Menu ✖

Mode Gelap
KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda Jeritan Pilu Warga Berawang Baro Pegasing Delapan Dekade Merdeka, Terisolasi di Kubangan Lumpur dan Janji Manis Pembangunan ‎ KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar Peduli Lingkungan Sejak Dini, Terminal Teluk Lamong Edukasi Siswa tentang Pemilahan Sampah

BANDARA

Dukung Penanganan Gempa NTT, AirNav Pastikan Layanan Navigasi Lancar

badge-check


 Ruang kontrol ATC di Bandara Komodo, NTT (dok/omy) Perbesar

Ruang kontrol ATC di Bandara Komodo, NTT (dok/omy)

Wartatrans.com, TANGERANG – AirNav Indonesia memastikan dukungan pelayanan navigasi penerbangan tetap berjalan lancar dan secara optimal di tengah dampak gempa bumi yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya, Sabtu (15/8/2026).

Direktur Utama AirNav Indonesia Capt. Avirianto Suratno menyampaikannya dalam keterangan resmi Ahad (16/8/2026).

“Meski sejumlah fasilitas pelayanan navigasi penerbangan terdampak, AirNav Indonesia terus menjaga operasional layanan di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, guna mendukung kelancaran proses evakuasi serta distribusi bantuan melalui jalur udara dari dan menuju wilayah terdampak,” urai Avirianto.

Adapun berdasarkan laporan terakhir yang dihimpun, dampak gempa terhadap fasilitas AirNav antara lain terdapat di Unit Bajawa, Unit Ruteng, Cabang Pembantu Ende, Unit Maumere, serta Cabang Pembantu Labuan Bajo.

Kerusakan yang teridentifikasi meliputi keretakan dan kerusakan pada sejumlah bagian bangunan tower.

“Sementara itu, fasilitas AirNav di Kupang, Waingapu, Tambolaka, dan Denpasar berdasarkan pemantauan sementara dalam kondisi aman,” ungkapnya.

Namun demikian, dia menegaskan, manajemen memprioritaskan agar pelayanan navigasi penerbangan tetap dapat dilaksanakan secara optimal dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.

Langkah tersebut dilakukan melalui asesmen kondisi fasilitas, penerapan skema kontingensi, serta pengaturan pelayanan dari lokasi yang dinilai aman.

“Alhamdulillah, seluruh personel AirNav di wilayah terdampak dilaporkan dalam kondisi selamat. Secara internal, keamanan dan keselamatan pegawai juga menjadi salah satu prioritas manajemen, ” imbuh Avirianto.

Saat ini, pemeriksaan terhadap kondisi bangunan, fasilitas komunikasi, dan peralatan navigasi penerbangan masih terus dilakukan secara bertahap, dengan mempertimbangkan masih terjadinya gempa susulan di sejumlah wilayah.

Dalam pelaksanaannya, AirNav terus berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, serta seluruh pemangku kepentingan terkait untuk menjaga kesiapan operasional dan keselamatan penerbangan.

Dukungan pelayanan navigasi penerbangan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga konektivitas udara, khususnya untuk mendukung proses evakuasi masyarakat, mobilisasi personel, serta distribusi bantuan kemanusiaan dari dan menuju wilayah terdampak.

Sejalan dengan langkah penanganan kebencanaan yang dikoordinasikan pemerintah, AirNav terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan dukungan pelayanan navigasi penerbangan bagi kebutuhan penanganan darurat serta pemulihan di wilayah terdampak.

“Ada contigency plan yang kami alankan dalam situasi seperti ini. Sejalan dengan itu,
perkembangan kondisi fasilitas dan pelayanan navigasi penerbangan akan terus dipantau dan disampaikan secata berkala kepada pemerintah, sesuai hasil verifikasi serta perkembangan situasi di lapangan,” pungkas Avirianto. (omy)

 

Baca Lainnya

AirNav-Airbus Teken MoU Efisiensi dan Keberlanjutan Ruang Udara Indonesia

30 September 2026 - 07:31 WIB

Menhub Dudy Galang Dukungan Keanggotaan Indonesia di Dewan ICAO

29 September 2026 - 21:23 WIB

Kemenhub Pastikan Transisi Pengelolaan Bandara Dhoho Kediri Berjalan Lancar

29 September 2026 - 09:36 WIB

Dampak Erupsi Gunung Dukono, Bandara Morotai Ditutup Mulai Hari Ini

26 September 2026 - 15:36 WIB

Top! Layanan Contact Center InJourney Airports Bertahan Tetap jadi Terbaik di Indonesia

26 September 2026 - 15:28 WIB

Ditjen Hubud Tegaskan Pengawasan 3 Lapis dan Kesiapsiagaan Bencana

26 September 2026 - 15:04 WIB

Bukaka Pasok 56 Garbarata Generasi Baru untuk Terminal 3 Changi

25 September 2026 - 21:31 WIB

Indonesia AirAsia Sabet Penghargaan Best Low-Cost Airline di Indonesia dari Skytrax

24 September 2026 - 17:00 WIB

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Latihan Penanganan Keadaan Darurat

24 September 2026 - 15:49 WIB

GMFI dan FTAI Perkuat Kolaborasi Bisnis Perawatan Mesin Pesawat

24 September 2026 - 14:56 WIB

Trending di BANDARA