Menu ✖

Mode Gelap
Tiket KA Keberangkatan 1 Desember 2026 Mulai Dijual 1 November, KAI Terapkan GAPEKA Baru Seni, Seniman, Karya Seni, Pekerja Seni dan Penikmat Seni KEMALA Jabodetabek Gelar Maulid Nabi, Hadirkan Penceramah dari Palestina BRSN DPP PKS Kunjungi Tiga Provinsi di Pulau Jawa, Perkuat Konsolidasi dan Program Join PKS Denny Sambangi PKS, Putusan MK dan MA Jadi Sorotan Baru dalam Desakan Pemakzulan Gibran KM Dorolonda Singgah Perdana di Pelabuhan Donggala Sulteng

Uncategorized

Meugang, Amanah dan Ujian di Hadapan Allah

badge-check


 Meugang, Amanah dan Ujian di Hadapan Allah Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Menjelang datangnya Ramadhan 1447 H, Allah kembali menguji sekaligus memuliakan masyarakat Aceh Tengah. Di tengah luka banjir bandang dan tanah longsor yang belum sepenuhnya pulih, hadir kabar bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menerima alokasi dana Rp8,05 miliar untuk penyediaan daging meugang.

Dana tersebut merupakan bagian dari bantuan Rp72,75 miliar untuk 19 kabupaten/kota terdampak bencana di Aceh. Bantuan ini menjadi wasilah agar tradisi meugang tetap hidup, agar dapur-dapur rakyat tetap mengepul, dan agar anak-anak yatim serta orang tua jompo ikut merasakan kebahagiaan menyambut bulan suci.

Usai salat Subuh di Masjid Agung Ruhama, pemerintah daerah bermusyawarah bersama DPRK, OPD, camat, serta unsur masyarakat. Ini bukan sekadar rapat, tetapi ikhtiar agar amanah tersalurkan dengan adil dan tepat sasaran kepada 167 kampung yang terdampak.

Meugang bukan hanya tentang daging. Ia adalah simbol syukur, persaudaraan, dan kasih sayang. Dalam setiap potongan daging yang dibagikan, ada doa para ibu, ada harapan anak-anak, dan ada senyum para dhuafa.

Namun di balik itu semua, ada amanah besar yang dipikul. Setiap rupiah yang turun bukan hanya angka dalam laporan, melainkan hak rakyat yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

Ramadhan adalah bulan pembersih jiwa. Jangan sampai tangan yang seharusnya menyalurkan rezeki justru mengurangi hak saudara sendiri. Jangan sampai tradisi suci ternodai oleh kepentingan pribadi.

Semoga para pemimpin dan pelaksana amanah diberi kekuatan untuk berlaku jujur dan adil. Karena sesungguhnya jabatan adalah titipan, dan dunia hanyalah persinggahan. Di yaumil kiamah nanti, bukan jabatan yang menyelamatkan, tetapi kejujuran dan amanah yang kita jaga.

Semoga meugang tahun ini bukan hanya mengenyangkan perut, tetapi juga menenangkan hati dan menguatkan iman masyarakat Aceh Tengah. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Management Walkthrough Dorong Optimalisasi Pengawasan dan Perluasan Area Kerja di Surabaya

30 Oktober 2026 - 17:08 WIB

INKA Buka Suara soal KRL CLI-225 Bermasalah, Perbaikan Dipercepat

28 Oktober 2026 - 17:16 WIB

IPCM Catat Pertumbuhan Pendapatan 5,33% hingga Kuartal III 2026

28 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Chairil Gibran Ramadhan Perjuangkan Film Biografi Ismail Marzuki

24 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Demonstrasi AMSR di Semarang Disertai Aksi Vandalisme

23 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Aksi Demo di Jakarta, KAI Pastikan Kereta dari Gambir Tetap Berangkat Sesuai Jadwal

20 Oktober 2026 - 10:48 WIB

​Seleksi Ketat! 60 Calon Kepala Sekolah di Fakfak Ikuti Pelatihan dan OJT Hingga 28 Oktober

19 Oktober 2026 - 10:09 WIB

KKP Segel Tambak Udang 7,71 Hektare di Karimunjawa, Ada Apa?

14 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Indonesia Raih Kenaikan Kuota Tuna Sirip Biru Selatan 25 Persen, Jadi 1.670 Ton per Tahun

12 Oktober 2026 - 14:21 WIB

KKP Siapkan Produk Lele dan Nila Siap Masak untuk SPPG

10 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Trending di Uncategorized