Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 733.009 pelanggan telah menggunakan layanan KA Jarak Jauh dan KA Lokal selama empat hari pertama masa long weekend Kenaikan Yesus Kristus, sejak Rabu (13/5) hingga Sabtu (16/5) 2026.
Sementara itu, hingga Ahad (17/5) pukul 10.00 WIB, penjualan tiket untuk periode keberangkatan 13–17 Mei 2026 mencapai 923.743 tiket dan masih terus bertambah seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada arus balik libur panjang.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, arus balik mulai mendominasi perjalanan masyarakat menuju kota-kota pusat aktivitas seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Semarang.
“Arus balik selalu menghadirkan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi dalam waktu yang relatif bersamaan. Perjalanan kembali menuju Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, dan kota-kota pusat aktivitas lainnya mulai mendominasi sejak akhir pekan. KAI terus berupaya menjaga layanan agar masyarakat dapat kembali dengan aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Anne.
Menurut Anne, tingginya mobilitas masyarakat selama arus balik turut mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah yang dilalui perjalanan kereta api.
“Perjalanan arus balik ikut menjaga aktivitas ekonomi tetap bergerak. Kawasan sekitar stasiun, transportasi lanjutan, pusat kuliner, hingga pelaku usaha lokal masih merasakan tingginya aktivitas masyarakat hingga akhir periode libur panjang,” katanya.
KAI mencatat penjualan tiket sementara selama periode long weekend terdiri atas 196.370 tiket pada Rabu (13/5), 197.368 tiket pada Kamis (14/5), 160.687 tiket pada Jumat (15/5), 179.584 tiket pada Sabtu (16/5), dan 189.734 tiket pada Ahad (17/5).
Adapun 10 stasiun dengan volume pelanggan tertinggi sementara selama periode long weekend yakni Stasiun Yogyakarta sebanyak 56.536 pelanggan, Pasarsenen 56.467 pelanggan, Gambir 53.295 pelanggan, Semarang Tawang Bank Jateng 37.620 pelanggan, Bandung 33.592 pelanggan, Surabaya Gubeng 30.985 pelanggan, Purwokerto 30.829 pelanggan, Solo Balapan 29.305 pelanggan, Madiun 28.035 pelanggan, dan Surabaya Pasarturi 27.292 pelanggan.
KAI menyebut meningkatnya perjalanan menuju kota-kota besar pada akhir masa long weekend menunjukkan kereta api tetap menjadi pilihan masyarakat untuk kembali ke pusat pekerjaan, pendidikan, dan aktivitas usaha.
Untuk menjaga kelancaran arus balik, KAI melakukan berbagai langkah pelayanan mulai dari kesiapan operasional perjalanan kereta api, pengaturan layanan di stasiun, hingga optimalisasi informasi perjalanan melalui aplikasi Access by KAI. Pelanggan juga diimbau hadir lebih awal di stasiun dan memastikan kembali jadwal perjalanan sebelum keberangkatan.
“Arus balik menjadi momentum penting karena mobilitas masyarakat berlangsung dalam volume besar pada waktu yang hampir bersamaan. KAI terus berupaya menjaga perjalanan pelanggan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitasnya dengan baik setelah masa libur panjang,” tutup Anne.(fahmi)






























