Menu

Mode Gelap
AHY dan Jajaran Kemenko Infrastruktur Hadiri Ratas Bersama Presiden Prabowo Astra Credit Companies Tanam Mangrove di Pontianak JKA dan Bencana – Kelalaian DPRA dan Gubernur? Gerai Kekinian Karya UMKM Lokal Percantik Kawasan Danau Lut Tawar UBSI Gelar Pengabdian Masyarakat di SMK Taruna Bhakti, Dorong Siswa Jadi Influencer Budaya Lokal KAI Commuter Rilis KMT Edisi Khusus Comifuro 22 di ICE BSD

EKOBIS

Gerai Kekinian Karya UMKM Lokal Percantik Kawasan Danau Lut Tawar

badge-check


 Gerai Kekinian Karya UMKM Lokal Percantik Kawasan Danau Lut Tawar Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Kawasan wisata Danau Lut Tawar terus berbenah. Destinasi yang dijuluki “Swis Indonesia” di dataran tinggi Gayo itu kini menghadirkan wajah baru melalui kehadiran gerai kekinian karya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal.

Gerai modern tersebut dirancang oleh Misran (39), pelaku UMKM binaan Pertamina Gas. Kehadiran gerai ini diharapkan menjadi fasilitas penunjang baru bagi sektor pariwisata di kawasan Danau Lut Tawar sekaligus memperkuat identitas produk lokal masyarakat Gayo.

Desain gerai tampil modern dengan sentuhan estetika yang disesuaikan dengan panorama alam danau dan pegunungan di sekitarnya. Bangunan berukuran tinggi 2,20 meter, panjang 1,30 meter, dan lebar 1,10 meter itu mengusung konsep minimalis dengan perpaduan warna merah, hitam, dan aksen emas.

Bentuk atap gerai dibuat melengkung lembut menyerupai lekuk pegunungan hijau yang mengitari kawasan danau. Konsep tersebut dinilai mampu menghadirkan kesan harmonis antara bangunan modern dengan kekayaan alam dataran tinggi Gayo.

Misran mengatakan, desain gerai tersebut merupakan hasil karya masyarakat lokal yang mendapat dukungan pembinaan dari Pertamina Gas. Menurut dia, pendampingan yang diberikan mencakup proses perencanaan, desain, hingga tahap produksi.

“Ini karya anak daerah sendiri. Kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat Gayo mampu menciptakan fasilitas wisata yang berkualitas dan menarik,” kata Misran saat ditemui di Takengon, Jumat (15/5/2026).

Ia menjelaskan, gerai tersebut dirancang multifungsi. Selain digunakan sebagai tempat berjualan makanan ringan, oleh-oleh khas Gayo, suvenir kerajinan tangan, dan produk kopi lokal, keberadaannya juga diharapkan menjadi elemen estetika di kawasan wisata.

Menurut Misran, desain gerai yang menarik dapat memberi pengalaman berbeda bagi wisatawan. Pengunjung tidak hanya menikmati panorama Danau Lut Tawar, tetapi juga dapat memanfaatkan gerai sebagai latar berfoto.

Kehadiran gerai karya UMKM lokal itu sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat berbasis pariwisata. Dengan penataan yang lebih modern dan tertata, kawasan wisata Danau Lut Tawar diharapkan semakin menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.*** (Basaruddin/BS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

INACA Apresiasi Penyesuaian Fuel Surcharge dari Pemerintah

14 Mei 2026 - 20:45 WIB

Pendampingan Intensif PNM Dorong Kemandirian Ibu-Ibu Pelaku Usaha Mikro

14 Mei 2026 - 20:33 WIB

Gelar RUPST, Garuda Indonesia Perkuat Fokus Transformasi

14 Mei 2026 - 12:43 WIB

Jumlah Penumpang Garuda Indonesia Group Tumbuh 6,76% di Kuartal I-2026

14 Mei 2026 - 12:36 WIB

KSP Dudung Abdurachman Tinjau Langsung Pelindo, Dukung Penguatan Tata Kelola Pelabuhan Nasional

13 Mei 2026 - 19:41 WIB

PT Pelindo Solusi Maritim Modernisasi Crane Pelabuhan dengan Pembaruan Sistem Komputerisasi

13 Mei 2026 - 18:30 WIB

TPK Teluk Lamong Catat Lonjakan Arus Petikemas Internasional 91 Persen

13 Mei 2026 - 11:59 WIB

SPJM Bukukan Laba Bersih Lampaui Target RKAP pada Kuartal I 2026

13 Mei 2026 - 07:39 WIB

Bappenas Sebut PTPN I Strategis untuk Ketahanan Pangan dan Energi

13 Mei 2026 - 07:02 WIB

FIFGROUP Tegaskan Komitmen terhadap Tata Kelola yang Baik melalui Seminar Nasional Bersama Asosiasi Advokat Konstitusi

12 Mei 2026 - 19:32 WIB

Trending di EKOBIS