Menu

Mode Gelap
Kereta Merdeka KAI Semarakkan HUT ke-81 RI, Ada Lomba hingga Upgrade Kelas Gratis Laznas ASAR Humanity Bergerak Tanggap Bencana Bersama Relawan KSATRIA di NTT Penanganan Bencana Lambat, Hasil Bumi Dikeruk, Tapi Butir MoU Tidak Pernah Diselesaikan Pemerintah Pusat. Aceh Sudah Muak! Semarang Terancam Rob Permanen, Tanahnya Amblas 12 Sentimeter Pertahun Dukung Penanganan Gempa NTT, AirNav Pastikan Layanan Navigasi Lancar Hendak Kirim Bantuan bagi Korban Gempa NTT dengan Kapal? PELNI Bebaskan Biaya Kirim

BANDARA

5 Bandara Terdampak Gempa di Kepulauan Flores NTT

badge-check


 Bandara Komodo (omy) Perbesar

Bandara Komodo (omy)

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyampaikan simpati dan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya gempa bumi pada sejumlah wilayah di Kepulauan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT)

Sebagai langkah mitigasi guna memastikan keselamatan penerbangan, Ditjen Perhubungan Udara bersama penyelenggara bandar udara dan pelayanan navigasi penerbangan terus melakukan pemeriksaan serta pemantauan kondisi fasilitas, personel, dan operasional penerbangan di wilayah terdampak.

Berdasarkan informasi Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS) BMKG, gempa utama tercatat dengan magnitudo 7,0 pada pukul 05.58 WITA sekitar 38 km timur laut Mbay, Nagekeo, dengan kedalaman 10 km.

Selain itu, tercatat gempa magnitudo 6,2 pada pukul 06.13 WITA dengan pusat gempa di laut sekitar 46 km timur laut Labuan Bajo, pada kedalaman 10 km.

“Saat ini, terdapat lima bandara yang dilaporkan terdampak,” jelas Dirjen Perhubungan Udara Lukman F Laisa.

Kelima bandara itu, yakni Bandara Komodo – Labuan Bajo; Bandara H. Hasan Aroeboesman – Ende; Bandara Umbu Mehang Kunda – Waingapu; Bandara Frans Sales Lega – Ruteng; dan Bandara Soa – Bajawa.

Kerusakan yang dilaporkan antara lain berupa kerusakan dan retakan pada bangunan terminal, gedung administrasi, gedung PKP-PK, serta fasilitas pendukung lainnya.

Di Bandara Soa – Bajawa, berdasarkan laporan awal, terdapat kerusakan sedang pada runway dan sejumlah bangunan serta fasilitas pendukung, termasuk adanya retakan baru di beberapa titik.

“Pada aspek pelayanan navigasi penerbangan, terdapat unit pelayanan yang terdampak, yaitu Cabang Pembantu Labuan Bajo, Cabang Pembantu Ende, Unit Maumere, Unit Bajawa, dan Unit Ruteng,” ucapnya.

Seluruh personel penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan di lokasi yang terdampak dilaporkan dalam kondisi selamat.

Pada sejumlah lokasi, khususnya yang mengalami kerusakan pada gedung tower, pelayanan navigasi untuk sementara dilaksanakan dari lokasi yang dinilai aman.

Contingency plan juga disiapkan untuk memastikan keselamatan dan keberlangsungan pelayanan navigasi penerbangan.

Ditjen Perhubungan Udara menempatkan aspek keselamatan penerbangan sebagai prioritas utama.
Pemeriksaan kondisi fasilitas dan infrastruktur bandara serta fasilitas navigasi penerbangan terus dilakukan.

Untuk kesiapan pengiriman bantuan ke masyarakat dilakukan dengan skema Get Airport Ready for Disaster (GARD).

Terkait perkembangan operasional penerbangan,
masyarakat pengguna jasa transportasi udara di wilayah terdampak diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pengelola bandar udara serta maskapai penerbangan.

“Ditjen Perhubungan Udara akan terus memonitor perkembangan situasi dan melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait,” imbuh Lukman.

Informasi mengenai kondisi bandar udara, pelayanan navigasi penerbangan, serta perkembangan operasional penerbangan akan disampaikan lebih lanjut setelah hasil pemeriksaan dan asesmen terbaru diterima. (omy)

 

Baca Lainnya

Dukung Penanganan Gempa NTT, AirNav Pastikan Layanan Navigasi Lancar

16 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Maknai Momen Kemerdekaan, InJourney Airports Tanam 81.000 Mangrove

15 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Pascagempa di NTT, Menhub Dudy Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi dan Sarpras

15 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Penerbangan Perdana Garuda Indonesia Rute Bali-Bandung-Bali Banjir Penumpang

14 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Hanya Rp100 Ribu, DAMRI Hubungkan Grand Metropolitan Bekasi dengan Bandara Soekarno-Hatta

14 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Bandara Husein Sastranegara Bersiap Penuh Layani Pesawat Boeing 737-800

13 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Manfaatkan AI, INACA dan KIU Sosialisasi Solusi Mudah Penanganan Penumpang

13 Agustus 2026 - 15:20 WIB

HUT ke-81 RI, Pelita Air Tawarkan Diskon Harga Tiket hingga 45%

13 Agustus 2026 - 15:09 WIB

API Banyuwangi Siapkan SDM Penerbangan Berkompeten

12 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Trending di KABIN