Menu

Mode Gelap
Haji Fikri: PKS Konsisten Perjuangkan Penguatan Otonomi Daerah demi Kesejahteraan Rakyat Perayaan HUT Kota Kebumen akan Mengundang Duta Besar  HUT ke-81 RI, Naik LRT Jabodebek dan KRL Jabodetabek Cuma Rp8 pada 17 Agustus HUT ke-81 RI, Naik KRL Jabodetabek dan Commuterline Yogya-Palur Cuma Rp8 Tragedi di Stasiun Jurangmangu, Siswi SMA Tewas Tertemper KRL Terus Bertumbuh, Semester I-2026 Pelindo Multi Terminal Catat Kinerja Positif

EKOBIS

Jaga Ketahanan dan Kedaulatan Pangan, PTPN I Sabet Anugerah Mahayuga

badge-check


 Penerimaan Anugerah Mahayuga Perbesar

Penerimaan Anugerah Mahayuga

Wartatrans.com, JAKARTA –  Dinilai berkontribusi strategis dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan nasional, PT Perkebunan Nusantara I (Persero) sabet Anugerah Mahayuga dari Garuda TV.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka memperingati tiga tahun perjalanan Garuda TV di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Ahd (9/8/2026).

Penghargaan diserahkan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya dan diterima langsung Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras.

Anugerah Mahayuga merupakan apresiasi Garuda TV kepada tokoh dan institusi yang dinilai memberikan kontribusi serta dampak positif bagi masyarakat dan bangsa.

Bagi PTPN I, penghargaan tersebut menegaskan pentingnya peran perkebunan dalam mendukung ketahanan pangan dan energi, pengelolaan aset negara, serta penguatan ekonomi masyarakat.

Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras mengatakan, penghargaan tersebut menjadi apresiasi sekaligus dorongan bagi seluruh insan perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja dan memperluas kontribusi bagi negara.

“Penghargaan ini bukan semata-mata tentang PTPN I, tetapi tentang seluruh insan perkebunan yang terus menjaga amanah negara. Perkebunan memiliki posisi strategis karena menyangkut pangan, energi, lapangan kerja, ekonomi masyarakat, sekaligus pengelolaan aset negara,” ungkapnya.

Menurutnya, mandat PTPN I tidak berhenti pada produksi komoditas saja.

Pengelolaan perkebunan harus mampu meningkatkan produktivitas aset, menciptakan nilai tambah, dan memberikan manfaat ekonomi serta sosial secara berkelanjutan.

Karena itu, PTPN I terus melanjutkan transformasi perusahaan melalui penguatan tata kelola, manajemen risiko, digitalisasi, sumber daya manusia, serta peningkatan kinerja operasional dan finansial.

Transformasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat hilirisasi dan rantai nilai komoditas, sehingga perkebunan tidak hanya menghasilkan bahan baku, tetapi mampu menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar dan memperluas manfaat bagi masyarakat.

“Tantangannya bukan sekadar bagaimana menghasilkan komoditas, tetapi bagaimana seluruh rantai nilai perkebunan dapat memberikan kontribusi maksimal bagi perekonomian nasional,” ujar Rivai.

Dalam proses tersebut, PTPN I menempatkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan sebagai satu kesatuan dalam pengelolaan aset negara. Prinsip keberlanjutan menjadi fondasi agar aset perkebunan tetap produktif dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Tugas kita adalah memastikan warisan aset negara ini tetap produktif, lestari, dan memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang,” katanya.

Dedikasi bagi Insan PTPN I
Rivai menegaskan Anugerah Mahayuga dipersembahkan kepada seluruh insan PTPN I yang terus menjaga produktivitas perkebunan, mengelola aset negara, dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

“Setiap jengkal lahan yang kita kelola, setiap komoditas yang kita hasilkan, dan setiap nilai tambah yang kita ciptakan harus bermuara pada kontribusi bagi Indonesia,” imbuh dia.

Selain PTPN I, Anugerah Mahayuga juga diberikan kepada sejumlah tokoh dan institusi dalam berbagai kategori, di antaranya Dr. Taufiq Supriyadi, Harita Nickel, Melan Achmad, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, PT PLN (Persero), Musim Mas, dan Rosita Istiawan.

Bagi PTPN I, penghargaan tersebut menjadi momentum untuk semakin menegaskan posisi perkebunan sebagai bagian strategis dari pembangunan nasional, produktif dalam mengelola aset, progresif dalam menciptakan nilai tambah, dan berkelanjutan dalam memberikan manfaat bagi Indonesia. (omy)

Baca Lainnya

Terus Bertumbuh, Semester I-2026 Pelindo Multi Terminal Catat Kinerja Positif

11 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Tim Kuasa Hukum PT Dua Kuda Dorong Kepastian Dugaan Kredit Fiktif pada Perkara Kepailitan

11 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Naik 8 Persen, Arus Petikemas IPC TPK Tembus 2,17 Juta TEUs per Juli 2026

11 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Bisnis Laundry Masuk Sensus Ekonomi, Industri Bersiap Naik Kelas

11 Agustus 2026 - 05:11 WIB

Lele Marinasi UMKM Bandung Tembus Pasar Taiwan, Ekspor Perdana 10,5 Ton

10 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Dinilai masih Sehat, Ribuan Karyawan Berharap PT Dua Kuda Indonesia Tetap Beroperasi

10 Agustus 2026 - 17:56 WIB

PTPN I Regional 3 dan Pemkab Pemalang Sinergi Optimalisasi Aset Negara di Eks Railban Ampelgading

10 Agustus 2026 - 16:57 WIB

PT PAL Bangun 2 Kapal Selam Scorpène Senilai Rp34,6 Triliun

10 Agustus 2026 - 07:35 WIB

Ajinomoto Kuasai Material Chip Dunia

9 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Mantap, Pelanggan Ferizy Tembus 4 Juta, Digitalisasi ASDP Perkuat Layanan

9 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Trending di ANJUNGAN