Wartatrans.com, BIREUEN — Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Almuslim Tahun 2026 menjadi momen penuh kenangan bagi Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT.
Saat hadir di Kampus Timur Universitas Almuslim, Paya Cut, Kecamatan Peusangan, Rabu (26/8/2026), Razuardi tidak hanya hadir sebagai pejabat daerah, tetapi juga kembali ke lingkungan akademik yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdiannya.

Dalam kegiatan tersebut, Razuardi dipercaya menjadi salah satu pemateri PKKMB dengan mengangkat tema “Generasi Muda yang Berkualitas, Berilmu, dan Berdampak untuk Daerah.”
Di hadapan 1.253 mahasiswa baru dari tujuh fakultas dan 33 program studi, Razuardi menekankan pentingnya mahasiswa mempersiapkan diri menjadi generasi yang memiliki ilmu pengetahuan, karakter, serta kemampuan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.
Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga harus mampu membangun karakter, mengembangkan keterampilan dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Mengenang Masa Menjadi Dosen dan Dekan
Di sela-sela penyampaian materi, Razuardi turut membawa mahasiswa baru menelusuri perjalanan hidupnya ketika pernah menjadi bagian dari Universitas Almuslim.
Ia mengungkapkan, Universitas Almuslim bukanlah tempat yang asing baginya. Jauh sebelum dipercaya menjadi Wakil Bupati Bireuen, Razuardi pernah mengabdikan diri di kampus tersebut sebagai dosen.
Tidak hanya mengajar, ia juga pernah dipercaya memimpin Fakultas Teknik Universitas Almuslim sebagai Dekan pada tahun 2006.
Amanah tersebut dijalaninya selama kurang lebih dua tahun dan menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan pengabdiannya di dunia pendidikan.
Kenangan tersebut kembali hadir ketika Razuardi berdiri di hadapan mahasiswa baru Universitas Almuslim. Jika dahulu ia berada di lingkungan kampus sebagai dosen dan pimpinan fakultas, kini ia kembali dengan peran berbeda sebagai Wakil Bupati Bireuen sekaligus pemateri PKKMB.
Momen tersebut menjadi gambaran perjalanan panjang pengabdian Razuardi, dari dunia akademik hingga dipercaya mengemban amanah sebagai bagian dari pemerintahan daerah.
Melalui kesempatan itu, Razuardi juga mengajak mahasiswa baru untuk memanfaatkan masa perkuliahan sebaik mungkin, membangun jaringan, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri agar kelak mampu menjadi generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga memberi dampak positif bagi Bireuen dan Aceh.*** (Kamaruzzaman)


























