Menu

Mode Gelap
Mobilitas Perkotaan Penopang Visi Indonesia Emas 2045 Hampir 42 Persen KA Jarak Jauh dari Gambir dan Pasar Senen Gunakan Kereta New Generation KAI Services Tingkatkan Kompetensi Frontliner Luxury Lounge Lewat Training Basic Hospitality Luncurkan Program Timeless Luxury Experience, Garuda Gandeng Toyota Ditopang Pertumbuhan Kredit dan Kualitas Aset, BNI Bukukan Kinerja Fundamental yang Solid Pelindo Ajak Shipping Line Bangun Jaringan Logistik Terintegrasi

PERON

Lebih Seabad Rel Lampung, KAI Catat 498 Ribu Penumpang dan 11,44 Juta Ton Angkutan Barang

badge-check


 Lebih Seabad Rel Lampung, KAI Catat 498 Ribu Penumpang dan 11,44 Juta Ton Angkutan Barang Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Jejak perkeretaapian di Lampung yang telah berusia lebih dari satu abad terus berlanjut sebagai tulang punggung transportasi dan logistik di Sumatra bagian selatan.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat layanan kereta api di wilayah Lampung–Sumatra Selatan melayani 498.104 penumpang serta mengangkut 11,44 juta ton barang sepanjang Januari–Mei 2026.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan sejarah panjang rel di Lampung menjadi fondasi penting dalam memperkuat konektivitas kawasan, sejalan dengan arah pengembangan sistem perkeretaapian nasional.

“Sejarah rel di Lampung menunjukkan bahwa kereta api sejak awal hadir untuk membuka akses. Dari jalur hasil bumi, pelabuhan, hingga pusat permukiman, kereta api membentuk konektivitas yang sampai hari ini masih menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat dan ekonomi wilayah,” ujar Anne.

Jalur kereta api di Lampung mulai dibangun pada 1911 oleh Zuid-Sumatra Staatsspoorwegen (ZSS). Awalnya, jaringan tersebut menghubungkan Tanjungkarang dengan wilayah penghasil komoditas di Sumatra Selatan, sebelum berkembang hingga terkoneksi dengan Pelabuhan Panjang dan Tarahan sebagai jalur distribusi hasil bumi, batu bara, serta kebutuhan industri.

Saat ini, KAI mengoperasikan jaringan rel sepanjang 451,280 kilometer spoor (km’sp) di wilayah Lampung dan sebagian Sumatra Selatan, dengan 47 stasiun aktif. Jalur tersebut membentang dari Bandar Lampung hingga Prabumulih, menghubungkan kawasan permukiman, industri, dan pelabuhan.

Pada layanan penumpang, KAI mengoperasikan KA Rajabasa relasi Tanjungkarang–Kertapati dan KA Kuala Stabas relasi Tanjungkarang–Baturaja pulang pergi. Selama lima bulan pertama 2026, KA Rajabasa melayani 185.167 pelanggan, sedangkan KA Kuala Stabas melayani 312.937 pelanggan, sehingga total mencapai 498.104 pelanggan.

Di sektor logistik, KAI mengangkut 11.437.080 ton barang melalui 4.029 perjalanan kereta barang. Angkutan batu bara dari Tanjung Enim Baru menuju Tarahan masih mendominasi dengan volume 11.280.793 ton. Selain itu, KAI juga mengangkut semen zak sebanyak 83.680 ton, BBM 52.593 ton, dan semen curah 20.014 ton.

Menurut Anne, besarnya volume angkutan tersebut menegaskan posisi Lampung sebagai salah satu gerbang logistik utama di Sumatra bagian selatan.

“Potensi Lampung perlu dibaca dari peta konektivitasnya. Di sana terdapat pelabuhan, sentra industri, lintas penumpang, dan jalur barang dengan volume besar. Ketika rel diperkuat, manfaatnya dapat dirasakan melalui distribusi yang lebih efisien, mobilitas masyarakat yang lebih mudah, dan daya saing wilayah yang semakin baik,” katanya.

KAI menilai penguatan jaringan rel di Lampung ke depan akan difokuskan pada peningkatan logistik energi, distribusi bahan bangunan, konektivitas pelabuhan, serta layanan penumpang lintas Lampung–Sumatra Selatan.

“KAI terus memperkuat keselamatan, keandalan operasi, dan kualitas layanan agar sejarah panjang rel di Lampung memberi manfaat yang semakin relevan. Kereta api bukan cerita masa lalu semata, melainkan bagian dari cara wilayah tumbuh, masyarakat terhubung, dan ekonomi bergerak lebih efisien,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Terapkan Standar ISO 27001 untuk Lindungi Data Jutaan Pelanggan Digital

5 Agustus 2026 - 05:25 WIB

KAI Angkut 374.098 Ton Komoditas Perkebunan hingga Juli 2026, Tumbuh 18 Persen

5 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Dirjen Intram: RUU Sistranas Perkuat Integrasi Transportasi Penumpang dan Lognas

4 Agustus 2026 - 20:10 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Beri Diskon Tiket hingga 30 Persen di BBWI 2026 Cibubur

4 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Penumpang KA Makassar-Parepare Meningkat 13,62 Persen, Tembus 1 Juta Pelanggan hingga Juli 2026

4 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Angkutan Petikemas KAI Tumbuh 20,28 Persen, Capai 3,43 Juta Ton hingga Juli 2026

3 Agustus 2026 - 22:53 WIB

KAI Divre III Palembang Amankan 36 Barang Tertinggal Senilai Rp97 Juta pada Semester I 2026

3 Agustus 2026 - 14:22 WIB

BRIN: Rel Tua 120 Tahun Rangkasbitung-Labuan Direaktivasi

3 Agustus 2026 - 05:48 WIB

Kinerja Bisnis KAI Menguat, Pendapatan Tembus Rp17,96 Triliun pada Semester I 2026

2 Agustus 2026 - 18:01 WIB

KAI Perkuat Konektivitas Pariwisata, Layani 258,99 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

2 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Trending di PERON