Menu

Mode Gelap
Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor Menjaga Warisan Luhur: Peringatan Maulid Nabi Besar SAW di Masjid Istiqamah Desa Simpang Kelaping Sarat Adat dan Budaya Lewat Panggung Seni, Guruh Sukarno Putra Ajak Masyarakat Peduli Anak Penyintas Kanker

EKOBIS

Gerai Kekinian Karya UMKM Lokal Percantik Kawasan Danau Lut Tawar

badge-check


 Gerai Kekinian Karya UMKM Lokal Percantik Kawasan Danau Lut Tawar Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Kawasan wisata Danau Lut Tawar terus berbenah. Destinasi yang dijuluki “Swis Indonesia” di dataran tinggi Gayo itu kini menghadirkan wajah baru melalui kehadiran gerai kekinian karya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal.

Gerai modern tersebut dirancang oleh Misran (39), pelaku UMKM binaan Pertamina Gas. Kehadiran gerai ini diharapkan menjadi fasilitas penunjang baru bagi sektor pariwisata di kawasan Danau Lut Tawar sekaligus memperkuat identitas produk lokal masyarakat Gayo.

Desain gerai tampil modern dengan sentuhan estetika yang disesuaikan dengan panorama alam danau dan pegunungan di sekitarnya. Bangunan berukuran tinggi 2,20 meter, panjang 1,30 meter, dan lebar 1,10 meter itu mengusung konsep minimalis dengan perpaduan warna merah, hitam, dan aksen emas.

Bentuk atap gerai dibuat melengkung lembut menyerupai lekuk pegunungan hijau yang mengitari kawasan danau. Konsep tersebut dinilai mampu menghadirkan kesan harmonis antara bangunan modern dengan kekayaan alam dataran tinggi Gayo.

Misran mengatakan, desain gerai tersebut merupakan hasil karya masyarakat lokal yang mendapat dukungan pembinaan dari Pertamina Gas. Menurut dia, pendampingan yang diberikan mencakup proses perencanaan, desain, hingga tahap produksi.

“Ini karya anak daerah sendiri. Kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat Gayo mampu menciptakan fasilitas wisata yang berkualitas dan menarik,” kata Misran saat ditemui di Takengon, Jumat (15/5/2026).

Ia menjelaskan, gerai tersebut dirancang multifungsi. Selain digunakan sebagai tempat berjualan makanan ringan, oleh-oleh khas Gayo, suvenir kerajinan tangan, dan produk kopi lokal, keberadaannya juga diharapkan menjadi elemen estetika di kawasan wisata.

Menurut Misran, desain gerai yang menarik dapat memberi pengalaman berbeda bagi wisatawan. Pengunjung tidak hanya menikmati panorama Danau Lut Tawar, tetapi juga dapat memanfaatkan gerai sebagai latar berfoto.

Kehadiran gerai karya UMKM lokal itu sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat berbasis pariwisata. Dengan penataan yang lebih modern dan tertata, kawasan wisata Danau Lut Tawar diharapkan semakin menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.*** (Basaruddin/BS)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

ADEXCO Dorong Industrialisasi Kebencanaan dari Hulu ke Hilir, Dukung Penanganan Kahutla

25 Agustus 2026 - 08:42 WIB

Garuda Indonesia dan Citilink  Sabet Rating Keselamatan Tertinggi

25 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Citilink Raih Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan

24 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Cilegon Jadi Klaster Industri Baru, Proyeksi Pabrik Kendaraan Listrik Rp10 Triliun

24 Agustus 2026 - 05:51 WIB

Kapasitas Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta Ditarget Naik 75% usai Revitalisasi

24 Agustus 2026 - 05:43 WIB

Tol HBR II Setinggi 38 Meter, Ditargetkan Rampung Awal 2028

23 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Angkut Bantuan dengan Kapal PELNI, Kemenhub Beri Potongan Harga 100 Persen

21 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Ciputra Life Catat Kinerja Positif 2025 dan Berlanjut di Semester I-2026

21 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Rumput Laut dan Agar-agar Indonesia Bebas Tarif Tambahan AS, Peluang Pasar Ekspor Makin Terbuka

21 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kemenhub Perkuat Pengelolaan Keuangan 2026

21 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Trending di EKOBIS