Menu

Mode Gelap
IFF Gelar Reuni 38 Tahun Bertema “Baku Dapa Lagi” Rayakan HUT ke-56, Pelita Air Bagi-Bagi Tiket Gratis ke Singapura & Lombok Mahasiswa KKN UNS 75 Gelar Edukasi Hipertensi di Borobudur Guru Terjebak Sistem: UU Kalah oleh Kebijakan Catatan Halimah Munawir: Taman Ismail Marzuki, Ibu yang Tak Boleh Dibunuh Senin, Aliansi Pengemudi Online Bersatu Gelar Aksi Unjuk Rasa di Istana

ANJUNGAN

TPK Berlian Bekali TKBM melalui Pelatihan Basic Life Support dan Refreshment K3

badge-check


					Foto istimewa/TPK Berlian Perbesar

Foto istimewa/TPK Berlian

Wartatrans.com, SURABAYA – Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di area kerja Terminal Petikemas (TPK) Berlian mengikuti pelatihan Basic Life Support (BLS) dan refreshment aspek K3 sebagai inisiasi Perusahaan untuk membangun budaya K3 bagi seluruh pemangku kepentingan terutama bagi TKBM yang bekerja dengan potensi bahaya tinggi.

Kolaborasi kegiatan dengan stakeholder ini berlangsung pada 20 Januari 2026, yang merupakan rangkaian peringatan bulan K3 yang berlangsung mulai 12 Januari hingga 12 Februari 2026 yang sesuai dengan tema tahun 2026 dengan tajuk “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”.

“Bulan K3 Nasional 2026 menjadi momentum bagi kami untuk memastikan bahwa keselamatan bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan atau slogan melainkan budaya yang melekat pada setiap individu di lingkungan kerja TPK Berlian”, ujar Burhanudin selaku Terminal Head TPK Berlian saat menyampaikan sambutannya.

Para TKBM dibekali pengetahuan untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja meliputi, kebijakan dan prosedur keselamatan kerja, penggunaan alat pelindung diri yang benar, standardisasi signal tangan “Commander TKBM” sesuai dengan ISO OHSAS 18001 yang dapat diterapkan saat memandu operator alat bongkar muat baik di kapal maupun di dermaga.

Selain itu, untuk menciptakan suasana kerja yang aman dan nyaman, para TKBM juga dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk menangani keadaan darurat dengan pelatihan Basic Life Support (BLS) sebagai keterampilan dasar pemberian pertolongan pertama agar dapat merespon situasi darurat dengan cepat dan efektif.

“Kami menyadari bahwa penerapan budaya K3 membutuhkan kolaborasi nyata dari seluruh Pekerja yang berada di area TPK Berlian untuk meminimalisir risiko kerja dan mencapai target Zero Accident.” lanjut Burhanudin.

Pada kesempatan yang sama, para TKBM juga dibekali pengetahuan terkait Corporate Life Saving Rules (CLSR) untuk menerapkan kebijakan K3 di setiap unit kerja dengan 5 (lima) prinsip yaitu, identifikasi bahaya dan risiko, standar dan prosedur bekerja, penggunakan alat pelindung diri (APD), kompetensi sarana dan prasarana, dan prioritas K3.

“Harapan kami, seluruh TKBM di TPK Berlian dapat meminimalisir tingkat risiko kecelakaan kerja, memastikan operasional Terminal dapat terus berjalan dengan aman sehingga mendukung keberlanjutan usaha dan produktifitas.” Tutup Burhanudin.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mahasiswa KKN UNS 75 Gelar Edukasi Hipertensi di Borobudur

24 Januari 2026 - 08:25 WIB

Guru Terjebak Sistem: UU Kalah oleh Kebijakan

24 Januari 2026 - 07:54 WIB

Catatan Halimah Munawir: Taman Ismail Marzuki, Ibu yang Tak Boleh Dibunuh

24 Januari 2026 - 07:31 WIB

Jelang Ramadhan, Pemkab Bogor Salurkan Bantuan Rp 100 Juta ke Masjid Besar Kecamatan

23 Januari 2026 - 22:21 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah di Kebayakan Aceh Tengah, Satu Warga Luka

23 Januari 2026 - 22:08 WIB

Trending di PERISTIWA