Menu

Mode Gelap
Tampil di APM 2026, INSA Bawa Suara Pelayaran Indonesia di Panggung Internasional Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Tinjau Tanggul Jebol di Pabean, Pastikan Pemerintah ‘Hadir’ di Masyarakat AHY Dituduh Lagi Terlibat Kasus Ijazah Jokowi, Kali ini Disebut Bersama Puan dan Habib Rizieq Penumpang Whoosh Momen Lebaran Masih Ramai, KCIC Optimalkan Intermoda untuk Kelancaran Perjalanan Instruksi Presiden ke KAI: Percepat Inventarisasi Permukiman Bantaran Rel dan Penyiapan Solusi Hunian Laik Urai Kepadatan di Jalur Tol Trans Jawa, One Way dari KM 132 hingga KM 70 Diberlakukan

JALUR

Urai Kepadatan di Jalur Tol Trans Jawa, One Way dari KM 132 hingga KM 70 Diberlakukan

badge-check


 Urai Kepadatan di Jalur Tol Trans Jawa, One Way dari KM 132 hingga KM 70 Diberlakukan Perbesar

Wartatrans.com, BEKASI – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho memberlakukan rekayasa lalu lintas one way dari KM 132 hingga KM 70 Tol Trans Jawa.

Menurut Menhub, kebijakan ini diambil untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang terjadi di beberapa titik, menyusul meningkatnya volume kendaraan menuju wilayah Jakarta, Jumat (27/3/2026).

“Kondisi lalu lintas di lapangan saat ini sebenarnya sesuai dengan prediksi, tidak terlalu tinggi. Namun demikian, karena ada hambatan di beberapa ruas khususnya di sejumlah rest area, maka terjadi kepadatan sehingga kami memberlakukan one way sepenggal dari KM 132 hingga KM 70,” tutur Menhub di Command Center KM 29 Korlantas Polri Tol Cikampek, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (27/3/2026).

Pihaknya akan terus memantau situasi lalu lintas secara konsisten usai diberlakukannya one way tahap pertama.

Bila dalam perjalanannya terjadi peningkatan volume kendaraan, maka atas diskresi pihak Kepolisian, one way lokal tahap dua dari KM 169 hingga KM 70 dan tahap tiga dari KM 188 hingga KM 70 akan diberlakukan juga.

“Demikian pula bila masih terjadi peningkatan arus yang signifikan, maka one way nasional dari Tol Kalikangkung bukan tidak mungkin akan diberlakukan. Akan tetapi untuk saat ini, pemberlakuan one way sepenggal diharapkan mampu mengurai kepadatan yang terjadi di sejumlah titik sejak pagi hari,” tutur Menhub.

Dia mengimbau masyarakat merencanakan waktu kepulangan dengan baik, salah satunya dengan memanfaatkan aplikasi Travoy atau melalui Call Center Jasa Marga.

Ini katanya, penting agar masyarakat dapat mengetahui waktu dan rute pemberlakuan rekayasa lalu lintas yang dinamis dari pihak Kepolisian, serta sejumlah informasi seperti rest area hingga fasilitas pendukung perjalanan lainnya.

Menhub juga kembali mengingatkan para pengusaha angkutan logistik untuk mematuhi Surat Keputusan Bersama (SKB) Pengaturan Lalu Lintas dan Penyeberangan selama Angkutan Lebaran 2026 yang ditandatangani Kementerian Perhubungan, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Pasalnya, langkah ini penting untuk menjaga kelancaran arus balik serta keselamatan para pengguna jalan.

“Saya kembali meminta agar para pelaku usaha angkutan logistik untuk tidak mengoperasikan kendaraan sumbu tiga ke atas sampai waktu yang telah ditentukan, yakni 29 Maret 2026. Sekali lagi saya sampaikan, ini demi menjaga keselamatan para pemudik,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, Menhub Dudy juga menyampaikan bahwa berdasarkan data Korlantas Polri, angka fatalitas korban kecelakaan pada arus mudik dan balik Lebaran 2026 mengalami penurunan sebesar 30,4 persen dibanding tahun lalu.

Peristiwa kecelakaan selama Operasi Ketupat pun mengalami penurunan sebesar 5,3 persen.

“Saya mengapresiasi seluruh stakeholder, khususnya Kepolisian, Jasa Marga, hingga Jasa Raharja yang telah berhasil menekan angka fatalitas korban kecelakaan selama masa Angkutan Lebaran 2026. Ini menunjukkan bahwa manajemen lalu lintas yang disiapkan dan diberlakukan benar-benar efektif,” tutur Menhub.

Sebagai informasi menurut data Jasa Marga, jumlah kendaraan yang memasuki wilayah Jakarta hingga pukul 6 pagi tadi telah mencapai 2,3 juta unit atau 69 persen dari total proyeksi.

Adapun volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada H+4 Lebaran mencapai angka 206.243 kendaraan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono dan Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPLP Hadir di Pelayaran Rakyat, Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Tanjung Priok Kerahkan KN.Golok-P.206 Amankan Arus Balik di Sebesi – Kalianda Lampung.

27 Maret 2026 - 08:26 WIB

Kemenhub Matangkan Strategi Hadapi Puncak Arus Balik di Lintas Ketapang-Gilimanuk

27 Maret 2026 - 07:00 WIB

Menhub Dudy: Hingga H+3 Lebaran, Kenaikan Jumlah Penumpang Angkutan Umum 11,11%

25 Maret 2026 - 21:58 WIB

Peserta Arus Balik Gratis Dilepas Kemenhub Kembali ke Jabodetabek dari 12 Kota dengan Bus

25 Maret 2026 - 18:34 WIB

Rabu Dini Hari, Menhub Dudy dan Seskab Sambut Pemudik di Terminal Pulo Gebang

25 Maret 2026 - 08:51 WIB

Bakauheni Selat Sunda Dijaga Ketat! Tiga Kapal Patroli KPLP Kawal Arus Balik Lebaran 2026 Menuju Jawa

25 Maret 2026 - 06:26 WIB

Menhub Dudy Ajak Pemudik Utamakan Keselamatan

24 Maret 2026 - 20:39 WIB

Urai Kepadatan Puncak Arus Balik Lebaran, Menhub Dudy Minta Masyarakat Maksimalkan WFA

24 Maret 2026 - 20:31 WIB

ASDP Siaga Urai Lonjakan Arus Balik, Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ramai Lancar

24 Maret 2026 - 20:23 WIB

Balik ke Jakarta Makin Tenang, Tiket DAMRI Malang–Surabaya Mulai Rp280 Ribu

24 Maret 2026 - 19:08 WIB

Trending di JALUR