Menu

Mode Gelap
Angkutan Retail KAI Tumbuh 4,86 Persen pada Januari–April 2026 Diikuti Peserta dari 5 Negara, BPSDMP Sukses Gelar Pelatihan VCT PTPN I Beri 500 Masyarakat Langkat Gratis Berobat Wakaf Al-Qur’an Disalurkan untuk Warga Lhokseumawe, Relawan dan TNI Bersinergi Tebar Kebaikan KAI Perkuat Kesiapan Implementasi Biodiesel B50 pada Sarana Kereta Api KAI Layani 960.893 Pelanggan Selama Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus

PERON

Dua Insiden Tertemper Terjadi di Wilayah Daop 7 Madiun, KAI Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

badge-check


 Dua Insiden Tertemper Terjadi di Wilayah Daop 7 Madiun, KAI Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Perbesar

Wartatranscom, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyampaikan keprihatinan atas dua kejadian tertemper yang melibatkan orang tidak dikenal (OTK) dan kendaraan bermotor di wilayah operasionalnya pada Kamis (19/3/2026).

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan kedua insiden tersebut terjadi di lokasi berbeda, yakni di petak jalan Kediri–Ngadiluwih serta di perlintasan sebidang JPL 90 emplasemen Baron.

“Pada prinsipnya, jalur kereta api merupakan area steril yang hanya diperuntukkan bagi operasional perjalanan kereta api. Segala bentuk aktivitas masyarakat di jalur rel sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujar Tohari.

Insiden pertama melibatkan KA 408 (CL Dhoho) yang tertemper OTK di Km 184+800 petak Kediri–Ngadiluwih pada pukul 18.54 WIB. Meski masinis telah memberikan peringatan dengan membunyikan semboyan 35 berulang kali, kejadian tidak dapat dihindari. Peristiwa ini mengakibatkan keterlambatan perjalanan kereta selama 2 menit.

Sementara itu, insiden kedua melibatkan KA 71 (Mutiara Selatan) yang tertemper sepeda motor di perlintasan sebidang JPL 90 emplasemen Baron pada pukul 19.34 WIB. Kendaraan tersebut diketahui menerobos perlintasan saat palang pintu sudah dalam kondisi tertutup, sehingga menyebabkan keterlambatan perjalanan kereta selama 11 menit.

“Toh dalam kedua kejadian tersebut, masinis telah menjalankan prosedur keselamatan dengan membunyikan semboyan 35 sebagai peringatan. Namun, karena tidak diindahkan, insiden tidak dapat dihindari,” jelas Tohari.

KAI Daop 7 Madiun kembali mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan mematuhi aturan di sekitar jalur kereta api, seperti tidak beraktivitas di jalur rel, mendahulukan perjalanan kereta api di perlintasan sebidang, serta tidak menerobos palang pintu yang telah ditutup.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Disiplin dan kewaspadaan menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan,” tegasnya.

Sebagai bagian dari kampanye keselamatan, KAI juga terus mengingatkan masyarakat melalui slogan #BERTEMAN (Berhenti, Tengok Kiri-Kanan, Aman, Berjalan) guna menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman, khususnya selama momentum mudik Lebaran 2026.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Angkutan Retail KAI Tumbuh 4,86 Persen pada Januari–April 2026

18 Mei 2026 - 22:55 WIB

KAI Perkuat Kesiapan Implementasi Biodiesel B50 pada Sarana Kereta Api

18 Mei 2026 - 18:42 WIB

KAI Layani 960.893 Pelanggan Selama Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus

18 Mei 2026 - 18:27 WIB

KAI Divre III Palembang Catat 6.980 Penumpang Anak Nikmati Perjalanan dan Edukasi Kereta Api Selama Libur Kenaikan Yesus Kristus

18 Mei 2026 - 18:13 WIB

Layanan Kereta Bersubsidi Layani 155 Juta Pelanggan Selama Januari–April 2026

18 Mei 2026 - 17:45 WIB

Arus Balik Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, KAI Layani 733 Ribu Pelanggan

17 Mei 2026 - 17:14 WIB

Hari Terakhir Long Weekend, Pergerakan Penumpang KRL Commuter Line Masih Tinggi

17 Mei 2026 - 16:20 WIB

Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, 91.678 Pelanggan Berangkat dari Wilayah Daop 2 Bandung

17 Mei 2026 - 14:32 WIB

KAI Layani 554.407 Pelanggan Selama Tiga Hari Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus

16 Mei 2026 - 21:28 WIB

KAI Commuter Amankan Terduga Pelaku Pencurian Kabel Rel di Tanah Abang

16 Mei 2026 - 21:19 WIB

Trending di PERON