Wartatrans.com, TAKENGON — Kawasan wisata Danau Lut Tawar terus berbenah. Destinasi yang dijuluki “Swis Indonesia” di dataran tinggi Gayo itu kini menghadirkan wajah baru melalui kehadiran gerai kekinian karya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal.
Gerai modern tersebut dirancang oleh Misran (39), pelaku UMKM binaan Pertamina Gas. Kehadiran gerai ini diharapkan menjadi fasilitas penunjang baru bagi sektor pariwisata di kawasan Danau Lut Tawar sekaligus memperkuat identitas produk lokal masyarakat Gayo.

Desain gerai tampil modern dengan sentuhan estetika yang disesuaikan dengan panorama alam danau dan pegunungan di sekitarnya. Bangunan berukuran tinggi 2,20 meter, panjang 1,30 meter, dan lebar 1,10 meter itu mengusung konsep minimalis dengan perpaduan warna merah, hitam, dan aksen emas.
Bentuk atap gerai dibuat melengkung lembut menyerupai lekuk pegunungan hijau yang mengitari kawasan danau. Konsep tersebut dinilai mampu menghadirkan kesan harmonis antara bangunan modern dengan kekayaan alam dataran tinggi Gayo.
Misran mengatakan, desain gerai tersebut merupakan hasil karya masyarakat lokal yang mendapat dukungan pembinaan dari Pertamina Gas. Menurut dia, pendampingan yang diberikan mencakup proses perencanaan, desain, hingga tahap produksi.
“Ini karya anak daerah sendiri. Kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat Gayo mampu menciptakan fasilitas wisata yang berkualitas dan menarik,” kata Misran saat ditemui di Takengon, Jumat (15/5/2026).
Ia menjelaskan, gerai tersebut dirancang multifungsi. Selain digunakan sebagai tempat berjualan makanan ringan, oleh-oleh khas Gayo, suvenir kerajinan tangan, dan produk kopi lokal, keberadaannya juga diharapkan menjadi elemen estetika di kawasan wisata.
Menurut Misran, desain gerai yang menarik dapat memberi pengalaman berbeda bagi wisatawan. Pengunjung tidak hanya menikmati panorama Danau Lut Tawar, tetapi juga dapat memanfaatkan gerai sebagai latar berfoto.
Kehadiran gerai karya UMKM lokal itu sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat berbasis pariwisata. Dengan penataan yang lebih modern dan tertata, kawasan wisata Danau Lut Tawar diharapkan semakin menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.*** (Basaruddin/BS)





























