Menu

Mode Gelap
Bedah Buku “Diplomasi Sengketa 4 Pulau”, Tokoh Aceh Soroti Pentingnya Data dan Potensi Ekonomi SBY Cup 2026 Berakhir Sukses, LavAni Meraih Juara dan Empat Penghargaan Individual Meriahkan HJB TH 2026,Pemkab Bogor Luncurkan Pelayanan Publik 100 Jam Non Stop Rian Hidayat Resmi Daftar Calon Ketua Umum BM PAN, Usung Agenda Konsolidasi dan Kemenangan PAN 2029 KPLP Sigap Evakuasi 28 Penumpang KMP Mutiara Persada III Akibat Gangguan Mesin di Selat Sunda Pendidikan Karakter Berbasis Bahasa Ibu (Refleksi atas Kasus Kekerasan di Daycare dan Krisis Pengasuhan Anak)

ANJUNGAN

Tampil di APM 2026, INSA Bawa Suara Pelayaran Indonesia di Panggung Internasional

badge-check


 INSA di gelaran APM di Singapura Perbesar

INSA di gelaran APM di Singapura

Wartatrans.com, SINGAPURA – Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) berpartisipasi aktif dalam Asia Pacific Maritime (APM) 2026 di Marina Bay Sands, Singapura.

Ini menegaskan peran INSA di kancah maritim internasional, memanfaatkan forum APM 2026 yang bertema “Future of Vessels: Solutions for Tomorrow”, untuk menangkap arah transformasi industri masa depan.

“Sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan pelaku maritim global,” tutur Ketua Umum DPP INSA Carmelita Hartoto, Jumat (27/3/2026).

Dia mengatakan, kehadiran INSA di ajang APM 2026 untuk membangun komunikasi, serta memperkuat posisi pelayaran Indonesia di tengah dinamika industri maritim global yang semakin kompetitif.

Sebagai asosiasi yang menaungi lebih dari 800 perusahaan pelayaran nasional dengan armada kapal niaga nasional yang beragam usia menurutnya, INSA memandang partisipasi ini dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha pelayaran nasional dalam merespons tuntutan transformasi industri di sektor maritim.

“Forum seperti ini penting tidak hanya untuk membangun jejaring, tetapi juga meningkatkan wawasan dan mencari peluang yang dapat memperkuat daya saing industri maritim nasional di kancah global,” urainya.

APM 2026 diikuti lebih dari 20.000 peserta dari berbagai negara. Hal ini menjadikannya salah satu forum maritim terbesar di kawasan Asia Pasifik.

Delegasi INSA yang dipimpin Ketua Umum DPP INSA Carmelita, hadir dengan kekuatan sekitar 60 orang, terdiri dari pengurus INSA dan pelaku industri pelayaran nasional.

Selama tiga hari ajang APM 2026 ini, delegasi INSA juga mengikuti berbagai agenda, seperti kunjungan ke paviliun negara-negara sahabat peserta untuk mempelajari inovasi yang dikembangkan di masing-masing negara.

Paviliun INSA juga dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi antara anggota dan berbagai pemangku kepentingan nasional maupun internasional.

“Sejumlah tamu kehormatan hadir mengunjungi paviliun INSA, di antaranya Duta Besar RI untuk Singapura Bapak Hotmangaradja Pandjaitan dan CEO Maritime and Port Authority (MPA) of Singapore Mr. Ang Wee Keong,” kata dia.

Selain itu, Sekretaris Jenderal FASA Mr. Loh Chun How, Ketua SSA Mr. Teo Teng Seng, Ketua MASA Mr. Safwan Othman, serta Sekretaris Jenderal ASA turut hadir dan berinteraksi langsung di paviliun INSA.

Pertemuan ini dimanfaatkan untuk bertukar pandangan mengenai dinamika industri pelayaran di tengah kondisi global saat ini, sekaligus memperkuat dukungan dan kolaborasi antar asosiasi pelayaran di kawasan.

Delegasi INSA juga mendapatkan undangan khusus untuk mengunjungi fasilitas galangan kapal PaxOcean di Singapura yang baru saja mengoperasikan fasilitas terbarunya.

Kunjungan ini memberikan gambaran langsung mengenai pengembangan teknologi pembangunan dan reparasi kapal terkini.

Keterlibatan INSA juga semakin tercermin dalam sesi panel diskusi APM 2026.

Di kesempatan itu, Ketua Pokja Bidang Dekarbonisasi DPP INSA Ghanny Zeng menjadi salah satu panelis dalam diskusi bertajuk “What Will Unlock Capital for Shipowners in 2026?”.

Dalam kesempatan ini, INSA juga menawarkan kerja sama kepada pelaku industry regional global dalam penyelenggaraan Indonesia Maritime Week yang rencananya akan digelar pada 2027 di Indonesia.

“Berangkat dari kesuksesan IMW 2025, ajang ini diharapkan dapat menjadi ruang pertukaran gagasan dan peluang bisnis bagi pengembangan sektor maritim nasional, regional dan global,” tutup Carmelita. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPLP Sigap Evakuasi 28 Penumpang KMP Mutiara Persada III Akibat Gangguan Mesin di Selat Sunda

18 Mei 2026 - 09:30 WIB

Ferry jadi Moda Pilihan Utama Masyarakat, Trafik Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Ramai

17 Mei 2026 - 18:20 WIB

PT Pelindo Jasa Maritim Perkuat Kompetensi SDM melalui Endorsement Pandu Batch 1

16 Mei 2026 - 16:57 WIB

IPC TPK Panjang Perbesar Kapasitas Bongkar Muat dengan QCC Post Panamax

16 Mei 2026 - 16:55 WIB

Petani Kopi Gayo Desak Pemerintah Hadir Nyata Pasca Bencana

16 Mei 2026 - 15:55 WIB

Gerai Kekinian Karya UMKM Lokal Percantik Kawasan Danau Lut Tawar

15 Mei 2026 - 14:40 WIB

ASDP Raih Penghargaan Top CSR 2026 Berkat Program Mudik Ramah Anak

14 Mei 2026 - 21:14 WIB

INACA Apresiasi Penyesuaian Fuel Surcharge dari Pemerintah

14 Mei 2026 - 20:45 WIB

Pendampingan Intensif PNM Dorong Kemandirian Ibu-Ibu Pelaku Usaha Mikro

14 Mei 2026 - 20:33 WIB

Gelar RUPST, Garuda Indonesia Perkuat Fokus Transformasi

14 Mei 2026 - 12:43 WIB

Trending di EKOBIS