Menu

Mode Gelap
Gibran Datang dan Untuk Menghormati Agama Lain, Puncak Acara Imlek di Semarang Dimajukan SBY Art Community Sukses Menggelar Road Show Seni di Tiga Kota Jawa KAI Daop 7 Madiun Hadirkan Sapa Pelanggan dan Souvenir Sambut Imlek 2577 Kongzili Meugang, Amanah dan Ujian di Hadapan Allah Air Bersih Akhirnya Mengalir di Pengungsian Wih Jamat Menhub Dudy dan Gubernur Jabar Koordinasi Pengawasan Titik Rawan Libur Mudik Lebaran

PERON

1.322.397 Tiket Lebaran 2026 Terjual, KAI Imbau Rencanakan Perjalanan Sejak Dini

badge-check


 1.322.397 Tiket Lebaran 2026 Terjual, KAI Imbau Rencanakan Perjalanan Sejak Dini Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan masa Angkutan Lebaran 2026 berlangsung pada 11 Maret sampai 1 April 2026. Dalam periode tersebut, KAI menyiapkan layanan secara terintegrasi untuk mendukung mobilitas masyarakat pada arus mudik dan balik Idulfitri.

Hingga 14 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket untuk keberangkatan 11 Maret sampai 31 Maret 2026 telah mencapai 1.322.397 tiket. Ketersediaan kursi pada berbagai relasi dan tanggal masih dapat dimanfaatkan pelanggan. Pemesanan baru dapat dilayani hingga 31 Maret 2026 mengikuti ketentuan pembelian H-45 sebelum jadwal perjalanan.

Beberapa tanggal mencatat jumlah transaksi pemesanan tinggi seperti. Keberangkatan 24 Maret 2026 tercatat 99.234 tiket, diikuti 23 Maret 2026 sebanyak 94.739 tiket, 19 Maret 2026 sebesar 92.776 tiket, serta 18 Maret 2026 mencapai 88.994 tiket. Data tersebut bersifat dinamis seiring proses penjualan yang terus berjalan.

Adapun sepuluh stasiun tujuan dengan jumlah pelanggan tertinggi sementara yaitu Pasarsenen 141.753 pelanggan, Gambir 71.657 pelanggan, Bekasi 55.985 pelanggan, Yogyakarta 44.916 pelanggan, Kiaracondong 42.158 pelanggan, Purwokerto 40.528 pelanggan, Surabaya Pasar Turi 39.293 pelanggan, Kutoarjo 38.629 pelanggan, Lempuyangan 35.876 pelanggan, serta Semarang Tawang 35.575 pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa minat masyarakat menunjukkan tren positif menjelang periode Lebaran. KAI terus memantau perkembangan penjualan guna menjaga keseimbangan antara kapasitas angkut, keselamatan operasional, serta kenyamanan selama perjalanan.

“Bagi pelanggan yang belum memperoleh tiket pada relasi pilihan, disarankan mempertimbangkan alternatif tanggal keberangkatan, baik lebih awal maupun setelah hari yang direncanakan,” kata Anne.
Skema connecting train juga dapat menjadi opsi untuk menjangkau kota tujuan melalui kombinasi perjalanan yang tersedia.

Pemerintah juga memberikan insentif tarif sebesar 30 persen untuk perjalanan pada 14 sampai 29 Maret 2026 sebagai bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat dan keterkelolaan mobilitas nasional. Menindaklanjuti kebijakan tersebut, KAI melaksanakan penugasan Angkutan Idul Fitri 2026 dengan fokus pada kesiapan sarana, kelancaran operasional, serta dukungan terhadap kebijakan transportasi publik.

Anne juga mengajak masyarakat melakukan pembelian melalui kanal resmi, yaitu aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta mitra penjualan yang telah bekerja sama dengan perusahaan guna memastikan keamanan transaksi dan kemudahan layanan sebelum keberangkatan.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Daop 7 Madiun Hadirkan Sapa Pelanggan dan Souvenir Sambut Imlek 2577 Kongzili

14 Februari 2026 - 23:57 WIB

Penjualan Tiket Libur Imlek Tinggi, KAI Layani 202 Ribu Pelanggan di Hari Pertama

14 Februari 2026 - 18:37 WIB

Okupansi 95%-98,5% Warnai Libur Panjang Imlek dan Jelang Ramadan 2026

14 Februari 2026 - 15:23 WIB

KAI Commuter Luncurkan C-Merch, Perluas Bisnis Retail di Luar Layanan Angkutan

14 Februari 2026 - 15:13 WIB

Banyak Miniatur Kereta Api Keren Warnai Pameran Diorama di Stasiun BNI City

14 Februari 2026 - 14:54 WIB

Trending di PERON