Menu

Mode Gelap
Fikar W Eda Baca Puisi di Aara Silaturahmi Kebangsaan Menyongsong 5 Abad Jakarta dan 81 Tahun Kemerdekaan RI SETARA Institute Soroti Independensi Penanganan Perkara Mantan Jampidsus Generasi Muda Harus Jadi Motor Transformasi Energi Nasional Kemenhub Catat hingga Agustus, 74,57% Kendaraan Angkutan Barang Patuhi Aturan KNG Raya Cabang Bogor Hadiri Raker 2026, Perkuat Program untuk Kemajuan Koperasi Transjakarta bakal Kelola Jalur Laut 2027

PERISTIWA

946 Calon Taruna BPSDMP Jalani Madatukar

badge-check


 Kepala BPSDMP sapa calon taruna Perbesar

Kepala BPSDMP sapa calon taruna

Wartatrans.com, BANDUNG – Sebanyak 946 calon taruna perguruan tinggi Kementerian Perhubungan di bawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) jalani Pendidikan dan Pelatihan Masa Dasar Pembentukan Karakter (Madatukar) Batch 1 Tahun 2026 di Balai Pendidikan dan Pelatihan Pembangunan Karakter Sumber Daya Manusia Transportasi (BP3KSDMT), Bandung.

Selama 14 hari, para calon taruna mengikuti pembelajaran dan praktik sebagai bagian dari masa transisi sebelum memasuki masa pendidikan sebagai taruna.

Pada saat membuka kegiatan Madatukar di Kepala BPSDMP Suharto mengatakan, Madatukar menjadi tahap awal untuk menanamkan karakter dan kebiasaan positif yang akan menjadi bekal calon taruna selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi Kemenhub.

“Madatukar ini menjadi langkah awal bagi para calon taruna untuk mengenal dan membangun karakter yang dibutuhkan selama menjalani pendidikan,” tuturnya, akhir pekan.

Dia minta seluruh calon taruna mengikuti seluruh prosesnya dengan sungguh-sungguh, karena kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, kemampuan bekerjasama, serta pengendalian diri akan menjadi bekal penting dalam perjalanan kalian menjadi SDM transportasi.

Calon taruna menurutnya, juga perlu membangun semangat untuk terus belajar dan mengembangkan diri. SDM transportasi ke depan tidak hanya dituntut memiliki kompetensi, tetapi juga mampu beradaptasi, berinovasi, serta memiliki kepedulian terhadap keselamatan dan keberlanjutan transportasi.

“Generasi muda transportasi memiliki peran penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Karena itu, kalian perlu memiliki kompetensi, karakter, adaptif, dan inovatif dalam menjawab tantangan masa depan. Saya berharap proses Madatukar ini dapat menjadi awal yang baik untuk membangun pribadi yang disiplin, bertanggungjawab, inovatif, dan mampu bekerja sama. Jadikan proses ini sebagai bekal untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan transportasi Indonesia,” pesannya.

Madatukar Batch 1 diikuti oleh 727 calon taruna/i Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang dan 219 calon taruna/i Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal. Dari total peserta tersebut, 794 merupakan laki-laki dan 152 perempuan.

Direktur BP3KSDMT, Eko Sudarmanto menjelaskan, proses pembentukan karakter dalam Madatukar dilakukan melalui kombinasi pembelajaran dan praktik. Peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga dilatih untuk menerapkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, dan kerja sama dalam berbagai aktivitas selama diklat.

“Peserta diarahkan untuk mengenali potensi diri, membangun kemampuan berinteraksi, memahami peran dalam kelompok, serta mengembangkan sikap yang diperlukan dalam kehidupan pendidikan. Melalui proses tersebut, kami ingin membangun kebiasaan positif yang dapat mereka bawa selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi masing-masing,” katanya.

Pembekalan Madatukar mencakup empat kompetensi soft skill, yaitu manajemen diri (intrapersonal), manajemen hubungan dengan orang lain (interpersonal), manajemen organisasional, dan manajemen spiritual.

Diklat berlangsung selama 14 hari, mulai 5 hingga 18 Agustus 2026, dengan total 168 jam pelajaran, terdiri atas 105 jam pelajaran materi dan 63 jam pelajaran praktik.

Tenaga pengajar berasal dari unsur TNI AD, Polisi Wanita, widyaiswara, serta tenaga pendidik yang telah tersertifikasi BNSP.

Para calon taruna BPSDMP

Pelaksanaan Madatukar mengacu pada Instruksi Menteri Perhubungan Nomor IM 8 Tahun 2024 tentang Reformasi Pola Pengasuhan Peserta Didik di Lingkungan Perguruan Tinggi Kementerian Perhubungan.

Melalui Madatukar, BPSDMP berupaya menyiapkan calon taruna yang tidak hanya siap mengikuti proses pendidikan, tetapi juga memiliki karakter, kedisiplinan, kemampuan beradaptasi, dan semangat untuk terus belajar dan berinovasi.

Bekal tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi mereka untuk menghadirkan gagasan dan kontribusi nyata dalam menjawab kebutuhan transportasi Indonesia di masa depan, sejalan dengan semangat “Terhubungan Melayani, Bergerak untuk Negeri”. (omy)

 

Baca Lainnya

KSR PMI Unit 08 UIN Sultanah Nahrasiyah dan BFLF Lhokseumawe Tunjukkan Peran Kemanusiaan di Lilawangsa Run 2026

9 Agustus 2026 - 12:08 WIB

KOKKANG Gelar Pameran “Tawa Merdeka” di Warung Tuman BSD, Kritik Sosial Dikemas Lewat Humor

9 Agustus 2026 - 06:52 WIB

281 TPQ Desak Perwali Literasi Al-Qur’an Makassar Segera Terbit

9 Agustus 2026 - 06:28 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir, TTL Raih Penghargaan Gold Program TJSL & CSR Award 2026

8 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Presiden Gerakan Pemuda Aceh Bersatu Kecam Amran, Desak Minta Maaf Kepada Mualeem: Jangan Lukai Martabat Aceh

8 Agustus 2026 - 01:41 WIB

GEMBIRA dan KUAT Jadi Bukti Komitmen IPCC, Raih Penghargaan TJSL 2026

7 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Kepatuhan Hukum, IPCM Teken Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara

7 Agustus 2026 - 23:08 WIB

Kemenhub Perkuat SDM Keselamatan Transportasi Jalan, Lantik 205 Lulusan PKTJ

7 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Haji Fikri: Putusan MK Harus Jadi Momentum Memperkuat Pendidikan dan Menjamin Anak Indonedia Mendapatkan Akses Makanan Bergizi

7 Agustus 2026 - 10:16 WIB

Poltekpel Barombong Perkuat Standar Pelayanan Publik

7 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Trending di SUMBER DAYA