Menu

Mode Gelap
KAI Services Resmikan Kantor dan Gudang Regional 8 Surabaya, Perkuat Operasional dan Layanan Pelanggan Garuda Indonesia Kembali Terbangi Rute Bandung–Bali Penumpang Whoosh Bisa Hemat hingga Rp1,5 Juta dengan Kartu Langganan Mulai 14 Agustus 2026, Bandara Husein Siap Layani Penerbangan Jet Top! Bandara Soekarno-Hatta Tersibuk Kedua di Asia Tenggara Tgk. Ibrahim PMToH, Penjaga Warisan Sastra Aceh yang Nyaris Terlupakan Tampil di “Hikayat Bak Keude Kupi”

ANJUNGAN

ASDP: Gilimanuk Berbenah Cepat, Arus Padat Berhasil Dikendalikan Penuh

badge-check


 Wadirut ASDP (tengah) di Pelabuhan Gilimanuk Perbesar

Wadirut ASDP (tengah) di Pelabuhan Gilimanuk

Wartatrans.com, GILIMANUK – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menegaskan bahwa pengelolaan arus kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk kini telah kembali stabil dan terkendali, menyusul keberhasilan penguraian antrean hingga nol kilometer sebelum penghentian operasional penyeberangan dalam rangka Hari Raya Nyepi.

Momentum penting terjadi pada Rabu (18/3/2026), di mana antrean kendaraan berhasil ditekan hingga 0 km tepat sebelum penghentian sementara operasional penyeberangan.

Per pukul 22.20 WITA, tidak lagi ditemukan antrean kendaraan di area tollgate pelabuhan.

Sebagai bagian dari penghormatan terhadap Hari Raya Nyepi, operasional penyeberangan dihentikan sementara di sejumlah lintasan utama, yakni di Pelabuhan Ketapang mulai 18 Maret pukul 17.00 WIB hingga 20 Maret pukul 06.00 WIB, di Pelabuhan Gilimanuk pada 19 Maret pukul 05.00 WITA hingga 20 Maret pukul 06.00 WITA.

Di Pelabuhan Lembar pada 18 Maret pukul 21.00 WITA hingga 20 Maret pukul 01.30 WITA, serta di Pelabuhan Padangbai pada 19 Maret pukul 04.00 WITA hingga 20 Maret pukul 11.30 WITA.

Manajemen ASDP menyampaikan selamat Hari Raya Nyepi kepada seluruh umat Hindu yang merayakan.

Penghentian operasional ini merupakan bentuk penghormatan atas momen sakral yang dijalankan dengan penuh khidmat.

Berkat kolaborasi erat seluruh pihak, proses penghentian layanan di sejumlah pelabuhan dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan tetap mengedepankan keselamatan serta kenyamanan pengguna jasa.

Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Yossianis Marciano menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor yang bergerak cepat dan terkoordinasi.

“Terima kasih atas kesabaran masyarakat, serta sinergi seluruh pihak yang memungkinkan antrean dapat terurai hingga nol kilometer sebelum penutupan Nyepi. Ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang solid mampu menghadirkan solusi nyata dalam waktu cepat,” tuturnya.

ASDP juga menyadari bahwa kepadatan sebelumnya sempat menimbulkan ketidaknyamanan. Namun, respons cepat di lapangan menjadi kunci dalam memulihkan kondisi secara bertahap hingga kini kembali stabil.

“Sejumlah langkah strategis dijalankan secara simultan, mulai dari optimalisasi operasional hingga pola sangat padat dengan pengoperasian sekitar 35 kapal, penerapan sistem Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) dengan durasi layanan yang dipercepat, penambahan kapal perbantuan, hingga rekayasa lalu lintas dan pemanfaatan buffer zone secara maksimal. Sinergi erat antara ASDP, Kementerian Perhubungan, Kepolisian, dan pemerintah daerah menjadi fondasi utama keberhasilan ini,” urainya.

Lonjakan Kendaraan Lebih dari 40 Persen

Di sisi lain, lonjakan arus kendaraan yang melampaui 40% menjelang penutupan lintasan saat Hari Raya Nyepi turut memberikan tekanan signifikan terhadap kapasitas layanan.

Dinamika lalu lintas di luar kawasan pelabuhan juga berkontribusi terhadap panjang antrean pada periode sebelumnya.

Meski demikian, kinerja layanan menunjukkan daya tahan yang kuat. Data Posko Gilimanuk selama 24 jam periode 18 Maret 2026 (H-3) mencatat total penumpang mencapai 74.213 orang atau naik 65,2% dibandingkan tahun lalu.

Kendaraan roda dua tercatat 14.659 unit (+44,5%), roda empat 7.260 unit (+87,7%), bus 585 unit (+51,2%), dan truk 1.051 unit (+139,4%).

Total kendaraan mencapai 23.555 unit atau meningkat 58,8%.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-3, total penumpang mencapai 457.611 orang (+7,2%) dan total kendaraan 146.447 unit (+8,8%).

Angka ini menegaskan bahwa lonjakan mobilitas tetap dapat diimbangi dengan penguatan kapasitas layanan yang adaptif.

Saat ini, operasional penyeberangan berlangsung stabil, tertib, dan terkendali. Seluruh kendaraan terserap dengan baik ke dalam sistem buffer zone, sehingga arus layanan menjadi lebih terukur.

Ke depan, ASDP memastikan penguatan koordinasi lintas instansi akan terus dilakukan, terutama menjelang puncak arus Lebaran. Fokus utama adalah menjaga stabilitas kondisi agar tetap optimal dan responsif.

ASDP juga mengimbau pengguna jasa untuk mengikuti arahan petugas, memanfaatkan buffer zone, serta mengatur waktu perjalanan dengan bijak guna menjaga kelancaran bersama.

ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang aman, lancar, dan humanis.

Bersama seluruh pemangku kepentingan, ASDP akan terus memastikan setiap perjalanan masyarakat berlangsung lebih tertib, terukur, dan nyaman hingga masa Angkutan Lebaran berakhir. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

BHS Sebut Sinergi Stakeholder Kunci Keselamatan Transportasi Laut

7 Agustus 2026 - 06:26 WIB

Berkembangnya AI Pacu Kebutuhan Data Center

7 Agustus 2026 - 06:10 WIB

Sosialisasi Perjanjian Kerja Bersama, Pelindo Perkuat Harmoni Hubungan Industrial

6 Agustus 2026 - 22:26 WIB

Perkuat Mitigasi Risiko, IPC TPK Resmi Perpanjang Sinergi Hukum Bersama Kejari Jakut

6 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Mantap, PTP Nonpetikemas Sabet 2 Penghargaan di PR Awards 2026

6 Agustus 2026 - 20:07 WIB

PTPN I Perkuat Branding Hasil Produk Olahan

6 Agustus 2026 - 16:11 WIB

Pascainsiden KMP Mutiara Sentosa II, Kemenhub Audit Sistem Manajemen Keselamatan

6 Agustus 2026 - 05:21 WIB

Kopi Gayo Aceh Masuk 5 Besar Biji Kopi Terbaik Dunia Versi TasteAtlas 2026

5 Agustus 2026 - 20:13 WIB

6 Pelabuhan ASDP Sah Terapkan Standar Baru Keselamatan Nasional

5 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Luncurkan Program Timeless Luxury Experience, Garuda Gandeng Toyota

5 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Trending di EKOBIS