Menu

Mode Gelap
Menteri Trenggono Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya Konawe GGRM Suntik Rp200 Miliar, Bandara Dhoho Hadapi Balik Modal 26 Tahun Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari Hari Kemerdekaan! Ongkos Cuma Rp8 Naik MRT, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL dan Busway Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe

KABIN

Diikuti Peserta dari 5 Negara, BPSDMP Sukses Gelar Pelatihan VCT

badge-check


 Peserta dan penyelenggara Pelatihan VCT Perbesar

Peserta dan penyelenggara Pelatihan VCT

Wartatrans.com, TANGERANG – Diikuti peserta dari lima negara, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara (PPSDMPU) sukses gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Validasi ICAO (Validation Competency-based Training) 2026.

Ini merupakan bagian dari komitmen dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia perhubungan udara yang selaras dengan standar internasional International Civil Aviation Organization (ICAO).

Pelatihan ini diikuti oleh tujuh peserta bersertifikasi ICAO Qualified Course Developer (IQCD) yang berasal dari Indonesia, Hong Kong, Malaysia, Thailand, dan Kazakhstan, yang dilaksanakan selama lima hari di Tangerang, 11–15 Mei 2026.

Kepala PPSDMPU, M. Abrar Tuntalanai menyampaikan, pelatihan ini merupakan bagian penting dari strategi pembangunan kapasitas SDM perhubungan udara yang inklusif dan berkelanjutan.

“Penguatan kualitas tenaga profesional penerbangan harus terus dilakukan agar mampu menjawab tantangan global yang semakin dinamis,” ucapnya.

Pelatihan VCT merupakan kesempatan berkontribusi terhadap komitmen inklusif dalam pembangunan kapasitas.
Pelatihan ini akan menghasilkan SDM yang cakap dengan keterampilan, sikap, dan pengetahuan dalam pengembangan pelatihan.

Dia menekankan pentingnya peran validator kompetensi dalam menjaga mutu pelatihan berbasis kompetensi agar tetap memenuhi prinsip-prinsip ICAO dan kebutuhan industri penerbangan yang terus berkembang.

“Pelatihan ini memberikan validator Desain Sistem Instruksional (Instructional System Design/ISD) kompetensi yang dibutuhkan untuk melakukan validasi kursus pelatihan berbasis kompetensi sesuai dengan ICAO Document 9941, Training Development Guide (TDG),” ungkapnya.

Abrar berharap para peserta mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan untuk meningkatkan kualitas sistem pelatihan di institusi masing-masing.

Menurutnya, keberhasilan pelatihan tidak hanya diukur dari penyelesaian program, tetapi juga dari implementasi nyata kompetensi yang diperoleh dalam mendukung keselamatan dan kualitas penerbangan sipil global.

“Diharapkan setelah berhasil menyelesaikan kursus ini, para peserta mampu memvalidasi metodologi program pelatihan berbasis kompetensi secara komprehensif, meninjau laporan tiga tahap pengembangan pelatihan secara sistematis, serta mengevaluasi kualitas dan efektivitas materi pelatihan,” imbuhnya.

Turut hadir Capt. Mostafa Hoummady sebagai Instruktur International Civil Aviation Organization (ICAO) untuk pelatihan VCT.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta mengikuti sesi pembelajaran intensif yang dirancang untuk memperkuat kemampuan validasi program pelatihan, mulai dari metodologi pengembangan hingga evaluasi kualitas materi pembelajaran.

Dalam pelatihan ini, peserta mempelajari proses validasi metodologi pelatihan, penelaahan laporan tiga tahap pengembangan pelatihan berbasis kompetensi, serta evaluasi kualitas materi pembelajaran guna memastikan kesesuaian dengan standar keselamatan dan operasional penerbangan internasional.

Program ICAO VCT bertujuan membekali peserta dengan kompetensi untuk melakukan validasi terhadap program pelatihan berbasis kompetensi sesuai pedoman ICAO Document 9941 – Training Development Guide (TDG).

Melalui pelatihan ini, PPSDMPU terus memperkuat perannya dalam meningkatkan kualitas SDM penerbangan nasional, sekaligus mendukung harmonisasi standar pelatihan penerbangan internasional.

“Selain itu juga, sekaligus memperluas jejaring kerja sama antarnegara di bidang pengembangan SDM perhubungan udara,” tutup Abrar. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

16 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Dukung Penanganan Gempa NTT, AirNav Pastikan Layanan Navigasi Lancar

16 Agustus 2026 - 14:08 WIB

5 Bandara Terdampak Gempa di Kepulauan Flores NTT

15 Agustus 2026 - 22:25 WIB

Camat Caringin Garut Sampaikan 2 Pesan Penting HUT Pramuka Ke 65 Di Bumper Biru

15 Agustus 2026 - 14:42 WIB

IPC TPK Salurkan 4 Gerobak Sampah, Perkuat Kepedulian Lingkungan di Palembang

15 Agustus 2026 - 06:16 WIB

Penerbangan Perdana Garuda Indonesia Rute Bali-Bandung-Bali Banjir Penumpang

14 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Haji Fikri: Pramuka Harus Terus Menjadi Kekuatan Pembentuk Generasi Emas Indonesia

14 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Semarak HUT RI, Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar Perkuat Kolaborasi

14 Agustus 2026 - 10:28 WIB

PJM dan Tentara Perkuat Sinergi, Delapan Perwira TNI AL Ikuti Pendidikan Pandu Tingkat II

14 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Hanya Rp100 Ribu, DAMRI Hubungkan Grand Metropolitan Bekasi dengan Bandara Soekarno-Hatta

14 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Trending di BANDARA