Menu

Mode Gelap
BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar

ANJUNGAN

Tampil di APM 2026, INSA Bawa Suara Pelayaran Indonesia di Panggung Internasional

badge-check


 INSA di gelaran APM di Singapura Perbesar

INSA di gelaran APM di Singapura

Wartatrans.com, SINGAPURA – Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) berpartisipasi aktif dalam Asia Pacific Maritime (APM) 2026 di Marina Bay Sands, Singapura.

Ini menegaskan peran INSA di kancah maritim internasional, memanfaatkan forum APM 2026 yang bertema “Future of Vessels: Solutions for Tomorrow”, untuk menangkap arah transformasi industri masa depan.

“Sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan pelaku maritim global,” tutur Ketua Umum DPP INSA Carmelita Hartoto, Jumat (27/3/2026).

Dia mengatakan, kehadiran INSA di ajang APM 2026 untuk membangun komunikasi, serta memperkuat posisi pelayaran Indonesia di tengah dinamika industri maritim global yang semakin kompetitif.

Sebagai asosiasi yang menaungi lebih dari 800 perusahaan pelayaran nasional dengan armada kapal niaga nasional yang beragam usia menurutnya, INSA memandang partisipasi ini dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha pelayaran nasional dalam merespons tuntutan transformasi industri di sektor maritim.

“Forum seperti ini penting tidak hanya untuk membangun jejaring, tetapi juga meningkatkan wawasan dan mencari peluang yang dapat memperkuat daya saing industri maritim nasional di kancah global,” urainya.

APM 2026 diikuti lebih dari 20.000 peserta dari berbagai negara. Hal ini menjadikannya salah satu forum maritim terbesar di kawasan Asia Pasifik.

Delegasi INSA yang dipimpin Ketua Umum DPP INSA Carmelita, hadir dengan kekuatan sekitar 60 orang, terdiri dari pengurus INSA dan pelaku industri pelayaran nasional.

Selama tiga hari ajang APM 2026 ini, delegasi INSA juga mengikuti berbagai agenda, seperti kunjungan ke paviliun negara-negara sahabat peserta untuk mempelajari inovasi yang dikembangkan di masing-masing negara.

Paviliun INSA juga dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi antara anggota dan berbagai pemangku kepentingan nasional maupun internasional.

“Sejumlah tamu kehormatan hadir mengunjungi paviliun INSA, di antaranya Duta Besar RI untuk Singapura Bapak Hotmangaradja Pandjaitan dan CEO Maritime and Port Authority (MPA) of Singapore Mr. Ang Wee Keong,” kata dia.

Selain itu, Sekretaris Jenderal FASA Mr. Loh Chun How, Ketua SSA Mr. Teo Teng Seng, Ketua MASA Mr. Safwan Othman, serta Sekretaris Jenderal ASA turut hadir dan berinteraksi langsung di paviliun INSA.

Pertemuan ini dimanfaatkan untuk bertukar pandangan mengenai dinamika industri pelayaran di tengah kondisi global saat ini, sekaligus memperkuat dukungan dan kolaborasi antar asosiasi pelayaran di kawasan.

Delegasi INSA juga mendapatkan undangan khusus untuk mengunjungi fasilitas galangan kapal PaxOcean di Singapura yang baru saja mengoperasikan fasilitas terbarunya.

Kunjungan ini memberikan gambaran langsung mengenai pengembangan teknologi pembangunan dan reparasi kapal terkini.

Keterlibatan INSA juga semakin tercermin dalam sesi panel diskusi APM 2026.

Di kesempatan itu, Ketua Pokja Bidang Dekarbonisasi DPP INSA Ghanny Zeng menjadi salah satu panelis dalam diskusi bertajuk “What Will Unlock Capital for Shipowners in 2026?”.

Dalam kesempatan ini, INSA juga menawarkan kerja sama kepada pelaku industry regional global dalam penyelenggaraan Indonesia Maritime Week yang rencananya akan digelar pada 2027 di Indonesia.

“Berangkat dari kesuksesan IMW 2025, ajang ini diharapkan dapat menjadi ruang pertukaran gagasan dan peluang bisnis bagi pengembangan sektor maritim nasional, regional dan global,” tutup Carmelita. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dukung Ketersediaan Pasokan Energi Nasional, Semester I-2026 PELNI Angkut 335.415 Metrik Ton Batubara

2 Juli 2026 - 16:20 WIB

BKKP-Institusi Pendidikan Maritim Perkuat Sinergi

2 Juli 2026 - 14:26 WIB

Gelar RUPS Tahunan, PT Pelindo Solusi Maritim Catat Pertumbuhan Kinerja Positif pada 2025

2 Juli 2026 - 13:06 WIB

Yayasan HAkA Dampingi Perempuan Beutong Bersatu Bangun Kemandirian Ekonomi

2 Juli 2026 - 11:24 WIB

Kemenhub Dukung Penuh Program Green and Smart Port Initiatives ASRI 2026

2 Juli 2026 - 10:34 WIB

Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026 Berkat Strategi Komunikasi Digital yang Inovatif

1 Juli 2026 - 17:36 WIB

Citilink Buka 5 Rute Baru Hubungkan Kalimantan, Yogya, dan Batam

1 Juli 2026 - 14:43 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Pemkot Jakarta Utara Tanam 665 Pohon

1 Juli 2026 - 13:11 WIB

Penerapan B50 masih Terkendala Teknis, Organda Lakukan ini

1 Juli 2026 - 09:42 WIB

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN untuk Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Trending di ANJUNGAN