRL Saat Kereta Beroperasi

1 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Mulai Hari Ini, Argo Muria, Argo Sindoro, dan Argo Merbabu Gunakan Satu Nama KA Muria, KAI Ingatkan Pelanggan Jangan Keliru

1 Oktober 2026 - 13:23 WIB

KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer

1 Oktober 2026 - 09:56 WIB

KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL

1 Oktober 2026 - 04:55 WIB

KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar

30 September 2026 - 22:52 WIB

Ranting Pohon Tumbang Timpa Kabel LAA, Perjalanan KRL Bogor Terganggu

30 September 2026 - 17:00 WIB

Tarif TransJakarta 2027 Diusulkan jadi Rp5.000

30 September 2026 - 14:56 WIB

KAI-INKA Bakal Disatukan

30 September 2026 - 13:00 WIB

Trending di PERON