Menu

Mode Gelap
Mau Liburan Naik Kereta? Tiket dari Daop 1 Jakarta ke Sejumlah Kota Masih Tersedia Layanan Makkah Route di Bandara Adi Soemarmo, Mudahkan Jemaah Haji Embarkasi Solo Dana Reboisasi Dinilai Perlu Masuk Skema Dana Desa untuk Penghijauan Hutan PNM Kembangkan Klaster Pala di Ngada untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Forum Kritik Seni Jakarta Soroti Tantangan Kritik Seni di Era Digital Sambut Long Weekend, DAMRI Siapkan Lebih dari 50 Ribu Kursi AKAP dan Beragam Kemudahan Pemesanan Tiket

EKOBIS

Bappenas Sebut PTPN I Strategis untuk Ketahanan Pangan dan Energi

badge-check


 Kerja sama Bappenas dan PTPN I Perbesar

Kerja sama Bappenas dan PTPN I

Wartatrans.com, JAKARTA – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Prof. Rachmat Pambudy menyebutkan bahwa PT Perkebunan Nusantara I (Persero) memiliki domain strategis pada program Ketahanan Pangan dan Energi yang dicanangkan Presiden Prabowo.

Pernyataan ini disampaikannya di sela acara penanda tanganan naskah nota kesepahaman tentang penguatan perencanaan program hilirisasi komoditas kelapa, kopi, dan kakao antara PTPN I (Persero) dengan Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, Selasa (12/5/26).

Rachmat mengungkapkan, tiga program swasembada yang diakselerasi Presiden Prabowo, yakni swasembada pangan, swasembada energi, dan swasembada air bersinggungan langsung dengan bisnis agro yang dijalankan PTPN I.

“Peran PTPN I dalam mendukung terwujudnya tiga bidang target swasembada itu sangat besar,” ucapnya.

“Kita tahu, Bapak Presiden mencanangkan swasembada, yakni swasembada pangan, swasembada energi, dan swasembada air. Ketiga-tiganya ada di PTPN I. Oleh karena itu, Pemerintah melalui Kementerian PPN/Bappenas mendukung PTPN I dalam menjalankan program swasembada tersebut. Rencana kerja sama yang ditanda tangani hari ini, adalah program hilirisasi komoditas kelapa, kopi, dan kakao.”

Naskah Nota Kesepahaman ditandatangani bersama oleh Direktur Utama PTPN I (Persero) Teddy Yunirman Danas dan Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas Teni Widuriyanti disaksikan Kepala Bappenas, Prof. Rachmat Pambudy dan Direktur Utama Holding PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna.

Langkah ini menjadi tonggak penting bagi PTPN I (Persero) dalam membangun pondasi industri yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing global demi memperkuat nilai tambah di dalam negeri.

Teddy menegaskan, masa depan perkebunan Indonesia tidak boleh lagi hanya bertumpu pada produksi bahan mentah.

“PTPN I telah menyusun roadmap hilirisasi hingga tahun 2029 untuk menciptakan ekosistem industri hulu-hilir yang mampu memperluas pasar ekspor sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Strategi ini dirancang untuk memastikan setiap komoditas memberikan kontribusi maksimal terhadap ekonomi nasional melalui pembangunan industri pengolahan yang massif,” ujar Teddy.

Khusus untuk komoditas kelapa, PTPN I memproyeksikannya sebagai future commodity dengan target pengembangan kawasan hingga 50 ribu hektar.

Kebun seluas itu akan didukung enam unit pabrik pengolahan di berbagai wilayah potensial di Indonesia.

Untuk komoditas kopi, PTPN I (Persero) menyiapkan lahan 12 ribu hektare dengan tujuh fasilitas pengolahan.

Pabrik ini akan memproduksi kopi premium yang memiliki ketelusuran (traceability) dan standar keberlanjutan yang kuat di pasar internasional.

Sedangkan untuk komoditas kakao diproyeksikan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri cokelat dunia.

“Melalui pengembangan area seluas lima ribu hektare yang terintegrasi dengan pabrik pengolahan,” katanya.

Teddy menyatakan bahwa seluruh rencana ini sejalan dengan Asta Cita Presiden, yang menekankan pada pentingnya hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.

Rachmat menyambut baik inisiatif ini dan menekankan bahwa kolaborasi riset serta inovasi akan menjadi kunci dalam penerapan praktik pertanian yang baik (Good Agriculture Practices).

“Sinergi antara pemerintah, BUMN, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu menjadikan Indonesia sebagai pusat industri kelapa, kopi, dan kakao dunia,” tutupnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TPK Teluk Lamong Catat Lonjakan Arus Petikemas Internasional 91 Persen

13 Mei 2026 - 11:59 WIB

SPJM Bukukan Laba Bersih Lampaui Target RKAP pada Kuartal I 2026

13 Mei 2026 - 07:39 WIB

FIFGROUP Tegaskan Komitmen terhadap Tata Kelola yang Baik melalui Seminar Nasional Bersama Asosiasi Advokat Konstitusi

12 Mei 2026 - 19:32 WIB

PELNI Sukses Angkut Perdana 55 Ribu Ton Batubara

12 Mei 2026 - 12:17 WIB

Sambut Waisak di Borobudur, Hotel InJourney Hospitality bisa jadi Pilihan Akomodasi Menarik

12 Mei 2026 - 11:54 WIB

2 Direktur InJourney Hospitality Sabet Penghargaan Dewi BUMN

11 Mei 2026 - 21:43 WIB

Dukung Hilirisasi dan Kawasan Industri Terintegrasi, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Bangun Kawasan Industri Kuala Tanjung

11 Mei 2026 - 20:05 WIB

PTP Nonpetikemas Mulai Operasikan Drop Tank Curah Cair di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu

11 Mei 2026 - 19:03 WIB

Bersama Australia, Indonesia Perkuat Kerja Sama Keselamatan Transportasi

11 Mei 2026 - 15:49 WIB

Rayakan HUT Ke-53, ASDP Tumbuh dengan Layanan Berdampak Berkelanjutan

10 Mei 2026 - 16:34 WIB

Trending di ANJUNGAN