Menu ✖

Mode Gelap
KAI: Minat Pelanggan terhadap Perjalanan Panoramic dan Kabin Privat Terus Menguat Penumpang KA Joglosemarkerto Tembus 1,1 Juta hingga September 2026, Naik 9,73 Persen Tarif TransJakarta Disesuaikan 2027 Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% APJAPI Nilai Layanan Bagasi Citilink Bertentangan dengan Aturan

RAGAM

Perayaan HUT Kota Kebumen akan Mengundang Duta Besar 

badge-check


 Perayaan HUT Kota Kebumen akan Mengundang Duta Besar  Perbesar

Wartatrans.com, KEBUMEN — Dalam rangka ulang tahun Kabupaten Kebumen Jawa Tengah serta mendatangkan investor asing atas mancanegara, Pemuda Kabupaten Kebumen akan mendatangkan sejumlah duta besar Mancanegara. Hal tersebut di Ungkapkan Tiwi Wartawani, SE. Ketua Yayasan Duta Pariwisata dan Kebudayaan (YDPDKI). Bersama team

Sebagai LO Duta Besar untuk ACARA KEBUMEN fEST.

“Agar investor asing masuk dan mau menginvestasikan dananya di kabupaten Kebumen, kami mengusulkan mengundang para duta besar,” ujar Tiwi Wartawani ketika bincang dengan awak media di Jakarta.

Rencana menghadirkan sejumlah duta besar ke Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Kunjungan tersebut diarahkan menjadi pintu masuk untuk memperkuat kerja sama internasional sekaligus mendorong kemajuan Kabupaten Kebumen melalui jejaring mancanegara.

Gagasan menghadirkan para duta besar muncul dalam pembahasan mengenai berbagai agenda besar yang akan berlangsung di Kebumen. Dari pertemuan tersebut, muncul dorongan agar pemerintah daerah lebih progresif dalam mengembangkan dokumen dan program yang berkaitan dengan peningkatan kapasitas serta kerja sama daerah dengan pihak luar negeri.

Salah satu langkah yang kemudian diusulkan adalah mengundang perwakilan negara sahabat untuk datang langsung ke Kebumen.

“Kalau ada duta besar yang datang, tentu ada rangkaian kegiatan yang bisa dikembangkan. Mereka bisa melihat langsung potensi Kebumen dan kita juga bisa menawarkan peluang kerja sama dengan negara mereka,” ujar salah satu pihak yang terlibat dalam pembahasan tersebut.

Kehadiran para duta besar nantinya akan menjadi bagian dari rangkaian Programme Ambassador Visit to Kebumen Regency yang dijadwalkan berlangsung pada 21-23 Agustus 2026.

Salah satu agenda penting dalam kunjungan tersebut adalah Kebumen Business Forum. Forum ini diharapkan menjadi ruang pertemuan antara pemerintah daerah, pelaku usaha dan perwakilan negara asing untuk membicarakan potensi ekonomi serta peluang kerja sama.

Dalam forum tersebut, potensi dan profil sejumlah perusahaan maupun usaha yang berkembang di Kabupaten Kebumen akan diperkenalkan. Tidak hanya sektor bisnis, pemerintah daerah juga dapat menawarkan berbagai potensi unggulan lainnya.

Salah satunya adalah Kebumen UNESCO Global Geopark (UGGp) yang memiliki nilai strategis untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata sekaligus sarana edukasi bertaraf internasional.

“Di forum bisnis itu nanti bisa dipaparkan apa saja potensi dan usaha perusahaan yang ada di Kabupaten Kebumen. Kemudian ada geopark yang bisa ditawarkan dan dikembangkan,” katanya.

Selain sektor pariwisata dan bisnis, peluang kerja sama juga terbuka di bidang pendidikan.

Kebumen disebut memiliki sekolah yang berpotensi dikembangkan untuk menjalin kerja sama internasional. Namun, selama ini kunjungan dari pihak mancanegara ke sektor pendidikan di daerah tersebut masih sangat terbatas.

“Selama ini sekolah di Kebumen hampir tidak pernah mendapatkan kunjungan dari mancanegara. Kalau pun ada, jumlahnya sangat terbatas. Karena itu, kedatangan para duta besar bisa menjadi momentum untuk membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan,” ujarnya.

Menurut dia, kehadiran duta besar dapat memberikan efek berantai bagi Kebumen. Ketika perwakilan negara asing datang dan melihat langsung potensi daerah, peluang untuk membuka komunikasi lebih lanjut dengan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan maupun sektor pariwisata akan semakin terbuka.

Kunjungan para duta besar juga akan dikemas dalam sejumlah agenda selama berada di Kebumen. Selain forum bisnis, para delegasi dijadwalkan mengunjungi salah satu geosite di kawasan Kebumen UNESCO Global Geopark serta menghadiri pembukaan Kebumen Fest 2026.

Sejumlah pejabat nasional dan perwakilan organisasi internasional juga dijadwalkan hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Momentum ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Kebumen untuk lebih aktif membangun jejaring internasional. Kerja sama dengan negara lain tidak hanya diarahkan pada promosi pariwisata, tetapi juga dapat mencakup investasi, perdagangan, ekonomi kreatif, pendidikan, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Dengan demikian, kedatangan para duta besar diharapkan tidak berhenti pada kunjungan singkat, tetapi menghasilkan tindak lanjut konkret yang dapat memberikan manfaat bagi pembangunan dan masyarakat Kabupaten Kebumen.*** (Byl)

Baca Lainnya

Kekeringan Hampir Empat Bulan, Bupati Fakfak Kerahkan Seluruh OPD Bantu Salurkan Air Bersih

6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Almujaini Abdul Karim Kembali Pimpin Musara Gayo Jabodetabek

6 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Kabut Asap Selimuti Karas, Polisi Sektor Karas Bagikan Masker kepada Warga Malakuli.

6 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Becak Listrik Prabowo: Ketika Teknologi Datang ke Jalanan Rakyat

6 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Putra Aceh Dipercaya Duduki Kursi BPK RI, Khaidir Abdurrahman Siap Emban Amanah

6 Oktober 2026 - 06:21 WIB

118 Bus Shuttle DAMRI Siap Layani Mobilitas Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

6 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026

6 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Sembilan Tahun Ruang Baca, Doa untuk Negeri Mengiringi Perayaan

5 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Sepuluh Tahun Menanti, Masjid Giok Jadi Saksi Perjalanan Luhay Ahmad Memeluk Islam

5 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Komunitas Ruang Baca Rayakan HUT ke-9 Lewat Galeri Esai di Warung Kopi

5 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Trending di RAGAM