Menu

Mode Gelap
Kereta Merdeka KAI Semarakkan HUT ke-81 RI, Ada Lomba hingga Upgrade Kelas Gratis Laznas ASAR Humanity Bergerak Tanggap Bencana Bersama Relawan KSATRIA di NTT Penanganan Bencana Lambat, Hasil Bumi Dikeruk, Tapi Butir MoU Tidak Pernah Diselesaikan Pemerintah Pusat. Aceh Sudah Muak! Semarang Terancam Rob Permanen, Tanahnya Amblas 12 Sentimeter Pertahun Dukung Penanganan Gempa NTT, AirNav Pastikan Layanan Navigasi Lancar Hendak Kirim Bantuan bagi Korban Gempa NTT dengan Kapal? PELNI Bebaskan Biaya Kirim

BANDARA

Dukung Penanganan Gempa NTT, AirNav Pastikan Layanan Navigasi Lancar

badge-check


 Ruang kontrol ATC di Bandara Komodo, NTT (dok/omy) Perbesar

Ruang kontrol ATC di Bandara Komodo, NTT (dok/omy)

Wartatrans.com, TANGERANG – AirNav Indonesia memastikan dukungan pelayanan navigasi penerbangan tetap berjalan lancar dan secara optimal di tengah dampak gempa bumi yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya, Sabtu (15/8/2026).

Direktur Utama AirNav Indonesia Capt. Avirianto Suratno menyampaikannya dalam keterangan resmi Ahad (16/8/2026).

“Meski sejumlah fasilitas pelayanan navigasi penerbangan terdampak, AirNav Indonesia terus menjaga operasional layanan di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, guna mendukung kelancaran proses evakuasi serta distribusi bantuan melalui jalur udara dari dan menuju wilayah terdampak,” urai Avirianto.

Adapun berdasarkan laporan terakhir yang dihimpun, dampak gempa terhadap fasilitas AirNav antara lain terdapat di Unit Bajawa, Unit Ruteng, Cabang Pembantu Ende, Unit Maumere, serta Cabang Pembantu Labuan Bajo.

Kerusakan yang teridentifikasi meliputi keretakan dan kerusakan pada sejumlah bagian bangunan tower.

“Sementara itu, fasilitas AirNav di Kupang, Waingapu, Tambolaka, dan Denpasar berdasarkan pemantauan sementara dalam kondisi aman,” ungkapnya.

Namun demikian, dia menegaskan, manajemen memprioritaskan agar pelayanan navigasi penerbangan tetap dapat dilaksanakan secara optimal dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.

Langkah tersebut dilakukan melalui asesmen kondisi fasilitas, penerapan skema kontingensi, serta pengaturan pelayanan dari lokasi yang dinilai aman.

“Alhamdulillah, seluruh personel AirNav di wilayah terdampak dilaporkan dalam kondisi selamat. Secara internal, keamanan dan keselamatan pegawai juga menjadi salah satu prioritas manajemen, ” imbuh Avirianto.

Saat ini, pemeriksaan terhadap kondisi bangunan, fasilitas komunikasi, dan peralatan navigasi penerbangan masih terus dilakukan secara bertahap, dengan mempertimbangkan masih terjadinya gempa susulan di sejumlah wilayah.

Dalam pelaksanaannya, AirNav terus berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, serta seluruh pemangku kepentingan terkait untuk menjaga kesiapan operasional dan keselamatan penerbangan.

Dukungan pelayanan navigasi penerbangan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga konektivitas udara, khususnya untuk mendukung proses evakuasi masyarakat, mobilisasi personel, serta distribusi bantuan kemanusiaan dari dan menuju wilayah terdampak.

Sejalan dengan langkah penanganan kebencanaan yang dikoordinasikan pemerintah, AirNav terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan dukungan pelayanan navigasi penerbangan bagi kebutuhan penanganan darurat serta pemulihan di wilayah terdampak.

“Ada contigency plan yang kami alankan dalam situasi seperti ini. Sejalan dengan itu,
perkembangan kondisi fasilitas dan pelayanan navigasi penerbangan akan terus dipantau dan disampaikan secata berkala kepada pemerintah, sesuai hasil verifikasi serta perkembangan situasi di lapangan,” pungkas Avirianto. (omy)

 

Baca Lainnya

5 Bandara Terdampak Gempa di Kepulauan Flores NTT

15 Agustus 2026 - 22:25 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Maknai Momen Kemerdekaan, InJourney Airports Tanam 81.000 Mangrove

15 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Pascagempa di NTT, Menhub Dudy Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi dan Sarpras

15 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Penerbangan Perdana Garuda Indonesia Rute Bali-Bandung-Bali Banjir Penumpang

14 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Hanya Rp100 Ribu, DAMRI Hubungkan Grand Metropolitan Bekasi dengan Bandara Soekarno-Hatta

14 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Bandara Husein Sastranegara Bersiap Penuh Layani Pesawat Boeing 737-800

13 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Manfaatkan AI, INACA dan KIU Sosialisasi Solusi Mudah Penanganan Penumpang

13 Agustus 2026 - 15:20 WIB

HUT ke-81 RI, Pelita Air Tawarkan Diskon Harga Tiket hingga 45%

13 Agustus 2026 - 15:09 WIB

API Banyuwangi Siapkan SDM Penerbangan Berkompeten

12 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Trending di KABIN