Menu ✖

Mode Gelap
Tarif TransJakarta Disesuaikan 2027 Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% APJAPI Nilai Layanan Bagasi Citilink Bertentangan dengan Aturan Yes, BNI Tingkatkan Layanan Keuangan Digital bagi Nasabah Emerald dan Private 8.336 Peserta Rekrutmen KAI Jalani Seleksi Kesehatan di Klinik Mediska Manggarai

KABIN

Diikuti Peserta dari 5 Negara, BPSDMP Sukses Gelar Pelatihan VCT

badge-check


 Peserta dan penyelenggara Pelatihan VCT Perbesar

Peserta dan penyelenggara Pelatihan VCT

Wartatrans.com, TANGERANG – Diikuti peserta dari lima negara, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara (PPSDMPU) sukses gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Validasi ICAO (Validation Competency-based Training) 2026.

Ini merupakan bagian dari komitmen dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia perhubungan udara yang selaras dengan standar internasional International Civil Aviation Organization (ICAO).

Pelatihan ini diikuti oleh tujuh peserta bersertifikasi ICAO Qualified Course Developer (IQCD) yang berasal dari Indonesia, Hong Kong, Malaysia, Thailand, dan Kazakhstan, yang dilaksanakan selama lima hari di Tangerang, 11–15 Mei 2026.

Kepala PPSDMPU, M. Abrar Tuntalanai menyampaikan, pelatihan ini merupakan bagian penting dari strategi pembangunan kapasitas SDM perhubungan udara yang inklusif dan berkelanjutan.

“Penguatan kualitas tenaga profesional penerbangan harus terus dilakukan agar mampu menjawab tantangan global yang semakin dinamis,” ucapnya.

Pelatihan VCT merupakan kesempatan berkontribusi terhadap komitmen inklusif dalam pembangunan kapasitas.
Pelatihan ini akan menghasilkan SDM yang cakap dengan keterampilan, sikap, dan pengetahuan dalam pengembangan pelatihan.

Dia menekankan pentingnya peran validator kompetensi dalam menjaga mutu pelatihan berbasis kompetensi agar tetap memenuhi prinsip-prinsip ICAO dan kebutuhan industri penerbangan yang terus berkembang.

“Pelatihan ini memberikan validator Desain Sistem Instruksional (Instructional System Design/ISD) kompetensi yang dibutuhkan untuk melakukan validasi kursus pelatihan berbasis kompetensi sesuai dengan ICAO Document 9941, Training Development Guide (TDG),” ungkapnya.

Abrar berharap para peserta mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan untuk meningkatkan kualitas sistem pelatihan di institusi masing-masing.

Menurutnya, keberhasilan pelatihan tidak hanya diukur dari penyelesaian program, tetapi juga dari implementasi nyata kompetensi yang diperoleh dalam mendukung keselamatan dan kualitas penerbangan sipil global.

“Diharapkan setelah berhasil menyelesaikan kursus ini, para peserta mampu memvalidasi metodologi program pelatihan berbasis kompetensi secara komprehensif, meninjau laporan tiga tahap pengembangan pelatihan secara sistematis, serta mengevaluasi kualitas dan efektivitas materi pelatihan,” imbuhnya.

Turut hadir Capt. Mostafa Hoummady sebagai Instruktur International Civil Aviation Organization (ICAO) untuk pelatihan VCT.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta mengikuti sesi pembelajaran intensif yang dirancang untuk memperkuat kemampuan validasi program pelatihan, mulai dari metodologi pengembangan hingga evaluasi kualitas materi pembelajaran.

Dalam pelatihan ini, peserta mempelajari proses validasi metodologi pelatihan, penelaahan laporan tiga tahap pengembangan pelatihan berbasis kompetensi, serta evaluasi kualitas materi pembelajaran guna memastikan kesesuaian dengan standar keselamatan dan operasional penerbangan internasional.

Program ICAO VCT bertujuan membekali peserta dengan kompetensi untuk melakukan validasi terhadap program pelatihan berbasis kompetensi sesuai pedoman ICAO Document 9941 – Training Development Guide (TDG).

Melalui pelatihan ini, PPSDMPU terus memperkuat perannya dalam meningkatkan kualitas SDM penerbangan nasional, sekaligus mendukung harmonisasi standar pelatihan penerbangan internasional.

“Selain itu juga, sekaligus memperluas jejaring kerja sama antarnegara di bidang pengembangan SDM perhubungan udara,” tutup Abrar. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

8.336 Peserta Rekrutmen KAI Jalani Seleksi Kesehatan di Klinik Mediska Manggarai

6 Oktober 2026 - 14:05 WIB

118 Bus Shuttle DAMRI Siap Layani Mobilitas Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

6 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026

6 Oktober 2026 - 05:25 WIB

KKP Perketat Perlindungan dan Perekrutan Awak Kapal Perikanan

5 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual di Polinef, BEM Desak Wadir I Dicopot

5 Oktober 2026 - 19:46 WIB

GMF Teken Pengembangan Operasional MRO di Oman

5 Oktober 2026 - 16:54 WIB

AirBorneo Buka Penerbangan Kuching-Jakarta

5 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Hajatan FIFGROUP Pondok Gede Hadirkan Beragam Promo, Hiburan, dan Kegiatan Sosial untuk Masyarakat

4 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Tanjung Lesung Kini Terhubung Dengan Bandara Soekarno-Hatta Melalui Layanan DAMRI

4 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Viral Dugaan Penganiayaan Awak Kapal, KKP Amankan KM Maulana 23 di Laut Aru

4 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Trending di ANJUNGAN